Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.090

Moduit Kupas Keuntungan Investasi ORI022 di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 26 Oktober 2022 | 08:24 WIB
Moduit Kupas Keuntungan Investasi ORI022 di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
Ilustrasi investasi. (Pexels.com)

Suara.com - Di tengah ketidakpastian perekonomian global yang masih berlangsung, kebutuhan masyarakat akan investasi tentu semakin meningkat, dengan catatan tetap memberikan keuntungan namun tetap aman.

Namun, dengan situasi pasar yang cepat berubah membuat orang sangat sulit untuk memprediksi arah pasar. Sehingga, ditengah ketidakpastian global, diversifikasi investasi dan pengaturan aset alokasi sangat disarankan agar dapat menjaga risk dan return investasi menjadi lebih terukur.

Lantas bagaimana investor harus mengalokasikan investasinya di saat ini? Head of Investment Connoisseur Moduit, Manuel Adhy Purwanto, menyebutkan bahwa investor perlu menyesuaikan dengan tujuan dan jangka waktu investasi.

Untuk nasabah konservatif dapat mengalokasikan aset di produk fixed income sekitar 60%-70% dari total aset likuid, sementara untuk nasabah moderat berkisar di angka 40-50% dan nasabah agresif di dalam rentang 20%-30%.

Pada saat ini, pemerintah Republik Indonesia menerbitkan ORI022, obligasi ritel sebagai investasi yang aman dan dijamin pemerintah. Manuel Adhy Purwanto menyampaikan, ORI menjadi salah satu instrumen investasi yang menarik saat ini, karena berbagai keuntungan yang melekat.

Hal yang paling menjadi magnet bagi investor menurut Manuel adalah investasi di ORI tergolong aman, karena kupon dan pokok investasinya dijamin oleh Undang-Undang.

Bicara lebih lanjut mengenai kupon, angka yang ditawarkan pemerintah pada ORI022 lebih tinggi dibandingkan rata-rata tingkat bunga deposito bank BUMN. Selain itu, kupon dengan tingkat bunga tetap sampai pada waktu jatuh tempo akan dibayarkan pemerintah kepada investor setiap bulan.

ORI022 menyasar semua profil investor dengan nilai minimum pemesanan sebesar Rp 1 juta dan maksimum Rp 5 miliar. Dengan tenor 3 tahun dan akan jatuh tempo pada 15 Oktober 2025, kupon yang ditawarkan ORI022 adalah sebesar 5,95%, Angka tersebut disebut Manuel masih menarik jika melihat suku bunga BI saat ini di 4,25% dan rata-rata bunga deposito di bank umum yang masih dibawah 3%.

Ditambah, pajak sebesar 10% yang mana lebih kecil dibandingkan deposito. Dengan berbagai keunggulan tersebut, tentunya ORI02 menjadi pilihan investasi yang sangat menarik.

Lebih lanjut, Manuel menyampaikan bahwa selain mendapatkan peluang keuntungan investasi, masyarakat jugaa memperoleh kesempatan berkontribusi secara langsung untuk negara dengan berinvestasi di ORI022.

Surat Berharga Negara seri ORI022 yang resmi diluncurkan pada Senin 26 September 2022 oleh pemerintah dengan masa penawaran hingga 20 Oktober 2022, merupakan bagian dari skema pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dapat memperkuat perekonomian Indonesia.

Nah, dengan berinvestasi di ORI berarti investor juga berpartisipasi dalam membangun negeri dan ikut memulihkan perekonomian nasional, termasuk membantu para UMKM dan membangun infrastruktur
Selain keunggulan di atas, lanjut Manuel, berinvestasi di ORI022 sangat mudah dan dengan investasi minimum yang terjangkau.

Dengan dana minimal Rp 1 juta, masyarakat yang berminat memperoleh ORI022 bisa mendapatkan melalui platform Moduit.

Head of Marketing & Communication Moduit, Ari Prastowo, Moduit turut serta memasarkan produk ORI022 karena sesuai visi moduit yaitu "Semua orang berhak sejahtera". Dengan begitu, Moduit turut membantu perbaikan dan meningkatkan kesejahteraan dengan menggunakan ekosistem dan kekuatan digital.

“Kami berharap dapat menjangkau lebih banyak investor untuk berpartisipasi dalam membangun negara dengan melalui pembelian ORI022. Moduit hadir dan siap membantu masyarakat yang berminat memiliki ORI022 sebagai alternatif investasi yang sudah dijamin aman oleh pemerintah, terjangkau dan menguntungkan, sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bersama-sama berpartisipasi dalam membangun negeri,” lanjut Ari Prastowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor China Investasi Rp100 Miliar untuk Proyek Kereta Gantung Gunung Rinjani

Investor China Investasi Rp100 Miliar untuk Proyek Kereta Gantung Gunung Rinjani

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2022 | 21:12 WIB

5 Hal yang Harus Diperhatikan Generasi Sandwich yang Berencana Menabung dan Berinvestasi

5 Hal yang Harus Diperhatikan Generasi Sandwich yang Berencana Menabung dan Berinvestasi

Lifestyle | Selasa, 25 Oktober 2022 | 18:17 WIB

5 Tips untuk Menggunakan Uang secara Lebih Bijak

5 Tips untuk Menggunakan Uang secara Lebih Bijak

Your Say | Selasa, 25 Oktober 2022 | 07:41 WIB

Terkini

Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup

Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 03:31 WIB

Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi

Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 22:25 WIB

Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC

Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 20:29 WIB

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 18:25 WIB

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:59 WIB

Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi

Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:55 WIB

Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?

Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:30 WIB

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 16:05 WIB

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 15:20 WIB

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 14:10 WIB