RemitPro Gandeng MoneyGram Permudah Pekerja Migran Kirim Uang ke Keluarganya di Indonesia

Iwan Supriyatna

Selasa, 08 November 2022 | 09:06 WIB
RemitPro Gandeng MoneyGram Permudah Pekerja Migran Kirim Uang ke Keluarganya di Indonesia
RemitPro perluas jangkauannya dengan menggandeng MoneyGram, salah satu platform pengiriman uang terbesar di dunia, untuk mempermudah Pekerja Migran Indonesia (PMI) mengirimkan uang kepada keluarganya di Indonesia.

Suara.com - Masih terus menjadi solusi pilihan kebutuhan pengiriman uang bagi masyarakat Indonesia, RemitPro perluas jangkauannya dengan menggandeng MoneyGram, salah satu platform pengiriman uang terbesar di dunia, untuk mempermudah Pekerja Migran Indonesia (PMI) mengirimkan uang kepada keluarganya di Indonesia.

RemitPro, yang merupakan salah satu layanan transfer uang berbasis teknologi dari Indonesia, secara konsisten memperhatikan kesulitan keluarga PMI yang umumnya tinggal di kota kecil dan pedesaan untuk mendapatkan uang yang dikirim oleh PMI dari luar negeri.

Kendala infrastruktur seperti lokasi ATM atau kantor cabang bank yang harus ditempuh dan tidak tersedianya kantor pos terdekat untuk melakukan pengambilan tunai membuat RemitPro berusaha untuk memberikan kenyamanan melalui penyediaan jaringan Tempat Penguangan Tunai (TPT) yang tersebar di kota-kota kecil dan pedesaan, khususnya untuk para PMI.

Perusahaan melihat ketergantungan yang besar pada transaksi keuangan di luar negeri dan terbatasnya akses perbankan di sejumlah daerah. Kolaborasi ini direalisasikan sebagai salah satu langkah untuk mempermudah PMI untuk mendatangi lokasi-lokasi MoneyGram di luar negeri untuk mengirimkan uang dari seluruh dunia, sementara RemitPro melengkapi kemudahan tersebut bagi keluarga PMI di Indonesia melalui penyediaan lokasi TPT untuk mengambil uang kiriman tersebut secara tunai.

“Kerjasama dengan MoneyGram tahap pertama meliputi transaksi kiriman tunai-ke tunai (cash-to-cash), dimana keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) penerima kiriman uang dapat datang ke jaringan lokasi RemitPro terdekat untuk mencairkan dana kiriman PMI yang menggunakan jaringan MoneyGram di luar negeri. Diharapkan kolaborasi ini dapat semakin memberikan kenyamanan dan kemudahan bertransaksi bagi seluruh masyarakat, khususnya keluarga PMI di Indonesia,” kata Presiden Direktur RemitPro, Arman Bhariadi.

Arman menambahkan bahwa saat ini RemitPro telah memiliki lebih dari 500 lokasi TPT yang dilengkapi dengan akses platform RemitPro untuk memungkinkan masyarakat menerima kiriman uang secara tunai sampai dengan Rp 25 juta.

Di beberapa lokasi pencairan bahkan dapat dilakukan dengan nominal mencapai Rp 100 juta. Sebagai platform remitansi kebanggaan Digiasia Bios, RemitPro turut mendukung visi Digiasia Bios dalam mendemokratisasikan layanan keuangan bagi masyarakat Indonesia melalui kolaborasi dengan MoneyGram.

Hal ini dibuktikan dengan terus memperluas jaringan TPT khususnya di lokasi-lokasi yang jauh dari ATM ataupun kantor cabang bank serta kantor pos demi memberikan kemudahan akses layanan keuangan di wilayah Indonesia.

RemitPro juga secara serius menjaga ketersediaan dana tunai untuk pencairan kiriman, yang kemudian ditunjang juga dengan jam operasional TPT yang lebih panjang - buka lebih awal dan tutup lebih akhir.

baca juga

Beberapa TPT juga tetap buka pada hari Sabtu dan Minggu serta hari libur nasional.

“Komitmen inilah yang membuat mitra kami senang dapat berkolaborasi dengan RemitPro. Mitra-mitra kami melihat akses layanan keuangan dan jaringan kemitraan RemitPro yang terus berkembang dan tersebar dari kota hingga desa, untuk menghadirkan layanan transaksi keuangan yang dapat dilakukan dengan lebih nyaman oleh keluarga PMI dimanapun lokasinya,” ungkap Arman.

Arman menjelaskan bahwa strategi yang dijalankan oleh RemitPro menjadi nilai tambah berupa kemudahan dan kenyamanan bertransaksi bagi MoneyGram.

Selanjutnya RemitPro dan MoneyGram juga menjajaki untuk menggarap pasar pengiriman uang secara digital yang diharapkan mampu memberikan kemudahan dan kenyamanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat Indonesia baik untuk mengambil maupun mengirimkan uang.

“Melalui kerjasama, inovasi, sarana serta teknologi, kami berharap dapat terus melayani, semakin memudahkan pembayaran lintas batas daerah maupun negara, serta menjadi solusi pilihan bagi kebutuhan pengiriman uang bagi masyarakat Indonesia. Tidak hanya itu, kami juga tentunya tetap pada komitmen kami untuk terus mendukung misi pemerintah dalam mendorong pertumbuhan angka literasi keuangan di Indonesia,” tutup Arman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

16 Tahun Jadi Budak di Arab Saudi, PMI Lampung Timur Tak Punya Biaya Pulang ke Indonesia

16 Tahun Jadi Budak di Arab Saudi, PMI Lampung Timur Tak Punya Biaya Pulang ke Indonesia

Lampung | Jum'at, 04 November 2022 | 12:46 WIB

Nasib Pilu Sugiyem Kerja di Singapura, Disiksa Majikan Sampai Buta hingga Dipanggil 'Beruk' Saat Tak Sengaja Ngaca

Nasib Pilu Sugiyem Kerja di Singapura, Disiksa Majikan Sampai Buta hingga Dipanggil 'Beruk' Saat Tak Sengaja Ngaca

News | Rabu, 02 November 2022 | 13:22 WIB

16 Tahun Tak Pernah Pulang, Pekerja Migran asal Indramayu Hilang Kontak saat Bekerja di Arab Saudi

16 Tahun Tak Pernah Pulang, Pekerja Migran asal Indramayu Hilang Kontak saat Bekerja di Arab Saudi

Kalbar | Selasa, 01 November 2022 | 11:05 WIB

Terkini

Soal Beras Fortifikasi Palsu: Pakar UGM Sebut Tak Bisa Dibedakan dengan Mata dan Lidah

Soal Beras Fortifikasi Palsu: Pakar UGM Sebut Tak Bisa Dibedakan dengan Mata dan Lidah

News | Kamis, 17 September 2026 | 17:32 WIB

Draf Regulasi Tak Kunjung Diproses Setneg, Natalius Pigai Mengaku Sudah Hopeless

Draf Regulasi Tak Kunjung Diproses Setneg, Natalius Pigai Mengaku Sudah Hopeless

News | Kamis, 17 September 2026 | 17:25 WIB

Pembahasan RUU Pemilu Masih Tahap Awal, DPR Tegaskan Belum Ada Keputusan

Pembahasan RUU Pemilu Masih Tahap Awal, DPR Tegaskan Belum Ada Keputusan

News | Kamis, 17 September 2026 | 17:20 WIB

Prabowo Silakan KPK Tindak Anak Buah, Jubir Sebut Korupsi Mencekik Pelayanan Publik

Prabowo Silakan KPK Tindak Anak Buah, Jubir Sebut Korupsi Mencekik Pelayanan Publik

News | Kamis, 17 September 2026 | 17:17 WIB

Review Film Once We Were Us: Ternyata Cinta Saja Tak Selalu Cukup

Review Film Once We Were Us: Ternyata Cinta Saja Tak Selalu Cukup

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 17:15 WIB

Plesir Malam di Bangkok: Menyusuri Chao Phraya dari Atas Kapal Pesiar

Plesir Malam di Bangkok: Menyusuri Chao Phraya dari Atas Kapal Pesiar

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 17:12 WIB

Kenapa HP Bisa Meledak? Viral Gadget Penumpang KRL Mendadak Terbakar

Kenapa HP Bisa Meledak? Viral Gadget Penumpang KRL Mendadak Terbakar

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 17:11 WIB

Perusahaan Engineering Jerman Intip Teknologi Tambang Indonesia, Ada Peluang Bisnis Baru

Perusahaan Engineering Jerman Intip Teknologi Tambang Indonesia, Ada Peluang Bisnis Baru

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 17:09 WIB

Stadion Sudiang Makassar Disegel, Pembangunan Tribun Selatan Lumpuh!

Stadion Sudiang Makassar Disegel, Pembangunan Tribun Selatan Lumpuh!

Sulsel | Kamis, 17 September 2026 | 17:09 WIB

Cekcok Berujung Maut, Pria di Sibolga Ditusuk hingga Tewas

Cekcok Berujung Maut, Pria di Sibolga Ditusuk hingga Tewas

Sumut | Kamis, 17 September 2026 | 17:06 WIB

×