Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.580.000
Beli Rp2.455.000
IHSG 6.041,972
LQ45 599,903
Srikehati 294,680
JII 362,104
USD/IDR 18.060

BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat

M Nurhadi

Kamis, 16 Juli 2026 | 07:38 WIB
BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat
Pekerja memantau grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj]
baca 10 detik
  • BEI menambah jumlah emiten dalam daftar High Shareholding Concentration menjadi 51 saham melalui penerapan metodologi Price Impact Ratio.
  • Langkah ini diambil untuk merespons kritik MSCI mengenai transparansi kepemilikan saham serta memperbaiki akurasi data free float publik.
  • Saham yang masuk daftar tersebut dikeluarkan dari indeks utama untuk memastikan bobot indeks mencerminkan kondisi perdagangan riil.

Suara.com - Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menunjukkan ketegasannya dalam membenahi transparansi pasar modal domestik.

BEI secara signifikan memperluas cakupan emiten yang masuk ke dalam daftar High Shareholding Concentration (HSC). Dari yang semula hanya berjumlah 14 emiten, daftar saham dengan indikasi kepemilikan sangat terkonsentrasi tersebut kini melonjak tajam menjadi 51 saham.

Ekspansi daftar pengawasan ini memiliki dampak yang masif terhadap pasar, mengingat ke-51 saham tersebut merepresentasikan sekitar 28 persen dari total kapitalisasi pasar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Peningkatan jumlah saham HSC ini merupakan imbas langsung dari pembaruan metodologi pengawasan bursa yang kini menerapkan indikator Price Impact Ratio (PIR).

Melalui instrumen ini, otoritas bursa dapat mengidentifikasi emiten-emiten yang mencatatkan pergerakan harga tidak wajar atau tidak sebanding dengan tingkat likuiditas transaksi di pasar, sebagai tahap penyaringan awal sebelum bursa memverifikasi adanya konsentrasi kepemilikan yang tinggi pada saham tersebut.

Langkah agresif penerapan regulasi HSC ini sejatinya merupakan manuver utama Indonesia dalam merespons sorotan kritis dari lembaga pemeringkat global, MSCI.

Pada Januari 2026 lalu, MSCI menyuarakan kekhawatirannya terkait minimnya transparansi struktur kepemilikan serta indikasi porsi saham publik (free float) di bursa domestik yang dilaporkan terlalu tinggi dari kondisi aslinya (overstated).

Kebijakan HSC ini juga berjalan beriringan dengan regulasi anyar yang mewajibkan pelaporan bagi pihak yang memiliki kepemilikan saham minimal 1 persen.

Sebagai konsekuensi dari aturan ketat ini, seluruh saham yang terjerat dalam daftar HSC secara otomatis didepak dari jajaran indeks bergengsi dan likuid di bursa, seperti LQ45, IDX30, serta IDX80.

baca juga

Eliminasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa bobot indeks-indeks utama tersebut benar-benar merefleksikan portofolio saham dengan free float yang secara riil dapat diperdagangkan oleh publik.

Kendati rangkaian reformasi struktural ini telah berhasil menjawab dua dari tiga poin kekhawatiran utama yang dilontarkan MSCI, pelaku pasar menilai tantangan belum sepenuhnya usai.

Langkah pembenahan melalui HSC dinilai belum cukup kuat untuk membuktikan ada atau tidaknya praktik perdagangan yang terkoordinasi (coordinated trading), maupun mencegahnya secara mutlak.

Oleh karena itu, penentuan nasib dari efektivitas berbagai perombakan regulasi ini akan bermuara pada tinjauan evaluasi berkala MSCI yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 mendatang.

Tinjauan tersebut akan menjadi ujian pembuktian, apakah langkah berani BEI ini akan diakui secara global dan berdampak positif terhadap penilaian aksesibilitas pasar (market accessibility) Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong

Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:40 WIB

IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen

IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:32 WIB

Danantara Mulai Bidik Saham BEI

Danantara Mulai Bidik Saham BEI

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:55 WIB

Kupas Tuntas RANS Milik Raffi Ahmad, Seberapa Menarik Prospek Sahamnya?

Kupas Tuntas RANS Milik Raffi Ahmad, Seberapa Menarik Prospek Sahamnya?

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:00 WIB

Dana Asing Masuk Lagi ke Pasar Saham Rp54,47 Miliar, RANS dan ANTM Diborong

Dana Asing Masuk Lagi ke Pasar Saham Rp54,47 Miliar, RANS dan ANTM Diborong

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:28 WIB

IHSG Masih Betah di Level 6.000 pada Sesi I, BMRI dan BBCA Diserbu

IHSG Masih Betah di Level 6.000 pada Sesi I, BMRI dan BBCA Diserbu

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:08 WIB

Terkini

Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit

Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit

Bali | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:38 WIB

OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar

OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:37 WIB

Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran

Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:37 WIB

Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final

Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:30 WIB

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:24 WIB

Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?

Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:23 WIB

Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam

Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam

Jawa Tengah | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:19 WIB

Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money

Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:15 WIB

Rekomendasi Hadiah Unik Sesuai Zodiak, Berkesan dan Tidak Membosankan

Rekomendasi Hadiah Unik Sesuai Zodiak, Berkesan dan Tidak Membosankan

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:15 WIB

Hantaman Rudal Amerika Serikat Merusak Sumber Pangan Iran, Pabrik Tepung Ikan di Pulau Qeshm

Hantaman Rudal Amerika Serikat Merusak Sumber Pangan Iran, Pabrik Tepung Ikan di Pulau Qeshm

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:05 WIB

×