Covid-19 di China Kian Memburuk, Harga Minyak Dunia Ambruk

Rabu, 09 November 2022 | 08:04 WIB
Covid-19 di China Kian Memburuk, Harga Minyak Dunia Ambruk
Perkembangan harga minyak dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak dunia anjlok lebih dari USD2 pada perdagangan Selasa, penurunan ini disebabkan sentimen atas kekhawatiran wabah Covid-19 China yang kian memburuk.

Mengutip CNBC, Rabu (9/11/2022) minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, patokan Amerika Serikat, ditutup anjlok USD2,88, atau 3,14 persen menjadi USD88,91 per barel, memperpanjang penurunan sesi sebelumnya mendekati 1 persen. Sesi terendah pada perdagangan Selasa adalah USD88,69.

Sementara itu, minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melorot USD2,56, atau 2,6 persen menjadi USD95,36 per barel setelah merosot serendahnya di USD95,13.

"Pasar memasuki hari ini dengan tingkat skeptisisme tertentu seputar pemilu (paruh waktu). Pasar menunggu untuk melihat apa hasilnya adalah tipe situasi di sini," kata Bob Yawger, Direktur Mizuho di New York.

Pada Senin, kedua tolok ukur mencapai level tertinggi sejak Agustus di tengah laporan bahwa para pemimpin China sedang mempertimbangkan untuk keluar dari pembatasan ketat Covid-19 di negara itu.

Tetapi kasus baru melonjak di Guangzhou dan kota-kota China lainnya, meredupkan prospek pembatasan yang lebih longgar.

"Meningkatnya kasus Covid di China ada di radar sebagian besar trader pagi ini, karena berita penguncian terus berlanjut," kata Dennis Kissler, Senior Vice President of Trading BOK Financial.

Bursa ICE, rumah bagi patokan Brent, menaikkan initial margin rates bagi minyak mentah berjangka Brent front-month sebesar 4,92 persen membuat mempertahankan posisi berjangka lebih mahal dari penutupan bisnis pada Selasa.

Pelaku pasar, khawatir inflasi yang tinggi dan kenaikan suku bunga dapat memicu resesi global, juga akan mencermati data indeks harga konsumen Amerika yang dirilis Kamis.

Baca Juga: China Masih Galau Buka Lockdown, Harga Minyak Dunia Ambles

Selasa, EIA memangkas prospek permintaan energi Amerika untuk 2023 dan memperkirakan produksi AS untuk tahun depan akan 21 persen lebih rendah dari ekspektasi sebelumnya.

Produsen minyak Diamondback Energy juga memperingatkan bahwa industri shale-oil Amerika akan terus berjuang untuk meningkatkan produksi pada kecepatan saat ini, dengan biaya sumur baru kemungkinan melesat.

Larangan Uni Eropa terhadap minyak Rusia, yang diberlakukan sebagai pembalasan atas invasi Rusia ke Ukraina, bakal dimulai 5 Desember dan akan diikuti dengan penghentian impor produk minyak pada Februari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI