Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.555.000
Beli Rp2.430.000
IHSG 6.175,535
LQ45 621,910
Srikehati 307,227
JII 366,948
USD/IDR 17.939

Indeks PMI Manufaktur RI Melambat, Tanda Ekonomi Mulai Melorot?

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 02 November 2022 | 19:40 WIB
Indeks PMI Manufaktur RI Melambat, Tanda Ekonomi Mulai Melorot?
Para pekerja sedang melakukan proses produksi di perusahaan manufaktur. Pemerintah Indonesia mengemukakan, kinerja manufakur Indonesia pada Oktober 2022 masih ekspansif.

Suara.com - Kinerja manufakur Indonesia pada Oktober 2022 masih ekspansif. Hal tersebut tercermin dari Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur yang berada pada level 51,8.

Meski demikian, level tersebut melambat dibandingkan pada bulan sebelumnya yang tercatat 53,7.

Lantas apakah dengan menurunnya kinerja manufaktur RI ini menandakan kondisi ekonomi dalam negeri juga bergerak melorot?

Kepala Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (BKF Kemenkeu) Febrio Nathan Kacaribu menilai, level ini patut untuk tetap disyukuri mengingat saat ini ekonomi dunia masih diselimuti risiko global yang masih eskalatif.

"Aktivitas manufaktur yang konsisten berada pada zona ekspansif menunjukkan tren menguatnya permintaan dalam negeri dan ekspor. Hal ini tentunya patut kita syukuri karena terjadi di tengah risiko global yang masih eskalatif," kata Febrio dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (2/11/2022).

Lebih lanjut, Febrio mengatakan terjaganya PMI manufaktur pada zona ekspansif di tengah gejolak global juga terjadi pada negara lain seperti Thailand 51,6 (September: 55,7), Vietnam 50,6 (September: 52,5), Australia 52,7 (September: 53,5), dan Jepang 50,7 (September: 50,8).

Sementara itu, PMI manufaktur di beberapa negara tercatat kembali mengalami kontraksi antara lain Malaysia 48,7, Taiwan 41,5, dan Korea Selatan 48,2.

"Kebijakan pemerintah untuk meredam risiko global (shock absorber) terbukti efektif untuk menjaga momentum penguatan pemulihan ekonomi nasional," ujarnya.

Terlepas dari itu semua, lanjut dia, secara keseluruhan optimisme pelaku usaha terus meningkat.

baca juga

Tingkat permintaan dalam negeri yang masih kuat diharapkan dapat menjadi landasan bagi sektor manufaktur untuk terus konsisten berada pada zona ekspansif dan menguat di masa yang akan datang.

"Pemerintah terus mengoptimalisasi APBN sebagai shock absorber agar dapat mendorong permintaan masyarakat untuk mendukung optimisme di sektor usaha," lanjut Febrio.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laju Inflasi RI Melemah, Kemenkeu: Pasokan dan Distribusi Pangan Kita Jaga

Laju Inflasi RI Melemah, Kemenkeu: Pasokan dan Distribusi Pangan Kita Jaga

Bisnis | Rabu, 02 November 2022 | 17:45 WIB

Naik 54 Persen, Investasi Sektor Manufaktur Capai Rp 365,2 Triliun

Naik 54 Persen, Investasi Sektor Manufaktur Capai Rp 365,2 Triliun

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 23:06 WIB

Manufaktur Otomotif Jadi Salah Satu Industri Strategis Nasional, Kadin Jatim Sebutkan Transformasi Digital

Manufaktur Otomotif Jadi Salah Satu Industri Strategis Nasional, Kadin Jatim Sebutkan Transformasi Digital

Otomotif | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 19:46 WIB

Terkini

Rp500 Miliar untuk Revitalisasi Sekolah di Sulawesi Tenggara

Rp500 Miliar untuk Revitalisasi Sekolah di Sulawesi Tenggara

Sulsel | Senin, 20 Juli 2026 | 16:42 WIB

6 Sunscreen untuk Kulit Berminyak yang Ringan dan Matte Finish, Tak Menyumbat Pori-Pori

6 Sunscreen untuk Kulit Berminyak yang Ringan dan Matte Finish, Tak Menyumbat Pori-Pori

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 16:36 WIB

Polri Ungkap Korupsi Dana Pinjaman Batu Bara PLN, Kerugian Negara Capai Rp 38,9 Miliar

Polri Ungkap Korupsi Dana Pinjaman Batu Bara PLN, Kerugian Negara Capai Rp 38,9 Miliar

News | Senin, 20 Juli 2026 | 16:36 WIB

Prabowo Heran MBG Dituding Boros: Ribuan Triliun Kekayaan Indonesia Hilang Tak Ada yang Protes

Prabowo Heran MBG Dituding Boros: Ribuan Triliun Kekayaan Indonesia Hilang Tak Ada yang Protes

News | Senin, 20 Juli 2026 | 16:27 WIB

Kasus Febrie Adriansyah Dinilai Mengarah ke Skenario 'Peti Es', Mirip Perkara Firli Bahuri

Kasus Febrie Adriansyah Dinilai Mengarah ke Skenario 'Peti Es', Mirip Perkara Firli Bahuri

News | Senin, 20 Juli 2026 | 16:25 WIB

Ojol Kurir Makanan Menang Penghargaan Tinggi Sastra di China

Ojol Kurir Makanan Menang Penghargaan Tinggi Sastra di China

News | Senin, 20 Juli 2026 | 16:22 WIB

Polri Buka Suara soal Dugaan Korupsi Hibah Lahan yang Libatkan Eks Wakapolri Oegroseno

Polri Buka Suara soal Dugaan Korupsi Hibah Lahan yang Libatkan Eks Wakapolri Oegroseno

News | Senin, 20 Juli 2026 | 16:22 WIB

5 Rekomendasi Bedak Gatal yang Manjur di Apotek, Harga Mulai Rp10 Ribuan

5 Rekomendasi Bedak Gatal yang Manjur di Apotek, Harga Mulai Rp10 Ribuan

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 16:21 WIB

BKKBN: Bangun Keluarga Tak Cukup Modal Cinta

BKKBN: Bangun Keluarga Tak Cukup Modal Cinta

Sulsel | Senin, 20 Juli 2026 | 16:17 WIB

Jelang Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Kumpulkan Menteri untuk Evaluasi Kinerja Kabinet

Jelang Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Kumpulkan Menteri untuk Evaluasi Kinerja Kabinet

News | Senin, 20 Juli 2026 | 16:17 WIB

×