Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%

Dicky Prastya

Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB
Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Hachi Grill Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (6/5/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • BPS melaporkan ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen secara tahunan pada triwulan pertama 2026 di Jakarta.
  • Menkeu Purbaya menyebut capaian tersebut sebagai keajaiban yang berhasil melampaui kutukan pertumbuhan ekonomi lima persen.
  • Pemerintah mendorong pertumbuhan melalui pemindahan dana SAL ke perbankan tanpa memerlukan penambahan anggaran negara.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menganggap kalau laporan Badan Pusat Statistik (BPS) soal pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61 persen di triwulan pertama 2026 adalah sebuah keajaiban.

Menkeu Purbaya menilai kalau angka pertumbuhan ini menunjukkan kalau Indonesia sudah keluar dari kutukan ekonomi 5 persen yang sudah terjadi beberapa tahun belakangan.

"Kalau saya bilang, kita sudah keluar dari kutukan pertumbuhan 5 persen kan. Udah dua triwulan 5,39 (di Q4 2025), (sekarang) 5,61," kata Purbaya saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta, dikutip Kamis (7/5/2026).

Ia mengharapkan pertumbuhan ekonomi RI bisa berjalan lebih cepat di masa mendatang. Pemerintah juga memastikan bakal menjaga momentum ekonomi yang ada.

Kendati begitu dia berpesan agar tidak menjelek-jelekkan kondisi ekonomi, khususnya fiskal. Purbaya mengklaim kalau saat ini kondisinya sedang membaik.

"Teman-teman juga bantu doain dong. Jangan dijelek-jelekin terus. Fiskal bagus dibilang jelek. Fiskal bagus, defisitnya terkendali, dibilang itu yang melemahkan nilai tukar," lanjutnya.

Bendahara Negara mengklaim kalau kondisi ekonomi Indonesia masih lebih baik dibandingkan negara-negara lain di Asia, bahkan dunia. Ia juga menganggap angka pertumbuhan ini adalah sebuah kejaiban.

"Padahal dibanding seluruh negara di Asia, di dunia, kita ini paling canggih loh. Apalagi kemarin kita bisa berhasil. Kalau saya bilang sih keajaiban ya," umbar dia.

Purbaya beralasan keajaiban itu terjadi karena dirinya bisa menciptakan pertumbuhan ekonomi yang cepat dengan anggaran yang sama dari tahun sebelumnya, bahkan tanpa uang tambahan.

baca juga

Tapi ada salah satu kebijakan yang disinggung Purbaya, yakni injeksi dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) milik Pemerintah ke perbankan.

"Dengan anggaran yang sama, tanpa uang tambahan. Kita bisa menciptakan pertumbuhan yang lebih cepat. Dengan hanya mindahin uang dari BI (Bank Indonesia), ke perbankan kan. Antara lain itu ya, di samping program-program yang lain tentunya. Artinya saya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa modal," cetus Purbaya.

Diketahui Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026 mencapai 5,61 persen secara tahunan (year on year/yoy), lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 4,87 persen.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan capaian tersebut tercermin dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia atas dasar harga berlaku yang mencapai Rp6.187,2 triliun, sementara atas dasar harga konstan sebesar Rp3.447,7 triliun.

“Ekonomi Indonesia berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) pada triwulan satu 2026 atas dasar harga berlaku sebesar 6.187,2 triliun rupiah, atas dasar harga konstan 3.447,7 triliun rupiah, sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan satu 2026 bila dibandingkan triwulan satu 2025 atau secara year on year tumbuh 5,61 persen,” jelas Amalia di Kantor BPS RI, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Meski secara tahunan tumbuh kuat, secara kuartalan ekonomi Indonesia mengalami kontraksi 0,77 persen dibanding triwulan IV 2025. 

"Secara triwulanan, ekonomi Indonesia triwulan satu 2026 mengalami kontraksi sebesar 0,77 persen,” ujarnya.

Menurut BPS, kontraksi kuartalan tersebut merupakan pola musiman, sementara secara tahunan kinerja ekonomi menunjukkan penguatan yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:18 WIB

Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta

Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:09 WIB

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:22 WIB

Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo

Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:14 WIB

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:08 WIB

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:02 WIB

Terkini

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:40 WIB

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 20:18 WIB

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:15 WIB

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:10 WIB

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:00 WIB

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:35 WIB

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Surakarta | Sabtu, 26 September 2026 | 19:34 WIB

×