Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Perusahaan F&B Ini Berkomitmen Menciptakan Pengusaha Kuliner yang Kompeten dan Profesional

Vania Rossa

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 13:07 WIB
Perusahaan F&B Ini Berkomitmen Menciptakan Pengusaha Kuliner yang Kompeten dan Profesional
Grand Launching PT Berjaya Makmursukses. (Dok. PT Berjaya Makmursukses)

Suara.com - Menjadi salah satu perusahaan Food and Beverages terbesar di Indonesia, PT Berjaya Makmursukses Indotama hadir sebagai poros bisnis kuliner. Melalui pengalaman dan ragam produk yang dimilikinya, BMI memiliki misi untuk menciptakan dan melahirkan pengusaha kuliner yang kompeten dan profesional.

Ditemui saat peluncuran produk baru dan peresmian kantor pada Jumat (21/10/2022) di Plaza Yummypedia, Jakarta Pusat, Claudia Zevanya selaku CMO PT Berjaya Makmursukses Indotama mengatakan bahwa BMI baru saja memperkenalkan produk terbaru mereka di bidang bisnis kuliner.

"Teman Nongkrong dan Selera Bahari adalah produk terbaru kami untuk memenuhi kebutuhan pasar dan sekaligus menjadi peluang bisnis pelaku usaha kuliner," kata Claudia.

Teman Nongkrong mengadopsi one-stop service semua menu paling hits dan populer di Indonesia, mulai dari kopi, teh, hingga es krim.

Sedangkan Selera Bahari konsepnya adalah warteg kekinian yang menawarkan konsep modern dengan target pasar yang diperluas, namun tanpa melupakan ciri khas utama warteg, yaitu menyajikan makanan Nusantara.

"Selera Bahari diharapkan dapat mengusir stigma bahwa hidangan warteg itu tidak higienis. Selain kebersihan, kualitas dan citarasa juga kami jaga. Bahkan sistem bisnis online dan profesional kami siapkan untuk meningkatkan mutu dan kualitas produk ini," kata Claudia.

Selera Bahari menawarkan kemitraan kepada para pengusaha kuliner di Indonesia. Ada 3 konsep yang ditawarkan, yaitu rumah makan, kios, dan kontainer.

Menurut Claudia, konsep kontainer saat ini lagi banyak dicari, terutama oleh mitra-mitra yang belum punya lokasi. Dengan konsep ini, mitra cukup hanya menyediakan lahan. Cocok untuk para UMKM yang baru merintis bidang F&B.

Mengusung konsep kemitraan, BMI tidak membebankan royalti fee dan franchise fee kepada para mitranya. Jadi hanya investasi di awal.

"Tapi, kita tetap bertanggung jawab pada brand yang sudah kita keluarkan, sehingga tetap support dari segi branding. Makanya, kita juga menyediakan mentor bisnis untuk mendampingi para mitra," papar Claudia.

Tertarik bermitra dengan BMI dan jadi pengusaha kuliner sukses? Menurut Claudia, paket yang ditawarkan untuk menjadi mitra mulai dari Rp113 juta rumah untuk biaya lisensi, desain 3D sesuai lokasi, serta 5 tahun kontrak.

Di saat yang sama, Chandra Hidayat selaku Chief Executive Office PT Berjaya Makmursukses Indotama mengungkapkan harapannya, “Kami berharap perusahaan ini dapat memberikan dampak positif untuk perkembangan ekonomi, bisnis food and beverages dan lapangan pekerjaan secara komprehensif. Sejalan dengan misi perusahaan kami untuk menciptakan kemitraan berkualitas dan affordable, mewujudkan komunitas waralaba terbesar agar menciptakan dan menghasilkan ribuan outlet dan pengusaha di Indonesia.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dengan Telematik Armada, TransTrack.id Permudah Bisnis Transportasi dan Logistik

Dengan Telematik Armada, TransTrack.id Permudah Bisnis Transportasi dan Logistik

Press Release | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 02:18 WIB

Optimistis Ekonomi Indonesia Membaik, Franchise & License Expo Indonesia Dihadirkan 2 Kali Tahun Ini

Optimistis Ekonomi Indonesia Membaik, Franchise & License Expo Indonesia Dihadirkan 2 Kali Tahun Ini

Press Release | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 11:47 WIB

5 Ide Bisnis Tahun 2023, Segera Pelajari Keterampilan Digital

5 Ide Bisnis Tahun 2023, Segera Pelajari Keterampilan Digital

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2022 | 16:25 WIB

Terkini

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:48 WIB

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:34 WIB

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:17 WIB

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:05 WIB

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:59 WIB

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:54 WIB

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:50 WIB

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:39 WIB