Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.307,589
LQ45 733,903
Srikehati 341,804
JII 507,580
USD/IDR 17.077

Gara-gara Investor Tunggu Data Inflasi AS, Harga Emas Dunia Melesat, Dolar Keok

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 08 November 2022 | 10:13 WIB
Gara-gara Investor Tunggu Data Inflasi AS, Harga Emas Dunia Melesat, Dolar Keok
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas bertahan diposisi level tertingginya pada tiga pekan. Bersinarnya harga emas ini tak terlepas dari melemahnya mata uang dolar AS. Sementara investor menantikan data inflasi Amerika pekan ini yang dapat mempengaruhi ukuran kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Mengutip CNBC, Selasa (7/11/2022) harga emas di pasar spot sedikit berubah di posisi USD1.676,24 per ounce setelah melambung lebih dari 3 persen ke level tertinggi sejak 13 Oktober di USD1.681,69.

Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup menguat 0,2 persen menjadi USD1.680,5 per ounce.

"Beberapa pelemahan dalam dolar, imbal hasil sedikit turun dan itulah yang membantu emas dan seluruh kompleks logam mulia," kata Bob Haberkorn, analis RJO Futures.

Dolar memperpanjang kerugian ke level terendah lebih dari satu minggu, membuat emas lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya.

Data yang dirilis Jumat menunjukkan pengusaha Amerika mempekerjakan lebih banyak pekerja dari ekspektasi pada Oktober, tetapi kenaikan tingkat pengangguran menjadi 3,7 persen mendorong harapan bahwa The Fed akan kurang agresif pada kenaikan suku bunga ke depan.

Meski emas dipandang sebagai lindung nilai inflasi, suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan opportunity cost memegang logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.

Laporan indeks harga konsumen (IHK) Amerika akan dirilis Kamis. Trader sekarang memperkirakan peluang 67 persen untuk kenaikan suku bunga 50 basis poin pada pertemuan Desember The Fed.

Sementara itu harga perak di pasar spot turun 0,1 persen menjadi USD20,81 per ounce, platinum melonjak 1,8 persen menjadi USD977,96, dan paladium melejit 1,6 persen menjadi USD1.891,39.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emas Antam Mumpung Lagi Turun Nih Rp 950.000/Gram, Beli Sebelum Naik Lagi

Emas Antam Mumpung Lagi Turun Nih Rp 950.000/Gram, Beli Sebelum Naik Lagi

Bisnis | Selasa, 08 November 2022 | 09:46 WIB

Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Tergerus Jadi 130,8 Miliar Dolar AS

Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Tergerus Jadi 130,8 Miliar Dolar AS

Bisnis | Senin, 07 November 2022 | 13:05 WIB

Kurs Rupiah Menguat, Kini Berada di Posisi Rp15.673 per Dolar AS

Kurs Rupiah Menguat, Kini Berada di Posisi Rp15.673 per Dolar AS

Bisnis | Senin, 07 November 2022 | 10:41 WIB

Terkini

Menhub Ungkap Dampak ke RI Soal Penutupan Wilayah Udara China

Menhub Ungkap Dampak ke RI Soal Penutupan Wilayah Udara China

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 15:02 WIB

Tak Ada WFH di Kementerian PU, Menteri Dody: AC-nya Angin Blesat-blesut

Tak Ada WFH di Kementerian PU, Menteri Dody: AC-nya Angin Blesat-blesut

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 15:00 WIB

Kabar Baik! Bahlil Sebut Krisis BBM RI Akibat Geopolitik Sudah Terlewati

Kabar Baik! Bahlil Sebut Krisis BBM RI Akibat Geopolitik Sudah Terlewati

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:52 WIB

Rupiah Menembus Rp17.000: Mengapa Perbankan Tetap Tenang di Tengah Risiko Kredit Valas?

Rupiah Menembus Rp17.000: Mengapa Perbankan Tetap Tenang di Tengah Risiko Kredit Valas?

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:43 WIB

Jungkir Balik Harga Saham BUMI

Jungkir Balik Harga Saham BUMI

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:39 WIB

Kabar Terbaru B50: Bahlil Sebut Kendala Pabrik Sudah Ada Solusi!

Kabar Terbaru B50: Bahlil Sebut Kendala Pabrik Sudah Ada Solusi!

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:38 WIB

Pengadaan Motor Listrik untuk Kepala SPPG MBG Disorot, Produk Lokal 'Asli China'?

Pengadaan Motor Listrik untuk Kepala SPPG MBG Disorot, Produk Lokal 'Asli China'?

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:06 WIB

Distribusi Terganggu, Perdagangan Beras Antarwilayah Disebut Mulai Macet

Distribusi Terganggu, Perdagangan Beras Antarwilayah Disebut Mulai Macet

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 13:45 WIB

Pemerintah Siapkan Intensif, Guna Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik

Pemerintah Siapkan Intensif, Guna Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 13:36 WIB

QRIS Sudah Ada, Tapi Kenapa Pemilik Salon Masih Hitung Manual Tiap Malam?

QRIS Sudah Ada, Tapi Kenapa Pemilik Salon Masih Hitung Manual Tiap Malam?

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 13:18 WIB