Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.620.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Nggak Main-main, Presiden Jokowi Sebut Kondisi Perekonomian Tahun Depan Masih Gelap

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 29 September 2022 | 16:01 WIB
Nggak Main-main, Presiden Jokowi Sebut Kondisi Perekonomian Tahun Depan Masih Gelap
Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan kepada kepala daerah, kepala lembaga, menteri, pimpinan BUMN, pangdam dan kajati di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (29/9/2022). [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan kondisi ketidakpastian yang terjadi secara global. Bukan hanya terjadi pada tahun ini, Jokowi menyebut kalau tahun depan kondisinya akan gelap.

Hal tersebut disampaikan Jokowi karena tidak ada negara manapun yang mengetahui sebesar apa badai yang bakal menerjang global di tahun mendatang.

"Tiap hari kita selalu diingatkan dan kalau kita baca baik di media sosial di media cetak semuanya, media online semuanya, mengenai resesi global tahun ini sulit dan tahun depan sekali lagi saya sampaikan akan gelap dan kita nggak tahu badai besarnya seperti apa sekuat apa, nggak bisa dikalkulasi," kata Jokowi saat memberikan pengarahan kepada kepala daerah, kepala lembaga, menteri, pimpinan BUMN, pangdam dan kajati di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (29/9/2022).

"Apalagi urusan perang di Ukraina lebih sulit lagi dihitung kapan selesainya," katanya.

Jokowi juga kembali menegaskan kepada seluruh kepala daerah, menteri, pimpinan BUMN, pangdam hingga kajati kalau semua negara tengah mengalami kesulitan saat ini.

Ia menyinggung, adanya krisis pangan yang menyebabkan 345 juta orang di 82 negara menderita kekurangan pangan akut.

"Ini yang betul-betul mengenaskan 19.700 orang setiap hari meninggal karena kelaparan," ucapnya.

Meski begitu, Jokowi menyampaikan Indonesia patut bersyukur. Lantaran, Indonesia sudah swasembada beras pada 2019. Bahkan, Indonesia dianggap sudah memiliki sistem ketahanan pangan yang baik dari internasional.

Meski demikian, Kepala Negara tetap mengingatkan bahwa masih kondisi global yang penuh ketidakpastian.

baca juga

"Tapi jangan senang dulu karena sekali lagi dunia penuh dengan ketidakpastian krisis pangan krisis energi."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Perang Ukraina-Rusia, WHO Peringatkan Akan Terjadi Resesi Global: Ekonomi Memburuk

Dampak Perang Ukraina-Rusia, WHO Peringatkan Akan Terjadi Resesi Global: Ekonomi Memburuk

Batam | Rabu, 28 September 2022 | 19:56 WIB

Kekhawatiran Soal Risiko Resesi Global, Rupiah Masih Melemah

Kekhawatiran Soal Risiko Resesi Global, Rupiah Masih Melemah

Jawa Tengah | Selasa, 27 September 2022 | 10:45 WIB

Ancaman Resesi Global Kian Nyata, Bank Dunia Peringatkan Risiko Terburuknya

Ancaman Resesi Global Kian Nyata, Bank Dunia Peringatkan Risiko Terburuknya

Surakarta | Jum'at, 16 September 2022 | 08:32 WIB

Terkini

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:18 WIB

IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun

IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:31 WIB

60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha

60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:01 WIB

Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan

Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:51 WIB

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:18 WIB

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

×