Industri Asuransi Masih Banyak Masalah, Wamen BUMN Minta Semua Pihak Berbenah

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 28 September 2022 | 14:31 WIB
Industri Asuransi Masih Banyak Masalah, Wamen BUMN Minta Semua Pihak Berbenah
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Industri asuransi Tanah Air saat ini sedang mengalami banyak masalah terutama kepada para nasabahnya yang berujung kasus. Untuk itu Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo meminta semua pihak yang berkecimpung dalam industri ini berbenah memperbaiki diri.

Hal tersebut dikatakan Kartika dalam acara Indonesia Re International Conference 2022 di Ritz Charlton, Jakarta, Rabu (28/9/2022).

"Ini perlu untuk kita jadikan pelajaran untuk perbaikan dan bagaimana tata kelola serta bagaimana industri maupun asosiasi menjaga industri ini akan menjadi industri yang lebih sehat dan lebih stabil kedepannya," kata Kartika.

Tiko panggilan akrabnya mengatakan selain permasalahan yang menumpuk, industri ini juga mengalami tantangan yang cukup pelik. Dikatakan dirinya setidaknya ada 3 tantangan yang harus bisa diselesaikan.

Pertama, kata dia adalah soal data. Saat ini kata Tiko industri asuransi tidak memiliki data yang cukup baik dan valid yang bisa melakukan forward looking loss assessment.

"Kita tidak mempunyai satu statistical database yang bisa memberikan satu forward looking estimations mengenai future claim yang ada di Indonesia," paparnya.

Yang kedua, lanjut mantan Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk ini adalah soal pricing yang selalu menjadi tantangan di industri asuransi.

“Dulu ada isu mengenai tantangan dari pada premi di industri motor vehicle dengan multifinance industri, sekarang saya rasa banyak teman-teman mengalami sendiri tantangan mengenai premi di industri karena adanya asuransi jiwa kredit (AJK) yang ternyata bukan hanya asuransi jiwa aja tapi mencakup asuransi kredit yang sifatnya luas sekali,” ungkap Tiko.

Yang ketiga, adalah soal Risk Based Capital (RBC). Kartika menegaskan, satu hal yang perlu dilakukan industri asuransi untuk memastikan bahwa kesehatan industri baik di asuransi maupun reinsurance mampu meng-cover berbagi risiko masa depan.

baca juga

“Di perbankan kita tahu CAR itu di jaga di sekitar 20 persen secara industri, saat ini juga di regulator perbankan memaksa seluruh perbankan harus minimal mempunyai modal Rp3 triliun. Ini langkah di industri perbankan yang diharapkan bisa mulai berjalan di industri asuransi juga," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Allianz Indonesia Perkenalkan Layanan Fast Track Discharge untuk Nasabah

Allianz Indonesia Perkenalkan Layanan Fast Track Discharge untuk Nasabah

Bisnis | Rabu, 28 September 2022 | 11:54 WIB

Wamen BUMN Optimis Ekonomi Kuartal III 2022 Bakal Tumbuh Kuat Sampai 6 Persen

Wamen BUMN Optimis Ekonomi Kuartal III 2022 Bakal Tumbuh Kuat Sampai 6 Persen

Bisnis | Rabu, 28 September 2022 | 11:40 WIB

Literasi Keuangan untuk UMKM di Medan, Tekankan Pentingnya Asuransi bagi Kelangsungan Bisnis

Literasi Keuangan untuk UMKM di Medan, Tekankan Pentingnya Asuransi bagi Kelangsungan Bisnis

Bisnis | Senin, 26 September 2022 | 18:52 WIB

Terkini

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:32 WIB

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Tulang dan Nadi: Lagu Tiara Andini yang Bikin Saya Sadar Cinta Itu Ujian

Tulang dan Nadi: Lagu Tiara Andini yang Bikin Saya Sadar Cinta Itu Ujian

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Sorot Analisis Kapolri, Pengamat Minta Keamanan Ruang Digital Masuk Kebijakan Pertahanan Negara

Sorot Analisis Kapolri, Pengamat Minta Keamanan Ruang Digital Masuk Kebijakan Pertahanan Negara

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:27 WIB

Nekat Kirim Video Syur ke Keluarga Mantan Pacar, Pemuda di Tubaba Diciduk Polisi

Nekat Kirim Video Syur ke Keluarga Mantan Pacar, Pemuda di Tubaba Diciduk Polisi

Lampung | Selasa, 29 September 2026 | 17:27 WIB

×