BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat

M Nurhadi

Kamis, 16 Juli 2026 | 07:38 WIB
BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat
Pekerja memantau grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj]
baca 10 detik
  • BEI menambah jumlah emiten dalam daftar High Shareholding Concentration menjadi 51 saham melalui penerapan metodologi Price Impact Ratio.
  • Langkah ini diambil untuk merespons kritik MSCI mengenai transparansi kepemilikan saham serta memperbaiki akurasi data free float publik.
  • Saham yang masuk daftar tersebut dikeluarkan dari indeks utama untuk memastikan bobot indeks mencerminkan kondisi perdagangan riil.

Suara.com - Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menunjukkan ketegasannya dalam membenahi transparansi pasar modal domestik.

BEI secara signifikan memperluas cakupan emiten yang masuk ke dalam daftar High Shareholding Concentration (HSC). Dari yang semula hanya berjumlah 14 emiten, daftar saham dengan indikasi kepemilikan sangat terkonsentrasi tersebut kini melonjak tajam menjadi 51 saham.

Ekspansi daftar pengawasan ini memiliki dampak yang masif terhadap pasar, mengingat ke-51 saham tersebut merepresentasikan sekitar 28 persen dari total kapitalisasi pasar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Peningkatan jumlah saham HSC ini merupakan imbas langsung dari pembaruan metodologi pengawasan bursa yang kini menerapkan indikator Price Impact Ratio (PIR).

Melalui instrumen ini, otoritas bursa dapat mengidentifikasi emiten-emiten yang mencatatkan pergerakan harga tidak wajar atau tidak sebanding dengan tingkat likuiditas transaksi di pasar, sebagai tahap penyaringan awal sebelum bursa memverifikasi adanya konsentrasi kepemilikan yang tinggi pada saham tersebut.

Langkah agresif penerapan regulasi HSC ini sejatinya merupakan manuver utama Indonesia dalam merespons sorotan kritis dari lembaga pemeringkat global, MSCI.

Pada Januari 2026 lalu, MSCI menyuarakan kekhawatirannya terkait minimnya transparansi struktur kepemilikan serta indikasi porsi saham publik (free float) di bursa domestik yang dilaporkan terlalu tinggi dari kondisi aslinya (overstated).

Kebijakan HSC ini juga berjalan beriringan dengan regulasi anyar yang mewajibkan pelaporan bagi pihak yang memiliki kepemilikan saham minimal 1 persen.

Sebagai konsekuensi dari aturan ketat ini, seluruh saham yang terjerat dalam daftar HSC secara otomatis didepak dari jajaran indeks bergengsi dan likuid di bursa, seperti LQ45, IDX30, serta IDX80.

baca juga

Eliminasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa bobot indeks-indeks utama tersebut benar-benar merefleksikan portofolio saham dengan free float yang secara riil dapat diperdagangkan oleh publik.

Kendati rangkaian reformasi struktural ini telah berhasil menjawab dua dari tiga poin kekhawatiran utama yang dilontarkan MSCI, pelaku pasar menilai tantangan belum sepenuhnya usai.

Langkah pembenahan melalui HSC dinilai belum cukup kuat untuk membuktikan ada atau tidaknya praktik perdagangan yang terkoordinasi (coordinated trading), maupun mencegahnya secara mutlak.

Oleh karena itu, penentuan nasib dari efektivitas berbagai perombakan regulasi ini akan bermuara pada tinjauan evaluasi berkala MSCI yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 mendatang.

Tinjauan tersebut akan menjadi ujian pembuktian, apakah langkah berani BEI ini akan diakui secara global dan berdampak positif terhadap penilaian aksesibilitas pasar (market accessibility) Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong

Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:40 WIB

IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen

IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:32 WIB

Danantara Mulai Bidik Saham BEI

Danantara Mulai Bidik Saham BEI

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:55 WIB

Kupas Tuntas RANS Milik Raffi Ahmad, Seberapa Menarik Prospek Sahamnya?

Kupas Tuntas RANS Milik Raffi Ahmad, Seberapa Menarik Prospek Sahamnya?

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:00 WIB

Dana Asing Masuk Lagi ke Pasar Saham Rp54,47 Miliar, RANS dan ANTM Diborong

Dana Asing Masuk Lagi ke Pasar Saham Rp54,47 Miliar, RANS dan ANTM Diborong

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:28 WIB

IHSG Masih Betah di Level 6.000 pada Sesi I, BMRI dan BBCA Diserbu

IHSG Masih Betah di Level 6.000 pada Sesi I, BMRI dan BBCA Diserbu

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:08 WIB

Terkini

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:01 WIB

×