Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 13 Mei 2026 | 13:08 WIB
BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali
Ilustrasi Wisata bali yang akan kini telah terintegrasi layanan digital banking. [ist]
  • PT Bank Tabungan Negara bekerja sama dengan PT Mitra Kasih Perkasa membangun sistem ticketing digital terintegrasi di Bali.
  • Kolaborasi ini memfasilitasi transaksi non-tunai perbankan melalui ATM, EDC, serta QRIS di destinasi wisata dan pelabuhan strategis.
  • Layanan tersebut terhubung dengan aplikasi Bale by BTN guna meningkatkan efisiensi ekosistem keuangan bagi wisatawan dan pelaku usaha.

Suara.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menggandeng PT Mitra Kasih Perkasa (MKP) untuk membangun sistem ticketing digital terintegrasi di sejumlah pelabuhan dan destinasi wisata Bali.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari langkah digitalisasi sektor pariwisata sekaligus memperluas layanan berbasis ekosistem yang tengah dikembangkan BTN.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan layanan ticketing terintegrasi serta layanan keuangan digital di kawasan wisata dan pelabuhan Bali.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu, mengungkapkan penyaluran KPR telah mencapai 6 juta rumah mendorong raihan laba Rp 1,1 Triliun di Kuartal I-2026, [Suara.com/Achmad Fauzi].
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu, mengungkapkan penyaluran KPR telah mencapai 6 juta rumah mendorong raihan laba Rp 1,1 Triliun di Kuartal I-2026, [Suara.com/Achmad Fauzi].

"Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi BTN dalam memperluas layanan berbasis ekosistem. Khususnya pada sektor pariwisata yang memiliki potensi transaksi tinggi dan melibatkan banyak pelaku usaha lokal. BTN tidak hanya hadir sebagai penyedia layanan perbankan, tetapi juga menjadi bagian dari keseluruhan perjalanan wisatawan," ujar Nixon seperti dikutip, Rabu (13/5/2026).

Dalam kerja sama tersebut, MKP berperan sebagai penyedia sistem ticketing terintegrasi, sementara BTN menjadi exclusive banking partner yang mendukung transaksi tunai maupun non-tunai.

Seluruh proses settlement transaksi juga ditempatkan di rekening BTN guna memperkuat ekosistem keuangan yang lebih efisien dan terintegrasi.

BTN nantinya akan menghadirkan berbagai layanan perbankan di kawasan wisata dan pelabuhan, mulai dari ATM dan CRM BTN, pembayaran melalui EDC dan QRIS BTN bagi merchant dan UMKM, hingga layanan transaksi digital lainnya.

Selain itu, pengembangan ekosistem wisata digital tersebut akan terhubung dengan Bale by BTN, super apps milik perseroan.

Melalui aplikasi itu, wisatawan dapat mengakses layanan pemesanan tiket wisata dan transportasi, pembayaran digital, hingga kebutuhan transaksi lainnya dalam satu platform.

"Bale by BTN kami dorong menjadi platform yang tidak hanya melayani kebutuhan perbankan, tetapi juga mendukung lifestyle dan transaction ecosystem masyarakat, termasuk sektor pariwisata," jelas Nixon.

BTN menilai sektor pariwisata Bali memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui layanan transaksi digital terintegrasi. Pada 2025, jumlah kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ke Bali mencapai sekitar 16,3 juta orang dengan kontribusi devisa pariwisata sebesar Rp176 triliun.

Nixon menyebut MKP memiliki posisi strategis dalam pengelolaan ekosistem wisata Bali, termasuk di Pelabuhan Matahari Terbit Sanur, Desa Wisata Penglipuran, hingga sejumlah pelabuhan wisata di Nusa Penida dan Nusa Ceningan.

Sementara itu, CEO & Co-Founder MKP Nicholas Anggada mengatakan digitalisasi pariwisata kini tidak lagi hanya soal destinasi, tetapi juga integrasi layanan perjalanan wisata secara menyeluruh.

"Pariwisata hari ini tidak lagi hanya berbicara mengenai destinasi, tetapi bagaimana seluruh customer journey dapat terhubung secara seamless mulai dari booking, payment, boarding, hingga transaksi di area destinasi. Bersama BTN, MKP membangun connected tourism ecosystem yang mengintegrasikan layanan wisata dengan sistem keuangan digital secara end-to-end," kata Nicholas.

Saat ini MKP diketahui telah mendukung pengelolaan transaksi operator kapal dan layanan wisata di sejumlah pelabuhan strategis Bali dan Nusa Penida, termasuk Pelabuhan Sanur Matahari Terbit, Pelabuhan Sampalan Nusa Penida, hingga Pelabuhan Bias Munjul Nusa Ceningan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hotel Mewah Indonesia Bangkit, Okupansi Akhirnya Tembus Level Pra-Pandemi

Hotel Mewah Indonesia Bangkit, Okupansi Akhirnya Tembus Level Pra-Pandemi

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:55 WIB

BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara

BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:47 WIB

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

Terkini

Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG

Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:00 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:58 WIB

Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis

Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:57 WIB

MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru

MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:54 WIB

Rupiah Loyo ke Rp17.500, Menteri Bahlil Gelar Rapat Darurat Bahas Nasib Harga BBM

Rupiah Loyo ke Rp17.500, Menteri Bahlil Gelar Rapat Darurat Bahas Nasib Harga BBM

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:49 WIB

Pasar Panik Gegara Rebalancing, IHSG Ambles 1,81% di Sesi I

Pasar Panik Gegara Rebalancing, IHSG Ambles 1,81% di Sesi I

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:37 WIB

Tarif Listrik Mei 2026 Naik? Cek Tarif Terbaru untuk 13 Golongan

Tarif Listrik Mei 2026 Naik? Cek Tarif Terbaru untuk 13 Golongan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:23 WIB

Inflasi Medis RI Jadi Momok Baru, Biaya Penyakit Tipes Naik Rp16 Juta! Mengapa Hal Itu Bisa Terjadi?

Inflasi Medis RI Jadi Momok Baru, Biaya Penyakit Tipes Naik Rp16 Juta! Mengapa Hal Itu Bisa Terjadi?

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:23 WIB

Saham BBRI 'Lagi Diskon', Harganya Diproyeksi Bisa Segini

Saham BBRI 'Lagi Diskon', Harganya Diproyeksi Bisa Segini

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:45 WIB

Rupiah Makin Anjlok Parah saat Mata Uang Asia Lain Menguat, Kenapa?

Rupiah Makin Anjlok Parah saat Mata Uang Asia Lain Menguat, Kenapa?

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:26 WIB