Semakin Banyak Masyarakat Terkoneksi Internet, Kemanan Siber Nasional Harus Ditingkatkan

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 07 November 2022 | 18:21 WIB
Semakin Banyak Masyarakat Terkoneksi Internet, Kemanan Siber Nasional Harus Ditingkatkan
Ilustrasi keamanan siber. [Gerd Altmann/Pixabay]

Suara.com - Seiring banyaknya masyarakat yang terkoneksi internet, jaminan keamanan data semakin jadi krusial pada kehidupan masyarakat. Menurut Survei APJII, saat ini terdapat 210.026.769 penduduk yang sudah terkoneksi internet dari total populasi 272.682.600 penduduk Indonesia dengan peningkatan persentase penetrasi internet mencapai 77,2% pada 2021-2022.

Program dan inisiatif pemerintah untuk keamanan siber pun kian ramai digencarkan seiring meningkatnya risiko ancaman peretasan data pribadi.

Sebelumnya, Badan dan Siber dan Sandi Negara (BSSN) telah meluncurkan Peta Okupasi Nasional Keamanan Siber pada 2020 untuk mendorong urgensi dan fokus dalam peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional dan berdaya saing di bidang keamanan siber.

Sejalan akan hal ini, baru-baru ini BSSN menyiapkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sebagai standar kompetensi bagi tenaga kerja pada area fungsi keamanan siber, yakni kriptografi.

Melihat peran SDM keamanan siber dalam mendorong ekonomi siber, VIDA, perusahaan penyedia identitas digital di Indonesia, turut berpartisipasi sebagai tim perumus dalam rancangan SKKNI bidang kriptografi tersebut.

Chief Operating Officer (COO) & Co-Founder VIDA, Gajendran Kandasamy (Dok. VIDA)
Chief Operating Officer (COO) & Co-Founder VIDA, Gajendran Kandasamy (Dok. VIDA)

Diwakili oleh salah satu pendiri perusahaan, yakni Gajendran Kandasamy, VIDA berpartisipasi penuh sebagai tim perumus yang bertugas untuk menyusun rancangan dan mengkaji ulang SKKNI sesuai standar dan best practice terbaik industri secara global, yang juga telah diterapkan VIDA dalam operasionalnya sehari-hari sebagai Penyelenggara Sertifikat Elektronik (PSrE).

Gajendran Kandasamy selaku Chief Operating Officer (COO) & Co-Founder VIDA, mengungkapkan harapan VIDA untuk mendorong kemajuan ekonomi digital Indonesia lewat keamanan siber.

“Kami merasa terhormat dapat ikut serta dalam standardisasi kriptografi nasional sebagai satu satunya perwakilan dari PSrE yang terlibat. Hal ini menjadi validasi dari standar dan praktik terbaik yang diacu oleh VIDA serta memacu semangat saya dan tim di VIDA untuk terus mengembangkan produk berbasis kriptografi seperti tanda tangan elektronik dan juga sertifikat elektronik yang secara aspek beyond compliance telah memenuhi aspek keamanan meliputi kerahasiaan, integritas, ketersediaan, dan nirsangkal.”

Kriptografi merupakan metode untuk menyampaikan pesan secara tersembunyi dengan memanfaatkan teknik enkripsi. Metode ini sering digunakan untuk pembuatan password, kunci digital, tanda tangan digital, verifikasi data atau verifikasi identitas secara online, penjelajahan situs web di internet, serta melindungi komunikasi pribadi saat transaksi kartu kredit dan email.

Layanan tanda tangan digital dari VIDA menggunakan metode kriptografi asimetris dengan infrastruktur kunci publik (Public Key Infrastructure).

Infrastruktur kunci ini melibatkan dua tipe yaitu kunci privat dan kunci publik. Kunci publik ini akan dilekatkan bersama dokumen elektronik yang telah dienkripsi dengan kunci privat penanda tangan sehingga identitas penandatangan dan integritas dokumen dapat dipastikan kebenarannya.

“Teknologi VIDA seperti Public Key Infrastructure menerapkan standar teknologi kelas dunia yang disertifikasi dan diakui secara internasional. Kami berharap, standar industri secara global yang dirumuskan dalam SKKNI bidang kriptografi ini dapat bermanfaat sebagai acuan bagi industri di Indonesia dalam meningkatkan keamanan siber,” jelas Gajendran.

Lebih lanjut, Gajendran menambahkan “Berdasarkan pengalaman VIDA selama ini dalam hadirkan identitas digital yang cepat, nyaman maupun aman, peran penguasaan teknik kriptografi sangatlah besar dalam mengurangi resiko identity fraud di Indonesia. VIDA terus bersinergi bersama pemerintah dan partner platform digital dalam upaya meningkatkan keamanan siber di Indonesia yang selaras dengan upaya untuk menumbuhkan kemandirian teknologi di dalam negeri. Tentunya hal ini juga akan semakin memperkuat keamanan dan ketahanan siber secara nasional sehingga diharapkan tercipta ekosistem yang kondusif membantu pertumbuhan ekonomi digital.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Sinkronisasi Bookmark Browser Internet Samsung dengan Google Chrome

Cara Sinkronisasi Bookmark Browser Internet Samsung dengan Google Chrome

Tekno | Jum'at, 04 November 2022 | 06:32 WIB

Mengapa Banyak Orang yang Suka Mendengarkan Podcast? Inilah 4 Alasannya!

Mengapa Banyak Orang yang Suka Mendengarkan Podcast? Inilah 4 Alasannya!

Your Say | Rabu, 02 November 2022 | 07:50 WIB

Cara Gunakan Google Drive Tanpa Kuota Internet

Cara Gunakan Google Drive Tanpa Kuota Internet

Tekno | Sabtu, 29 Oktober 2022 | 07:50 WIB

Terkini

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:59 WIB

Bitcoin Kalahkan Emas dan Saham di Tengah Gejolak Global

Bitcoin Kalahkan Emas dan Saham di Tengah Gejolak Global

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:53 WIB

Mudik 2026 Membludak, 2,8 Juta Kendaraan Padati Tol Jasa Marga

Mudik 2026 Membludak, 2,8 Juta Kendaraan Padati Tol Jasa Marga

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:42 WIB

Waspada Penipuan! Ini Daftar Distributor Resmi e-Meterai di Indonesia

Waspada Penipuan! Ini Daftar Distributor Resmi e-Meterai di Indonesia

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:40 WIB

Ini Alasan Saham Garuda Indonesia Melesat 15%

Ini Alasan Saham Garuda Indonesia Melesat 15%

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:34 WIB

IHSG Kembali Ambruk 1,89% Hari Ini, Investor Banyak Ambil Untung

IHSG Kembali Ambruk 1,89% Hari Ini, Investor Banyak Ambil Untung

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:01 WIB

Rupiah Akhirnya Bernapas Lega, Hari Ini Menguat ke Level Rp 16.911

Rupiah Akhirnya Bernapas Lega, Hari Ini Menguat ke Level Rp 16.911

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:46 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Berpotensi Capai 5,5 Persen Berkat Lebaran dan Stimulus

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Berpotensi Capai 5,5 Persen Berkat Lebaran dan Stimulus

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:23 WIB

BRI Konsisten Dukung Perumahan Nasional, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun hingga Februari 2026

BRI Konsisten Dukung Perumahan Nasional, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun hingga Februari 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:22 WIB

Yuk Serbu Diskon Tarif Jalan Tol Mulai 26 Maret 2026, Hindari Puncak Arus Balik di Akhir Pekan

Yuk Serbu Diskon Tarif Jalan Tol Mulai 26 Maret 2026, Hindari Puncak Arus Balik di Akhir Pekan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:18 WIB