Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.094,526
LQ45 719,628
Srikehati 343,829
JII 483,464
USD/IDR 17.017

Penyebab Harga Kripto Anjlok Belakangan Ini, Salah Satunya Pembatalan Akusisi FTX

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 14 November 2022 | 13:33 WIB
Penyebab Harga Kripto Anjlok Belakangan Ini, Salah Satunya Pembatalan Akusisi FTX
ilustrasi koin kripto. (Antara)

Suara.com - Harga kripto yang terjun bebas terus terjadi di Indonesia dan negara-negara lain di seluruh dunia. Penyebab harga kripto belakangan anjlok adalah akuisisi dua exchange terbesar yakni FTX oleh Binance yang menyebabkan harga turun hingga ke titik terendah sepanjang tahun. 

Akuisisi FTX oleh Binance sempat membuat market kripto merangkak menuju hijau, sayangnya pasar kembali melemah lantaran ada laporan yang menyebutkan FTX harus mengumpulkan USD 6 miliar atau sekitar Rp 93,8 triliun untuk mengisi kesenjangan dalam neraca mereka.

Namun kini, kepastian itu ambyar setelah Binance menegaskan mereka tidak akan melanjutkan proses akusisi atau memberikan dukungan terhadap FTX.

"Masalah sudah ada sejak lama, tak hanya dari dua atau tiga hari terakhir. Tak hanya berdampak bagi pengguna, kita juga merasakan rasa sakit atas yang terjadi pada FTX,” ujar Changpeng Zhao dalam acara Indonesia Fintech Summit 2022, Jumat (11/11/2022).

Bahkan, Zhao meminta timnya untuk sementara tidak memperdagangkan token FTX (FTT Coin) dengan alasan perusahaan masih menelusuri kepastian dari investasi FTX.

Para investor khawatir akan terjadi bank run atau penarikan uang besar-besaran dari FTX seperti yang pernah terjadi pada Terra Luna. Mata uang kripto tersebut runtuh setelah terjadi insiden bank run dan investor merugi. Penarikan massal juga memungkinkan membuat FTX di ambang kebangkrutan. 

Kekhawatiran ini membuat market cap kripto kembali berada di bawah USD 1 triliun dengan volume perdagangan turun lebih dari 10 persen dari berbagai exchange. Faktor lain penyebab harga kripto belakangan anjlok adalah nilai US Dolar Index (DXY) yang hanya menguat 0,15 persen. Bitcoin tetap dalam tren negatif yang melemah 3 persen. 

Sebelumnya, tren crypto winter atau tren paceklik mata uang kripto sebenarnya sudah terindikasi sejak pertengahan 2022 lalu saat harga bitcoin dan aset kripto yang lain mengalami penurunan.  

Melansir berbagai sumber, crypto winter merupakan periode berkepanjangan saat harga kripto turun. Periode ini juga berdampak pada antusiasme yang menurun terhadap industri. 

Sebagai gambaran, data di Coin Market Cap menyebutkan harga bitcoin, sebagai salah satu mata uang crypto, anjlok 3%. Saat ini harganya berada di kisaran USD 28.299 atau menjadi yang paling rendah sejak Desember 2020.

Kemudian Etherum juga mengalami gejolak pasar yang lebih buruk dengan turun 9% ke level USD 1.516. Mata uang crypto lain BNB dan Cardano masing-masing turun 7%. Tanda-tanda ini semakin meyakinkan para pengamat bahwa crypto winter sudah di depan mata. 

Sebelumnya, fenomena anjloknya aset kripto juga terjadi pada 2018 silam. Harga-harga aset anjok kemudian stagnan hingga April 2019. Saat itu ada ribuan pekerja bidang mata uang digital terkena pemutusan hubungan kerja atau PHK.  

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Penjelasan Bos Binance Soal Ambruknya Bursa Kripto FTX

Ini Penjelasan Bos Binance Soal Ambruknya Bursa Kripto FTX

| Senin, 14 November 2022 | 08:34 WIB

Kerap Disebut Menyusul Bangkrutnya FTX, Apa Itu Crypto Winter?

Kerap Disebut Menyusul Bangkrutnya FTX, Apa Itu Crypto Winter?

| Minggu, 13 November 2022 | 12:18 WIB

Mengenal Lightning Network sebagai Solusi Transaksi Menggunakan Kripto.

Mengenal Lightning Network sebagai Solusi Transaksi Menggunakan Kripto.

Your Say | Minggu, 13 November 2022 | 12:18 WIB

Robert Kiyosaki Tetap Beli BTC Meski Terus Melorot, Ini Alasannya

Robert Kiyosaki Tetap Beli BTC Meski Terus Melorot, Ini Alasannya

| Minggu, 13 November 2022 | 11:35 WIB

Pasca Keruntuhan FTX, Pakar: Industri Kripto Akan Alami Krisis Lebih Lama

Pasca Keruntuhan FTX, Pakar: Industri Kripto Akan Alami Krisis Lebih Lama

| Sabtu, 12 November 2022 | 08:22 WIB

Investor Kripto Lebih Banyak Dibanding Saham, Sri Mulyani: High Risk

Investor Kripto Lebih Banyak Dibanding Saham, Sri Mulyani: High Risk

Bisnis | Jum'at, 11 November 2022 | 14:43 WIB

Terkini

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 21:40 WIB

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 20:05 WIB

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:38 WIB

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:05 WIB

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:58 WIB

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:44 WIB

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:41 WIB

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:39 WIB

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:20 WIB