Dukung Gerakan Mengurangi Sampah Makanan, Bukalapak Sumbang 1 Ton Produk Makanan dan Minuman

Vania Rossa | Suara.com

Kamis, 29 September 2022 | 18:36 WIB
Dukung Gerakan Mengurangi Sampah Makanan, Bukalapak Sumbang 1 Ton Produk Makanan dan Minuman
Bukalapak Sumbang 1 Ton Produk Makanan dan Minuman (Dok. Bukalapak)

Suara.com - Bukalapak berpartisipasi dalam program “More Sustainability Actions, Less Waste” yang dijalankan oleh Bank DBS Indonesia bersama dengan Bananas, Blibli, FOI, Kebun Kumara, Surplus Indonesia, dan Waste4Change. Program ini merupakan bagian dari gerakan #MakanTanpaSisa yang telah dijalankan oleh Bank DBS Indonesia sejak tahun 2020 dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengurangi limbah makanan di Indonesia.

Sebagai pembuka kolaborasi ini, Bukalapak menyumbangkan lebih dari satu ton produk makanan dan minuman instan yang akan disalurkan kepada anak-anak jalanan di daerah Jakarta oleh Yayasan Surplus Peduli Pangan, bagian dari PT Ekonomi Sirkular Indonesia (Surplus Indonesia).

Pada program ini, Bukalapak secara berkala mendonasikan produk makanan dan minuman berlebih dari gudang Mitra Bukalapak ke Yayasan Surplus Peduli Pangan.

Pada kolaborasi ini, Bukalapak menyumbangkan ± 1 ton produk makanan dan minuman dalam kemasan atau setara dengan pencegahan ± 1,43 ton CO2e total emisi yang berpotensi dihasilkan jika total produk tersebut berakhir menjadi sampah makanan.

Jenis produk yang didonasikan adalah minuman berbasis susu, mi instan, dan beberapa jenis makanan ringan. Produk yang masih aman dikonsumsi akan disalurkan oleh Yayasan Surplus Peduli Pangan kepada 250+ anak-anak jalanan di beberapa lokasi sekitar Jakarta. Sedangkan produk makanan yang sudah tidak layak konsumsi akan diolah menjadi elemen yang berguna untuk pelestarian lingkungan.

Bertepatan dengan International Day of Awareness of Food Loss and Waste yang diperingati setiap 29 September, Bukalapak juga meresmikan partisipasinya di dalam program “More Sustainability Actions, Less Waste” melalui penyerahan secara simbolis produk makanan dan minuman dari Mitra Bukalapak yang diwakili oleh VP of Mitra FMCG & Fresh Bukalapak, Caesario Parlindungan dan Bank DBS Indonesia yang diwakili oleh Head of Group Strategic Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika ke Yayasan Surplus Peduli Pangan yang diwakili oleh Executive Director Yayasan Surplus Peduli Pangan, Alya Fatina Diandari.

“Sustainability adalah salah satu nilai dan tujuan yang terus kami usung di Bukalapak. Sebagai pemimpin pasar o2o di Indonesia, komitmen kami adalah terus menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi seluruh pemilik warung dan pelaku UMKM lainnya. Melalui partisipasi kami di program ‘More Sustainability Actions, Less Waste’ ini, semoga kami dapat memperluas dampak berkelanjutan tersebut ke ranah lingkungan hidup serta pihak-pihak luar ekosistem Bukalapak dan Mitra Bukalapak. Dengan begitu kami dapat berkontribusi terhadap terbentuknya masa depan yang lebih baik bagi para generasi penerus bangsa,” ujar VP of Mitra FMCG & Fresh Bukalapak, Caesario Parlindungan, dalam keterangan tertulisnya.

Sejak diluncurkan pada tahun 2020, gerakan #MakanTanpaSisa oleh Bank DBS Indonesia telah menyumbang lebih dari 43 ton makanan dan pengelolaan limbah organik sebagai aksi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan lingkungan dan masyarakat. Di tahun 2021 gerakan #MakanTanpaSisa telah menyumbang 20 ton, dan di tahun 2022 menargetkan sumbangan food impact sebesar 26 ton.

Bergerak dalam mengatasi masalah sampah makanan, Alya Fatina Diandari selaku Executive Director Yayasan Surplus Peduli Pangan memberi tanggapan, "Kami dari Yayasan Surplus Peduli Pangan senang sekali pada kesempatan ini bisa bersama-sama melakukan aksi penyelamatan produk nearly expired date dari gudang Bukalapak yang selanjutkan akan disalurkan ke masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini memiliki tujuan yang mulia terutama dalam pencegahan sampah makanan dari stok berlebih sekaligus membantu sesama dalam memenuhi kebutuhan konsumsinya.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Jenis Sampah yang Lebih Berbahaya dari Sampah Plastik, Kamu Harus Tahu!

3 Jenis Sampah yang Lebih Berbahaya dari Sampah Plastik, Kamu Harus Tahu!

Your Say | Kamis, 29 September 2022 | 13:47 WIB

Gerakan #MakanTanpaSisa Targetkan Kelola 14 Ton Sampah Makanan Untuk Dijadikan Kompos

Gerakan #MakanTanpaSisa Targetkan Kelola 14 Ton Sampah Makanan Untuk Dijadikan Kompos

Bisnis | Selasa, 27 September 2022 | 18:00 WIB

Cara Mudah Ikuti Pelatihan Kartu Prakerja di Bukalapak, Tokopedia, Kariermu, Pintaria, Pijar Mahir|Fitri Al Baasitu

Cara Mudah Ikuti Pelatihan Kartu Prakerja di Bukalapak, Tokopedia, Kariermu, Pintaria, Pijar Mahir|Fitri Al Baasitu

Bisnis | Senin, 26 September 2022 | 11:27 WIB

Terkini

Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur

Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:31 WIB

Incar Dana Global, Merdeka Gold Resources (EMAS) Mau Listing di Bursa Hong Kong

Incar Dana Global, Merdeka Gold Resources (EMAS) Mau Listing di Bursa Hong Kong

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:22 WIB

Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?

Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:18 WIB

PT KAI: Arus Balik Belum Capai Puncaknya

PT KAI: Arus Balik Belum Capai Puncaknya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:17 WIB

Tiket KA Lebaran Nyaris Ludes, Penjualan Tembus 96,5 Persen Saat Arus Balik Menguat

Tiket KA Lebaran Nyaris Ludes, Penjualan Tembus 96,5 Persen Saat Arus Balik Menguat

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:04 WIB

IHSG Masih Kuat di Sesi I, 554 Saham Melonjak

IHSG Masih Kuat di Sesi I, 554 Saham Melonjak

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:59 WIB

Arus Balik Bali-Jawa Lesu di H+2 Lebaran, Jumlah Penumpang dan Kendaraan Justru Turun

Arus Balik Bali-Jawa Lesu di H+2 Lebaran, Jumlah Penumpang dan Kendaraan Justru Turun

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:58 WIB

Jumlah Motor Sebrangi Bakauheni Meroket, Naik 85 Persen di H+2 Lebaran

Jumlah Motor Sebrangi Bakauheni Meroket, Naik 85 Persen di H+2 Lebaran

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:49 WIB

Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026

Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:28 WIB

Legislator: Negara Rogoh Kocek Rp 6,7 T Setiap Kenaikan Harga Minyak 1 Dolar AS

Legislator: Negara Rogoh Kocek Rp 6,7 T Setiap Kenaikan Harga Minyak 1 Dolar AS

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:59 WIB