Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Emiten Keponakan Luhut Anggarkan USD500 Juta Buat Kembangkan EBT dan Kendaraan Listrik di Indonesia

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Kamis, 10 November 2022 | 17:32 WIB
Emiten Keponakan Luhut Anggarkan USD500 Juta Buat Kembangkan EBT dan Kendaraan Listrik di Indonesia
Ilustrasi energi baru terbarukan. (Antara/HO-PLN)

Suara.com - PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) memantapkan diri untuk memasuki ekosistem bisnis energi terbarukan dan kendaraan listrik. Bahkan, perseroan yang sebagian kecil sahamnya dimiliki Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan ini telah menganggarkan sejumlah dana untuk memasuki ekosistem bisnis tersebut.

Head of Strategy PT TBS Energi Utama Nafi Achmad Sentausa mengatakan, setidaknya sebesar USD500 juta dianggarkan untuk mengembangkan dua bisnis tersebut.

"USD500 juta itu buat EV (electric Vehicle) dan Renewable energy. Anggaran ini digunakan sampai tahun 2025-2026. USD500 juta itukan adalah kebutuhan untuk equity contribution ke dalam project dan juga masukin ke si electric vehicle," ujar Nafi dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (10/11/2022).

Nafi melanjutkan, perseroan berencana memulai pengembangan bisnis kendaraan listrik tahun depan. Saat ini, lanjut dia, perseroan juga telah memiliki perusahaan patungan bersama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk bernama Electrum.

Menurutnya, ke depannya Electrum tidak hanya menyediakan kendaraan listrik saja, tetapi juga berencana melakukan produksi kendaraan listrik

"Jadi, kita lewat electrum, joint venture antara TBS dengan GoTo. Kita bikin sendiri lewat electrum, kita masih desain produknya," ucap dia.

Dalam kesempatan ini, TBS berkomitmen juga menurunkan emisi karbon dengan menginisasi TBS 2030, yang merupakan singkatan dari Towards a Better Society 2030.

Komitmen tersebut terdiri dari 12 goals yang menjadi acuan dan roadmap perusahaan dalam menjalani bisnis, dari level strategis sampai operasional di lapangan.

Melalui komitmen ini TBS berupaya menunjukkan bahwa faktor sustainability secara langsung terintegrasi dalam model bisnis TBS dan bukan inisiatif terpisah.

baca juga

"Ini merupakan pengakuan bahwa sustainability sudah menjadi kewajiban perusahaan di era modern ini. TBS2030 merupakan cara TBS untuk turut serta ambil bagian dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDG’s) yang merupakan agenda global dan juga pemerintah Republik Indonesia," kata Wakil Direktur TBS Pandu Sjahrir.

Pandu menjelaskan, TBS2030 merupakan sebuah roadmap yang jelas, terukur, serta transparan bagi para stakeholder untuk melihat kemajuan perusahaan.

Ia menambahkan, 12 goals yang menjadi acuan dan roadmap dalam menjalankan bisnis tersebut akan membantu perusahaan untuk mencapai Carbon Neutrality dan Fair Transition di tahun 2030.

"Kami tidak mengklaim kami memiliki semua jawaban untuk mencapai tujuan tersebut, tetapi kami mencoba terus meningkatkan diri untuk menjadi lebih baik. TBS2030 adalah cara bagi kami untuk mengambil bagian dalam tujuan global dan mendukung agenda Pemerintah Indonesia untuk mencapai Net Zero pada tahun 2060," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Energy Watch Minta Pemerintah Pikir-Pikir Lagi Bahasan RUU EBT

Energy Watch Minta Pemerintah Pikir-Pikir Lagi Bahasan RUU EBT

Bisnis | Senin, 07 November 2022 | 19:13 WIB

COP27 Mesir: PLN Tegaskan Komitmen Transisi Energi hingga Percepatan Pembangkit EBT

COP27 Mesir: PLN Tegaskan Komitmen Transisi Energi hingga Percepatan Pembangkit EBT

News | Senin, 07 November 2022 | 14:20 WIB

Kurangi Subsidi BBM, Wamen Pahala Mansury Sebut BUMN Fokus Kembangkan EBT

Kurangi Subsidi BBM, Wamen Pahala Mansury Sebut BUMN Fokus Kembangkan EBT

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2022 | 17:31 WIB

Terkini

99 Persen Laba GGRM Jadi Dividen, Pemegang Saham Dapat Jatah jumbo!

99 Persen Laba GGRM Jadi Dividen, Pemegang Saham Dapat Jatah jumbo!

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:44 WIB

Kementerian ESDM Masih Bahas RKAB Nikel 2026

Kementerian ESDM Masih Bahas RKAB Nikel 2026

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:18 WIB

Toko Online Tanpa NIB Bakal Diblokir? Simak Aturan Baru Kemendag 2026

Toko Online Tanpa NIB Bakal Diblokir? Simak Aturan Baru Kemendag 2026

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:04 WIB

Ace Hardware Dipastikan Kembali Buka di Indonesia

Ace Hardware Dipastikan Kembali Buka di Indonesia

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:49 WIB

Perhatian Pemegang Saham GGRM, Dividen Rp800 per Saham Cair 23 Juli 2026

Perhatian Pemegang Saham GGRM, Dividen Rp800 per Saham Cair 23 Juli 2026

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:47 WIB

Rupiah Menguat Seiring Kembalinya Investor Asing

Rupiah Menguat Seiring Kembalinya Investor Asing

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:46 WIB

Mengapa Gaji Guru Sangat Kecil?

Mengapa Gaji Guru Sangat Kecil?

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:32 WIB

Proyeksi Laba Hingga Target Harga Turun, Saham Grup Salim Masih Layak Dibeli?

Proyeksi Laba Hingga Target Harga Turun, Saham Grup Salim Masih Layak Dibeli?

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:29 WIB

Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz

Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:23 WIB

Gaji Rp8 Juta Kena Pajak Berapa? Begini Panduan Menghitungnya

Gaji Rp8 Juta Kena Pajak Berapa? Begini Panduan Menghitungnya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:21 WIB