Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Jaga Devisa, GenPI Dukung Presiden Gairahkan Pariwisata Dalam Negeri

Iwan Supriyatna

Minggu, 02 Oktober 2022 | 13:30 WIB
Jaga Devisa, GenPI Dukung Presiden Gairahkan Pariwisata Dalam Negeri
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/10/2022). [Dok.Antara]

Suara.com - Presiden Joko Widodo alias Jokowi minta jajaran pemerintah daerah untuk menggairahkan pariwisata dalam negeri, karena Indonesia kaya akan potensi wisata. Selain itu, mengutamakan wisata dalam negeri akan membantu devisa negara.

Pegiat Pariwisata yang juga Ketua Umum Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Siti Chotijah mengatakan, permintaan Presiden Jokowi kepada kepala daerah untuk mengutamakan wisata dalam negeri sangat tepat, karena jika wisata dalam negeri diprioritaskan maka akan membawa manfaat yang besar bagi bangsa dan masyarakat.

“Kalau dari komunitas GenPI terkait dengan arahan presiden mengenai lebih mengutamakan wisata dalam negeri, tentu kami sangat sepakat dan sangat mendukungnya jadi banyak manfaat dari yang instruksi ini,” kata Siti Chotijah.

Menurut perempuan yang akrab disapa Mba Jhe ini, selain bertujuan untuk mempopulerkan wisata-wisata yang ada, ada manfaat besar yakni pergerakan ekonomi. Jika dalam sehari ada pergerakan orang dari satu tempat ke tempat lain (wisata), maka dipastikan ada perputaran ekonomi di tempat yang dituju.

“Ini memberikan dampak yang luar biasa, salah satunya adalah menggerakkan ekonomi lokal. Kita juga bisa melihat bahwa dengan adanya pergerakan satu orang ke daerah lain itu sebenarnya adalah pergerakan ekonomi yang sangat signifikan,” ujarnya.

“Karena bisa dibayangkan ketika satu orang ini melakukan perjalanan wisata tentu yang hidup itu sektornya banyak sekali, dari transportasi, baik itu dari transportasi darat, udara atau bahkan transportasi kereta api dan sebagainya,” sambungnya.

Selain itu, ada juga sektor akomodasi dalam artian hotel, homestay, resort penginapan dan juga sektor penunjang lainnya.

“Yang pertama misalnya sektor restoran makanan dan sebagainya, sektor oleh-oleh, juga transportasi lokal rentcar dan sebagainya dan mayoritas dari ini adalah industri kecil kan. Orang membawa oleh-oleh berarti itu kan menghidupi industri lokal,” ucapnya.

Dikatakan Mba Jhe, permintaan Presiden agar wisata dalam negeri diutamakan ini sangat berpengaruh besar, baik buat kemajuan wisata maupun ekonomi Indonesia. Olehnya itu, Pemerintah dalam hal ini Menteri, Kepala Daerah harus memberikan contoh yang baik, bukan memamerkan brand-brand luar negeri.

baca juga

“Ini efeknya sangat luar biasa dan kenapa pejabat bisa seperti ini karena mereka harus memberikan role model atau contoh, kalau pejabatnya saja pamernya brand-brand luar negeri, lalu perginya ke luar negeri kapan kita mau maju. Apalagi perjalanannya masih didukung oleh perjalanan dinas misalnya wah ini kan repot sekali ya,” jelasnya.

Lebih jauh Mba Jhe, dengan banyaknya wisatawan di dalam negeri khususnya yang dipelopori oleh pemerintah daerah dan juga publik-publik figur lainnya, ini akan lebih mengenalkan destinasi wisata Indonesia.

“Satu kebanggaan bahwa inilah wonderfull Indonesia gitu, masa kita sudah punya jargonnya adalah wonderfull tapi kita justru tidak mengakui wonderfulland itu dengan memilih destinasi ke luar. Berarti kan janji dari brand pariwisata kita dipertanyakan ya,” ungkapnya.

Dijelaskannya, ketika seseorang melakukan perjalanan ke satu tempat maka yang akan tersisa adalah memori. Artinya, ada yang bentuknya konten dan ada yang bentuknya memori xperience, hingga perlu ada pengembangan ke depan agar kelangsungan dari destinasi-destinasi wisata itu membaik.

“Nah contohnya Borobudur dan sebagainya itu kan kelestarian menjadi nomor satu, lalu pengembangan ke depan untuk pariwisata ini harapakan juga bisa memberikan experience bukan hanya memberikan hiburan saja, jadi ketika ada xperience ini masih memungkinkan orang untuk datang kembali,” jelasnya juga.

Dalam pengembangan tempat wisata, kata Mba Jhe harus melibatkan masyarakat lokal dan juga pelaku-pelaku lokal yang diberikan ruang-ruang kreativitas seperti komunitas, desa wisata dan juga buat UMKM.

“Pengembangan pariwisata ke depan harus untuk berpihak kepada ekonomi rakyat, karena potensinya sangat luar biasa. Pada dasarnya, kami sangat sepakat dan mendukung instruksi Presiden,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Berduka atas Tragedi Kanjuruhan, Minta Kapolri Lakukan Investigasi

Presiden Berduka atas Tragedi Kanjuruhan, Minta Kapolri Lakukan Investigasi

Metro | Minggu, 02 Oktober 2022 | 13:20 WIB

Instruksi Presiden Jokowi Pada Tragedi Stadion Kanjuruhan: Lakukan Investigasi, Hentikan Liga 1 Sementara

Instruksi Presiden Jokowi Pada Tragedi Stadion Kanjuruhan: Lakukan Investigasi, Hentikan Liga 1 Sementara

Lampung | Minggu, 02 Oktober 2022 | 13:13 WIB

Tragedi Di Stadion Kanjuruhan, Jokowi Perintahkan Menpora Turun Langsung Ke Malang

Tragedi Di Stadion Kanjuruhan, Jokowi Perintahkan Menpora Turun Langsung Ke Malang

Sport | Minggu, 02 Oktober 2022 | 13:10 WIB

Terkini

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×