Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Penyebab Harga Kripto Anjlok Belakangan Ini, Salah Satunya Pembatalan Akusisi FTX

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 14 November 2022 | 13:33 WIB
Penyebab Harga Kripto Anjlok Belakangan Ini, Salah Satunya Pembatalan Akusisi FTX
ilustrasi koin kripto. (Antara)

Suara.com - Harga kripto yang terjun bebas terus terjadi di Indonesia dan negara-negara lain di seluruh dunia. Penyebab harga kripto belakangan anjlok adalah akuisisi dua exchange terbesar yakni FTX oleh Binance yang menyebabkan harga turun hingga ke titik terendah sepanjang tahun. 

Akuisisi FTX oleh Binance sempat membuat market kripto merangkak menuju hijau, sayangnya pasar kembali melemah lantaran ada laporan yang menyebutkan FTX harus mengumpulkan USD 6 miliar atau sekitar Rp 93,8 triliun untuk mengisi kesenjangan dalam neraca mereka.

Namun kini, kepastian itu ambyar setelah Binance menegaskan mereka tidak akan melanjutkan proses akusisi atau memberikan dukungan terhadap FTX.

"Masalah sudah ada sejak lama, tak hanya dari dua atau tiga hari terakhir. Tak hanya berdampak bagi pengguna, kita juga merasakan rasa sakit atas yang terjadi pada FTX,” ujar Changpeng Zhao dalam acara Indonesia Fintech Summit 2022, Jumat (11/11/2022).

Bahkan, Zhao meminta timnya untuk sementara tidak memperdagangkan token FTX (FTT Coin) dengan alasan perusahaan masih menelusuri kepastian dari investasi FTX.

Para investor khawatir akan terjadi bank run atau penarikan uang besar-besaran dari FTX seperti yang pernah terjadi pada Terra Luna. Mata uang kripto tersebut runtuh setelah terjadi insiden bank run dan investor merugi. Penarikan massal juga memungkinkan membuat FTX di ambang kebangkrutan. 

Kekhawatiran ini membuat market cap kripto kembali berada di bawah USD 1 triliun dengan volume perdagangan turun lebih dari 10 persen dari berbagai exchange. Faktor lain penyebab harga kripto belakangan anjlok adalah nilai US Dolar Index (DXY) yang hanya menguat 0,15 persen. Bitcoin tetap dalam tren negatif yang melemah 3 persen. 

Sebelumnya, tren crypto winter atau tren paceklik mata uang kripto sebenarnya sudah terindikasi sejak pertengahan 2022 lalu saat harga bitcoin dan aset kripto yang lain mengalami penurunan.  

Melansir berbagai sumber, crypto winter merupakan periode berkepanjangan saat harga kripto turun. Periode ini juga berdampak pada antusiasme yang menurun terhadap industri. 

Sebagai gambaran, data di Coin Market Cap menyebutkan harga bitcoin, sebagai salah satu mata uang crypto, anjlok 3%. Saat ini harganya berada di kisaran USD 28.299 atau menjadi yang paling rendah sejak Desember 2020.

Kemudian Etherum juga mengalami gejolak pasar yang lebih buruk dengan turun 9% ke level USD 1.516. Mata uang crypto lain BNB dan Cardano masing-masing turun 7%. Tanda-tanda ini semakin meyakinkan para pengamat bahwa crypto winter sudah di depan mata. 

Sebelumnya, fenomena anjloknya aset kripto juga terjadi pada 2018 silam. Harga-harga aset anjok kemudian stagnan hingga April 2019. Saat itu ada ribuan pekerja bidang mata uang digital terkena pemutusan hubungan kerja atau PHK.  

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Penjelasan Bos Binance Soal Ambruknya Bursa Kripto FTX

Ini Penjelasan Bos Binance Soal Ambruknya Bursa Kripto FTX

| Senin, 14 November 2022 | 08:34 WIB

Kerap Disebut Menyusul Bangkrutnya FTX, Apa Itu Crypto Winter?

Kerap Disebut Menyusul Bangkrutnya FTX, Apa Itu Crypto Winter?

| Minggu, 13 November 2022 | 12:18 WIB

Mengenal Lightning Network sebagai Solusi Transaksi Menggunakan Kripto.

Mengenal Lightning Network sebagai Solusi Transaksi Menggunakan Kripto.

Your Say | Minggu, 13 November 2022 | 12:18 WIB

Robert Kiyosaki Tetap Beli BTC Meski Terus Melorot, Ini Alasannya

Robert Kiyosaki Tetap Beli BTC Meski Terus Melorot, Ini Alasannya

| Minggu, 13 November 2022 | 11:35 WIB

Pasca Keruntuhan FTX, Pakar: Industri Kripto Akan Alami Krisis Lebih Lama

Pasca Keruntuhan FTX, Pakar: Industri Kripto Akan Alami Krisis Lebih Lama

| Sabtu, 12 November 2022 | 08:22 WIB

Investor Kripto Lebih Banyak Dibanding Saham, Sri Mulyani: High Risk

Investor Kripto Lebih Banyak Dibanding Saham, Sri Mulyani: High Risk

Bisnis | Jum'at, 11 November 2022 | 14:43 WIB

Terkini

IBC Berharap Pemerintah Beri Insentif untuk Baterai Nikel Buatan Dalam Negeri

IBC Berharap Pemerintah Beri Insentif untuk Baterai Nikel Buatan Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:52 WIB

Pemerintah Pelit Informasi Soal Pembentukan Badan Ekspor

Pemerintah Pelit Informasi Soal Pembentukan Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:20 WIB

Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG

Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:16 WIB

Kehadiran Dasco Belum Jadi Sentimen Positif, IHSG Makin Ambruk 3,46%

Kehadiran Dasco Belum Jadi Sentimen Positif, IHSG Makin Ambruk 3,46%

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:02 WIB

Perusahaan Entertaiment Jumbo Mau IPO, Clue-nya Miliki Kebun Binatang

Perusahaan Entertaiment Jumbo Mau IPO, Clue-nya Miliki Kebun Binatang

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:48 WIB

Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara

Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:32 WIB

Lampaui Standar IMF, Ini Alasan Cadangan Devisa Indonesia Diklaim Kebal Krisis Global

Lampaui Standar IMF, Ini Alasan Cadangan Devisa Indonesia Diklaim Kebal Krisis Global

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:31 WIB

Developer RI Kini Bisa Bangun AI Trading Langsung ke Bursa Kripto

Developer RI Kini Bisa Bangun AI Trading Langsung ke Bursa Kripto

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:11 WIB

Rupiah Melemah, Penjualan Hewan Kurban Tetap Bergairah Jelang Iduladha 2026

Rupiah Melemah, Penjualan Hewan Kurban Tetap Bergairah Jelang Iduladha 2026

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:02 WIB

Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar

Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:34 WIB