Inflasi RI Melejit ke 6 Persen, Menko Airlangga Prediksi Turun 4 Bulan Lagi

Selasa, 04 Oktober 2022 | 16:21 WIB
Inflasi RI Melejit ke 6 Persen, Menko Airlangga Prediksi Turun 4 Bulan Lagi
Keterangan Foto: Presiden Joko Widodo atau Jokowi menggelar rapat terbatas terkait Evaluasi Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan sejumlah menteri Kabinet Kerja di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/9/2022). [Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden]

Suara.com - Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto memprediksi laju inflasi Indonesia yang mulai merangkak naik hingga posisi 6 persen akan kembali turun pada 4 bulan kedepan.

"Inflasi kan memang pengalaman serial itu setiap kali ada kenaikan BBM pasti akan menaikan inflasi. Namun inflasi akan turun dalam 3-4 bulan ke depan. Itu kita lihat saja serinya selalu demikian," kata Airlangga di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (4/10/2022).

Airlangga menjelaskan saat ini kondisi ekonomi Indonesia relatif cukup baik ditengah situasi tekanan yang hebat.

Perbaikan indikator, seperti Purchasing Managers Index Manufaktur Indonesia dinilai juga membawa angin segar bagi ekonomi dalam negeri.

"Yang paling penting kita mendorong pertumbuhan ekonomi. Jadi pertumbuhan ekonomi lita perkirakan akan sedikit di atas 5,4 persen," ujarnya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik mencatat laju inflasi Indonesia terus menunjukan peningkatan yang luar biasa pasca kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi.

Pada bulan September 2022 terjadi inflasi sebesar 1,17 persen secara month to month. Itu artinya laju inflasi secara tahunan sudah menembus 5,95 persen.

"Inflasi ini tertinggi sejak Desember 2014," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono saat konferensi pers virtualnya, Senin (3/10/2022).

Adapun, komoditas utama penyumbang inflasi adalah harga BBM, beras dan angkutan dalam kota.

Baca Juga: Batam dan Tanjungpinang Penyumbang Inflasi Terbesar di Kepri karena Kenaikan Tarif Transportasi

Margo menjelaskan dari 90 kota IHK yang diamati sebanyak 88 kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Bukit Tinggi sebesar 1,87 persen dan terendah di Marauke yang mengalami inflasi 0,07 persen.

"Kalau dilihat penyebab utamanya karena kenaikan harga bensin memberikan andil itu 0,81 persen. Kemudian beras memberikan andil 0,35 persen. Angkutan dalam kota berikan andil 0,18 persen dan angkutan antar kota 0,09 persen," kata Margo.

Sementara untuk kota yang mengalami deflasi adalah Kota Manokwari yang sebesar 0,64 persen dan Kota Timika yang mengalami deflasi sebesar 0,59 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI