Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Pos Indonesia Tegaskan Tidak Naikkan Tarif Meski Kompetitor Minta Kenaikan Harga

M Nurhadi

Rabu, 28 September 2022 | 15:25 WIB
Pos Indonesia Tegaskan Tidak Naikkan Tarif Meski Kompetitor Minta Kenaikan Harga
PT Pos Indonesia (Dok. PT Pos)

Suara.com - PT Pos Indonesia (Persero) memastikan tidak ada kenaikan tarif angkutan logistik, meski harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi mengalami kenaikan sejak awal September 2022.

Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia Siti Choiriana menyebutkan, kendaraan Pos Indonesia yang menggunakan BBM jenis Pertalite hanya sedikit, karena mayoritas kendaraan perseroan menggunakan Pertamax.

"Kalaupun ada gonjang-ganjing tidak ada pengaruh. Bahkan, kami men-declare tidak akan menaikkan harga meskipun yang lain ribut menaikkan harga," ujarnya, Rabu (28/9/2022).

Ia menambahkan, beberapa penyedia jasa layanan logistik sempat menghubungi Pos Indonesia untuk mengajak perusahaan pelat merah itu menaikkan harga. Namun, Pos Indonesia menegaskan posisi perseroan tidak akan menaikkan harga.

"Dulu saat kami bikin ekspres jadi same day service atau next day service itu standarnya pesawat, saat ini dengan adanya tol ini lebih mudah juga," Kata dia.

Saat ini, mitra kerja O-Ranger mengisi bahan bakar kendaraan sekitar Rp30.000 sehari. Jumlah BBM itu cukup untuk mobilisasi mereka karena ada klaster-klaster, sehingga kebutuhan BBM tidak banyak.

Menurut dia, Pos Indonesia juga fokus untuk beralih dari kendaraan BBM menjadi kendaraan listrik.

Selain itu, beberapa O-Ranger sudah memakai sepeda motor listrik, sehingga kenaikan harga BBM tidak berdampak signifikan terhadap bisnis logistik Pos Indonesia.

"Kami mau menegaskan dengan adanya ini (BBM naik) layanan pos tetap tidak naik. Iklan kami masih jalan kirim dua bayar satu, berarti itu setara diskon 50 persen, sudah tidak naik malah kasih diskonnya masih jalan," kata Choiriana.

Pos Indonesia telah menjadi solusi layanan kurir dan logistik dengan menjangkau lebih dari satu juta UMKM dan 4.700 korporasi dengan dengan menguasai 7,1 persen pangsa pasar nasional sampai akhir Juli 2022.

Selain melayani jasa pengiriman ke 228 negara, perseroan juga melayani pengiriman ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Pos Indonesia telah memiliki lebih dari 10.000 armada, lebih dari 50.000 agen pos, 27.600 drop point, sekitar 10.000 kurir, 4.800 kantor pos, 151 gudang hingga 510 biller jasa keuangan dalam menunjang bisnis perseroan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pos Indonesia Tancap Gas Salurkan BLT BBM ke Daerah 3T

Pos Indonesia Tancap Gas Salurkan BLT BBM ke Daerah 3T

Video | Rabu, 28 September 2022 | 14:30 WIB

Makhluk Aneh Baru Ditemukan di Laut Karibia

Makhluk Aneh Baru Ditemukan di Laut Karibia

| Rabu, 28 September 2022 | 13:56 WIB

Bagaimana Cara Pencairan BSU 2022 Tanpa Rekening? Siapkan KTP dan Surat Undangan

Bagaimana Cara Pencairan BSU 2022 Tanpa Rekening? Siapkan KTP dan Surat Undangan

News | Rabu, 28 September 2022 | 13:39 WIB

Hadapi Tantangan Geografis, Penyaluran BLT BBM Regional I Capai 97 Persen

Hadapi Tantangan Geografis, Penyaluran BLT BBM Regional I Capai 97 Persen

Jakarta | Rabu, 28 September 2022 | 10:22 WIB

Pos Indonesia Salurkan BLT BBM kepada Warga di Daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar

Pos Indonesia Salurkan BLT BBM kepada Warga di Daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar

Jakarta | Sabtu, 24 September 2022 | 11:12 WIB

Pos Indonesia Salurkan BLT BBM di Depok

Pos Indonesia Salurkan BLT BBM di Depok

Video | Jum'at, 23 September 2022 | 07:30 WIB

Terkini

Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?

Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 09:00 WIB

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB