Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Lokasi Ibu Kota Baru 'Susah Sinyal', Telkom Lakukan Pendataan Blank Spot

M Nurhadi

Rabu, 19 Oktober 2022 | 15:06 WIB
Lokasi Ibu Kota Baru 'Susah Sinyal', Telkom Lakukan Pendataan Blank Spot
Kawasan KIPP IKN di tengah hutan tanaman industri yang dikelola PT ITCI Hutani Manunggal di Sepaku. [ANTARA]

Suara.com - Pemerintah menjanjikan kawasan inti ibu kota baru yang meliputi Kabupaten Penajam Paser Utara akan diprioritaskan mendapatkan jaringan internet cepat dan akan dibangun BTS di wilayah terkait.

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Penajam Paser Utara, Herlambang mengatakan, pemenuhan jaringan internet KIPP (kawasan inti pusat pemerintahan) IKN Nusantara menjadi prioritas.

Saat ini, Pemkab setempat tengah melakukan pendataan bersama Telkom untuk mendata wilayah yang belum tersentuh sinyal komunikasi atau internet (blank spot).

Kementerian Kominfo juga diklaim tengah berupaya memenuhi jaringan internet kawasan IKN Indonesia baru. Sedangkan Pemkab hanya melanjutkan program pemenuhan jaringan internet yang tertunda karena terkendala anggaran.

Sementara peningkatan layanan jaringan internet di kawasan IKN Nusantara masuk dalam prioritas Pemprov Kalimantan Timur, sebagai dukungan terhadap program desa digital.

berkaitan dengan wilayah yang belum tersentuh sinyal komunikasi atau internet, Pemkab Penajam Paser Utara melakukan koordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan penyedia jasa internet (provider).

"Masih ada tujuh daerah yang 'blank spot', Desa Labangka dan Desa Sumber Sari di Kecamatan Babulu, Desa Bukit Subur dan Kelurahan Sesumpu di Kecamatan Penajam, serta Desa Karang Jinawi di Kecamatan Sepaku," ujarnya.

Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara telah mempersiapkan jaringan internet untuk meningkatkan layanan masyarakat dan pemasangan WiFi untuk kantor pemerintahan tingkat kabupaten maupun kelurahan dan desa.

Dalam penyediaan dan pemenuhan layanan internet di daerah berjuluk "Benuo Taka" itu, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia (Persero).

baca juga

Pendataan wilayah yang belum tersentuh sinyal komunikasi atau internet terus dilakukan untuk memperkuat jaringan internet agar seluruh masyarakat mendapat layanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IKN Nusantara Diklaim Bikin Ekonomi Indonesia Tidak Bergantung Jawa

IKN Nusantara Diklaim Bikin Ekonomi Indonesia Tidak Bergantung Jawa

Tantrum | Rabu, 19 Oktober 2022 | 10:10 WIB

Pengusaha 'Digoda' Investasi di IKN, Ketua Kadin Pamerkan Prospek ibu Kota Baru

Pengusaha 'Digoda' Investasi di IKN, Ketua Kadin Pamerkan Prospek ibu Kota Baru

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2022 | 10:01 WIB

Road to G20: SOE International Conference 2022 Transformasi Telkom Sebagai Upaya Mendigitalkan Bangsa

Road to G20: SOE International Conference 2022 Transformasi Telkom Sebagai Upaya Mendigitalkan Bangsa

News | Rabu, 19 Oktober 2022 | 09:29 WIB

Jokowi Meminta Investor Tidak Ragu Berinvestasi dalam Pembangunan IKN Nusantara

Jokowi Meminta Investor Tidak Ragu Berinvestasi dalam Pembangunan IKN Nusantara

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2022 | 19:57 WIB

Telkom Terus Kembangkan Talenta Digital untuk Jadi Pemimpin Muda

Telkom Terus Kembangkan Talenta Digital untuk Jadi Pemimpin Muda

Metro | Selasa, 18 Oktober 2022 | 00:15 WIB

Konsep "Smart City" IKN Dipercaya Mancing Satwa Endemik, Kok Bisa?

Konsep "Smart City" IKN Dipercaya Mancing Satwa Endemik, Kok Bisa?

Kaltim | Senin, 17 Oktober 2022 | 19:30 WIB

Terkini

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB