Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

Rawan Kebakaran Hutan, Pertamina Edukasi Masyarakat Jambi untuk Mitigasi Karhutla

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 09 November 2022 | 06:06 WIB
Rawan Kebakaran Hutan, Pertamina Edukasi Masyarakat Jambi untuk Mitigasi Karhutla
Ilustrasi kebakaran hutan. (Foto : Istimewa)

Suara.com - Berbagai upaya dilakukan PT Pertamina (Persero) bersama masyarakat dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di lingkungan sekitar area operasi PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang.

Salah satu programnya adalah dengan memberdayakan masyarakat Dusun 7 Desa Muara Medak Banyung Lencir, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) dalam pencegahan kebakaran hutan serta pelatihan penanganan kebakaran karhutla kepada masyarakat.

Ketua Gapoktanhut Berkah Hijau Lestari, Edi Susanto mengatakan program ini sangat membantu para masyarakat yang sebagian besar merupakan para transmigran dari pulau Jawa ini.

"Memang program ini sangat membantu kami, bagaimana untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan yang disebabkan lahan gambut," kata Edi kepada awak media di Jambi, Selasa (8/11/2022).

Provinsi Jambi pernah dikurung pekatnya asap kebakaran lahan dan hutan cukup parah pada 2015 dan 2019. Kondisi kala itu membuat langit Jambi berubah menjadi merah kehitaman.

Edi pun sangat ingat akan peristiwa itu hingga saat ini. "Waktu itu kebakaran hebat pada 2015 dan 2019  areal luas lahan yang terbakar pun sangat luas," tutur Edi.

Edi menyebutkan bahwa wilayah Jambi ini merupakan salah satu wilayah rawan terjadi karhutla karena mayoritas tanah di daerah ini merupakan lahan gambut, sehingga memiliki karakteristik mudah terbakar terutama ketika musim kemarau.

Apalagi kata dia hingga saat ini pembukaan lahan dengan cara dibakar masih cukup marak. Untuk itu kata dia mitigasi dalam penanganan karhutla ini menjadi sangat penting untuk diberikan kepada masyarakat.

"Program ini membantu masyarakat memahami dan melakukan mitigasi untuk kebakaran hutan," paparnya.

baca juga

Edi memaparkan dalam program ini telah diajarkan bagaimana membuat sekat kanal terpal dan sekat kanal permanen yang memiliki tujuan untuk menaikkan daya simpan (retensi) air pada badan kanal dan sekitarnya dan mencegah terjadinya penurunan permukaan air di lahan gambut. Sehingga lahan gambut di sekitarnya tetap basah dan sulit terbakar.

"Sekat kanal terpal lebih efektif serta ekonomis bagi masyarakat untuk melindungi lahan gambut. Sedangkan sekat permanen dibuat dengan menggunakan kayu sehingga membutuhkan biaya yang lebih besar," paparnya.

Saat ini kata Edi di wilayahnya jumlah sekat kanal terpal mencapai 16 titik dan sekat permanen 2 unit.

Tak hanya itu, bentuk mitigasi lainnya yang dilakukan warga bersama PHE yakni membuat sekat bakar dengan menanam tanaman seperti nanas, jelutung dan pinang. Penanaman ini memiliki tujuan untuk memecah angin ataupun untuk menghentikan penjalaran api.

"Sekat bakar untuk mencegah agar kebakaran tidak menjalar"ucapnya.

Ia mengaku mendapatkan pelatihan dalam bentuk pendampingan pelatihan repair atau regu peduli air. Dalam repair ini terdapat 30 orang terlibat langsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepri Harus Siap Hadapi Ancaman Karhutla, Kepala BNPB: Siaga dan Kontijensi

Kepri Harus Siap Hadapi Ancaman Karhutla, Kepala BNPB: Siaga dan Kontijensi

Serang | Jum'at, 04 November 2022 | 20:10 WIB

Pertamina Hulu Energi Terus Gencar Eksplorasi-Produksi Migas

Pertamina Hulu Energi Terus Gencar Eksplorasi-Produksi Migas

Bisnis | Jum'at, 04 November 2022 | 19:19 WIB

Terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan di Penajam

Terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan di Penajam

Kaltim | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 18:36 WIB

Terkini

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:12 WIB

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:55 WIB

Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?

Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:48 WIB

IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor

IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:30 WIB

Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi

Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:20 WIB

Trump Sebut Kesepakatan Gencatan Senjata Selesai, AS dan Iran Kembali Berperang

Trump Sebut Kesepakatan Gencatan Senjata Selesai, AS dan Iran Kembali Berperang

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:10 WIB

Rumah Estetik Saja Tidak Cukup, Pahami Standar Keamanan Listrik Modern

Rumah Estetik Saja Tidak Cukup, Pahami Standar Keamanan Listrik Modern

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:45 WIB

Cheers..! Happy Hapsoro Suami Puan Maharani Borong Saham Emiten Diskotik SCBD

Cheers..! Happy Hapsoro Suami Puan Maharani Borong Saham Emiten Diskotik SCBD

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:42 WIB

Daftar Harga Pangan Terbaru: Cabai Rawit Paling Mahal!

Daftar Harga Pangan Terbaru: Cabai Rawit Paling Mahal!

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:27 WIB

Target Operasi 2030, PGE Tajak Sumur Eksplorasi Pertama PLTP Lumut Balai Unit 3

Target Operasi 2030, PGE Tajak Sumur Eksplorasi Pertama PLTP Lumut Balai Unit 3

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:23 WIB

×