Pemerintah Masih Sakit Hati Shell Hengkang dari Blok Masela

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 15 November 2022 | 17:34 WIB
Pemerintah Masih Sakit Hati Shell Hengkang dari Blok Masela
Wakil Kepala SKK Migas, Fatar Yani Abdurrahman dalam konferensi persnya di Jakarta.

Suara.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengakui masih sakit hati dengan apa yang dilakukan Shell Upstream Overseas Ltd setelah memutuskan mundur dari pengelolaan Gas Abadi Blok Masela.

Wakil Kepala SKK Migas Fatar Yani Abdurrahman mengatakan bahwa timnya merasa 'kecolongan' atas apa yang dilakukan dengan perusahaan migas asal Amerika Serikat (AS) tersebut.

"Kita kecolongan ketika Shell pada waktu itu kita yang pertama kali bikin dan bagus sekali di Indonesia dalam term on condition fiskal-nya, dia nggak nerapin sampai produksi," kata Fatar saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (15/11/2022).

Fatar mengatakan, pemerintah sangat kecewa dengan Shell, padahal dengan nama besarnya seharusnya perusahaan itu bisa melanjutkan proyeknya di Indonesia. Namun keluar di tengah jalan.

"Jadi gini kita harapkan dengan bagusnya term and condition dia Shell kan perusahaan besar itu dijalankan harusnya ya, di tengah jalan dia exit padahal bagus," kata Fatar Yani.

Agar peristiwa seperti Shell tidak terulang kembali, pemerintah pun kata dia akan membuat aturan yang lebih ketat agar perusahaan yang sudah memiliki komitmen benar-benar menjalankan investasinya ditanah air.

"Maksudnya kasih barrier gitu jangan keluar dong. Sampai produksi komersial nah kita nanti bikin aturan itu. Ke depan kalau dapat insentif sampai produksi selesai kamu nggak boleh keluar," ujar Fatar.

Asal tahu saja, proyek Gas Abadi Blok Masela ini sebetulnya sudah akan dimulai dengan keterlibatan Shell dan Inpex Corporation (Inpex) sebagai pemegang saham.

Namun, Shell belakangan memutuskan mundur dan menyebabkan pengerjaan proyek ikut mundur.

baca juga

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun meminta agar segera dicari mitra kerja baru supaya proyek ini bisa segera dimulai.

"Partner yang baru terus kita dorong agar segera terbentuk lagi, sehingga segera dimulai Blok Masela," ujar Jokowi.

Ia pun menegaskan, dengan beroperasinya Blok Masela kelak, pihak yang mendapatkan keuntungan besar adalah masayrakat Kepulauan Tanimbar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perusahaan Raksasa Migas Malaysia Kepincut Kelola Gas Abadi Blok Masela

Perusahaan Raksasa Migas Malaysia Kepincut Kelola Gas Abadi Blok Masela

Bisnis | Selasa, 15 November 2022 | 16:56 WIB

SKK Migas Temukan Cadangan Minyak Baru di Muara Enim, Kandungan 1.983 Barel per Hari

SKK Migas Temukan Cadangan Minyak Baru di Muara Enim, Kandungan 1.983 Barel per Hari

Bisnis | Minggu, 06 November 2022 | 07:06 WIB

Harga Shell Super Sudah Turun, Pertamina Baru Mau Kaji Harga Pertamax

Harga Shell Super Sudah Turun, Pertamina Baru Mau Kaji Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 02 November 2022 | 09:02 WIB

Terkini

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja

Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja

Kalbar | Kamis, 03 September 2026 | 22:30 WIB

Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan

Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan

Video | Kamis, 03 September 2026 | 22:20 WIB

Masih Ada BPR yang Bakal Ditutup, Bagaimana Nasib Tabungan Nasabah?

Masih Ada BPR yang Bakal Ditutup, Bagaimana Nasib Tabungan Nasabah?

Video | Kamis, 03 September 2026 | 22:15 WIB

'Alasannya Mengada-ada!' Sudaryono Batalkan Proyek LED Rp535 M BGN Era Dadan Cs

'Alasannya Mengada-ada!' Sudaryono Batalkan Proyek LED Rp535 M BGN Era Dadan Cs

News | Kamis, 03 September 2026 | 22:02 WIB

Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Pastikan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi

Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Pastikan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi

Video | Kamis, 03 September 2026 | 21:55 WIB

Link Live Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Laos Malam Ini: Garuda Muda Unggul 2-0 Babak I

Link Live Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Laos Malam Ini: Garuda Muda Unggul 2-0 Babak I

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 21:53 WIB

Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Janji Beri Modal Usaha untuk Warga

Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Janji Beri Modal Usaha untuk Warga

News | Kamis, 03 September 2026 | 21:52 WIB

×