Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Jaga Devisa, GenPI Dukung Presiden Gairahkan Pariwisata Dalam Negeri

Iwan Supriyatna | Suara.com

Minggu, 02 Oktober 2022 | 13:30 WIB
Jaga Devisa, GenPI Dukung Presiden Gairahkan Pariwisata Dalam Negeri
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/10/2022). [Dok.Antara]

Suara.com - Presiden Joko Widodo alias Jokowi minta jajaran pemerintah daerah untuk menggairahkan pariwisata dalam negeri, karena Indonesia kaya akan potensi wisata. Selain itu, mengutamakan wisata dalam negeri akan membantu devisa negara.

Pegiat Pariwisata yang juga Ketua Umum Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Siti Chotijah mengatakan, permintaan Presiden Jokowi kepada kepala daerah untuk mengutamakan wisata dalam negeri sangat tepat, karena jika wisata dalam negeri diprioritaskan maka akan membawa manfaat yang besar bagi bangsa dan masyarakat.

“Kalau dari komunitas GenPI terkait dengan arahan presiden mengenai lebih mengutamakan wisata dalam negeri, tentu kami sangat sepakat dan sangat mendukungnya jadi banyak manfaat dari yang instruksi ini,” kata Siti Chotijah.

Menurut perempuan yang akrab disapa Mba Jhe ini, selain bertujuan untuk mempopulerkan wisata-wisata yang ada, ada manfaat besar yakni pergerakan ekonomi. Jika dalam sehari ada pergerakan orang dari satu tempat ke tempat lain (wisata), maka dipastikan ada perputaran ekonomi di tempat yang dituju.

“Ini memberikan dampak yang luar biasa, salah satunya adalah menggerakkan ekonomi lokal. Kita juga bisa melihat bahwa dengan adanya pergerakan satu orang ke daerah lain itu sebenarnya adalah pergerakan ekonomi yang sangat signifikan,” ujarnya.

“Karena bisa dibayangkan ketika satu orang ini melakukan perjalanan wisata tentu yang hidup itu sektornya banyak sekali, dari transportasi, baik itu dari transportasi darat, udara atau bahkan transportasi kereta api dan sebagainya,” sambungnya.

Selain itu, ada juga sektor akomodasi dalam artian hotel, homestay, resort penginapan dan juga sektor penunjang lainnya.

“Yang pertama misalnya sektor restoran makanan dan sebagainya, sektor oleh-oleh, juga transportasi lokal rentcar dan sebagainya dan mayoritas dari ini adalah industri kecil kan. Orang membawa oleh-oleh berarti itu kan menghidupi industri lokal,” ucapnya.

Dikatakan Mba Jhe, permintaan Presiden agar wisata dalam negeri diutamakan ini sangat berpengaruh besar, baik buat kemajuan wisata maupun ekonomi Indonesia. Olehnya itu, Pemerintah dalam hal ini Menteri, Kepala Daerah harus memberikan contoh yang baik, bukan memamerkan brand-brand luar negeri.

“Ini efeknya sangat luar biasa dan kenapa pejabat bisa seperti ini karena mereka harus memberikan role model atau contoh, kalau pejabatnya saja pamernya brand-brand luar negeri, lalu perginya ke luar negeri kapan kita mau maju. Apalagi perjalanannya masih didukung oleh perjalanan dinas misalnya wah ini kan repot sekali ya,” jelasnya.

Lebih jauh Mba Jhe, dengan banyaknya wisatawan di dalam negeri khususnya yang dipelopori oleh pemerintah daerah dan juga publik-publik figur lainnya, ini akan lebih mengenalkan destinasi wisata Indonesia.

“Satu kebanggaan bahwa inilah wonderfull Indonesia gitu, masa kita sudah punya jargonnya adalah wonderfull tapi kita justru tidak mengakui wonderfulland itu dengan memilih destinasi ke luar. Berarti kan janji dari brand pariwisata kita dipertanyakan ya,” ungkapnya.

Dijelaskannya, ketika seseorang melakukan perjalanan ke satu tempat maka yang akan tersisa adalah memori. Artinya, ada yang bentuknya konten dan ada yang bentuknya memori xperience, hingga perlu ada pengembangan ke depan agar kelangsungan dari destinasi-destinasi wisata itu membaik.

“Nah contohnya Borobudur dan sebagainya itu kan kelestarian menjadi nomor satu, lalu pengembangan ke depan untuk pariwisata ini harapakan juga bisa memberikan experience bukan hanya memberikan hiburan saja, jadi ketika ada xperience ini masih memungkinkan orang untuk datang kembali,” jelasnya juga.

Dalam pengembangan tempat wisata, kata Mba Jhe harus melibatkan masyarakat lokal dan juga pelaku-pelaku lokal yang diberikan ruang-ruang kreativitas seperti komunitas, desa wisata dan juga buat UMKM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Berduka atas Tragedi Kanjuruhan, Minta Kapolri Lakukan Investigasi

Presiden Berduka atas Tragedi Kanjuruhan, Minta Kapolri Lakukan Investigasi

| Minggu, 02 Oktober 2022 | 13:20 WIB

Instruksi Presiden Jokowi Pada Tragedi Stadion Kanjuruhan: Lakukan Investigasi, Hentikan Liga 1 Sementara

Instruksi Presiden Jokowi Pada Tragedi Stadion Kanjuruhan: Lakukan Investigasi, Hentikan Liga 1 Sementara

Lampung | Minggu, 02 Oktober 2022 | 13:13 WIB

Tragedi Di Stadion Kanjuruhan, Jokowi Perintahkan Menpora Turun Langsung Ke Malang

Tragedi Di Stadion Kanjuruhan, Jokowi Perintahkan Menpora Turun Langsung Ke Malang

Sport | Minggu, 02 Oktober 2022 | 13:10 WIB

Terkini

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:22 WIB

Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April

Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:16 WIB

Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?

Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:04 WIB

Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi

Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:31 WIB

Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I

Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:29 WIB

Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK

Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:53 WIB

Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing

Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:37 WIB

Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:31 WIB

Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini

Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:30 WIB