Jaringan Pipa Minyak Druzhba Dihentikan, Harga Minyak Dunia Naik

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 16 November 2022 | 10:43 WIB
Jaringan Pipa Minyak Druzhba Dihentikan, Harga Minyak Dunia Naik
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak dunia menguat pada perdagangan hari Selasa, setelah berita bahwa pasokan minyak ke Hungaria melalui pipa minyak Druzhba dihentikan sementara karena penurunan tekanan.

Mengutip CNBC, Rabu (16/11/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup naik 72 sen menjadi USD93,86 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate, patokan Amerika Serikat, melonjak USD1,05 menjadi USD86,92.

Transneft, BUMN jaringan pipa Rusia, diberitahu Ukraina tentang gangguan pipa, kantor berita RIA mengutip Transneft mengatakan pada Selasa.

Amerika Serikat mengatakan sedang menyelidiki laporan yang belum dikonfirmasi bahwa rudal Rusia menyebabkan ledakan yang menewaskan dua orang di sebuah desa Polandia dekat perbatasan dengan Ukraina.

Larangan Uni Eropa untuk minyak mentah Rusia yang dikirim melalui laut, akan dimulai pada 5 Desember, berarti 1,1 juta barel per hari harus diganti, ungkap Badan Energi Internasional (IEA), Selasa.

"Ketika kita menelaah apa yang kita lihat dari IEA tentang persediaan minyak global, itu seharusnya sangat  bullish,"  kata Phil Flynn, analis Price Futures Group.

Menambah dukungan untuk harga minyak, indeks harga produsen Amerika meningkat kurang dari ekspektasi pada Oktober, lebih banyak bukti inflasi mulai mereda, yang dapat memungkinkan Federal Reserve untuk memperlambat kenaikan suku bunga yang agresif.

Indeks Wall Street menguat setelah data tersebut, sementara Indeks Dolar AS (Indeks DXY) turun, membuat minyak berdenominasi  greenback lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

"Data inflasi tersebut cukup positif. Saham lepas landas dari itu dan sepertinya kita didorong lebih tinggi sekarang," kata John Kilduff, partner di Again Capital LLC, New York.

IEA memperkirakan prospek ekonomi yang suram akan menempatkan penggunaan minyak global pada jalurnya untuk berkontraksi hampir seperempat juta barel per hari pada kuartal keempat 2022 (year-on-year), dengan pertumbuhan permintaan melambat menjadi 1,6 juta barel per hari pada 2023 dari 2,1 juta barel per hari tahun ini.

Di China, kasus Covid meningkat lebih lanjut, termasuk di ibu kota Beijing, dan pertumbuhan output pabrik negara tersebut melambat.

Bank investasi JPMorgan memangkas perkiraan triwulanan dan setahun penuh untuk pertumbuhan ekonomi di China. Organisasi Negara Eksportir Minyak ( OPEC ) memotong proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global 2022 untuk kelima kalinya sejak April, mengutip meningkatnya tantangan ekonomi termasuk inflasi tinggi dan kenaikan suku bunga. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Anjlok Tersengat Tingginya Angka Covid-19 di China

Harga Minyak Dunia Anjlok Tersengat Tingginya Angka Covid-19 di China

Bisnis | Selasa, 15 November 2022 | 08:19 WIB

China Jadi Biang Kerok Amblesnya Harga Minyak Dunia

China Jadi Biang Kerok Amblesnya Harga Minyak Dunia

Bisnis | Minggu, 13 November 2022 | 18:24 WIB

Covid-19 di China Kian Memburuk, Harga Minyak Dunia Ambruk

Covid-19 di China Kian Memburuk, Harga Minyak Dunia Ambruk

Bisnis | Rabu, 09 November 2022 | 08:04 WIB

Terkini

Pemerintah Minta Masyarakat Jangan Beli Bahan Pokok Berlebihan

Pemerintah Minta Masyarakat Jangan Beli Bahan Pokok Berlebihan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:55 WIB

Ambisi Purbaya Kejar Ekonomi Tumbuh 6 Persen di 2026, Jika Gagal Bisa Diminta Mundur

Ambisi Purbaya Kejar Ekonomi Tumbuh 6 Persen di 2026, Jika Gagal Bisa Diminta Mundur

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:52 WIB

Tak Cuma Kredit, BTN Cetak Ratusan Developer Baru

Tak Cuma Kredit, BTN Cetak Ratusan Developer Baru

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:50 WIB

Sinyal Ekonomi? Pertumbuhan Uang Beredar RI Mulai Melambat

Sinyal Ekonomi? Pertumbuhan Uang Beredar RI Mulai Melambat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:28 WIB

Elektrifikasi Bisa Jadi Senjata RI Hadapi Ancaman Kelangkaan Energi Global

Elektrifikasi Bisa Jadi Senjata RI Hadapi Ancaman Kelangkaan Energi Global

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:18 WIB

97 Pinjol Langgar Aturan Persaingan Usaha, OJK Buka Suara

97 Pinjol Langgar Aturan Persaingan Usaha, OJK Buka Suara

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:02 WIB

Bank Mega Syariah Catat Penyaluran Kredit Koperasi Rp 5,9 Triliun Sepanjang 2025

Bank Mega Syariah Catat Penyaluran Kredit Koperasi Rp 5,9 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 13:29 WIB

Lalu Lintas Arus Balik di Tol Jakarta-Cikampek Mulai Normal, Contraflow Dihentikan

Lalu Lintas Arus Balik di Tol Jakarta-Cikampek Mulai Normal, Contraflow Dihentikan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:58 WIB

Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)

Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:59 WIB

Alasan Pemerintah Gelar Pasar Murah di Monas

Alasan Pemerintah Gelar Pasar Murah di Monas

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 08:52 WIB