Elon Musk Tidak Punya Empati, Karyawan Ungkap Geger PHK dan Resign Massal Twitter

M Nurhadi
Elon Musk Tidak Punya Empati, Karyawan Ungkap Geger PHK dan Resign Massal Twitter
CEO Twitter Elon Musk mengatakan pengguna layanan Twitter Blue akan dikenakan biaya 8 dolar per bulan. [AFP/ Olivier Douliery]

Dua orang eks karyawan menyebut Elon Musk tidak memiliki empati saat memecat lebih dari 50 persen dari total pekerja di Twitter

Suara.com - Perusahaan Twitter dikabarkan tengah dalam gejolak usai dua karyawan asal Singapura mengungkapkan 'cara kasar' Elon Musk dalam melakukan PHK karyawan.

Dua orang itu menyebut Elon Musk tidak memiliki empati saat memecat lebih dari 50 persen dari total karyawan Twitter. Ia juga menuduh Elon Musk sebagai orang yang serampangan.

"Ini bukan cara tepat untuk melakukan transisi. Saya tahu ada manajemen baru dengan kepemimpinan baru yang menginginkan perubahan. Tapi mereka benar-benar tidak memikirkan nasib ribuan karyawan mereka," kata salah seorang eks karyawan Twitter, Kamis (17/11/2022).

Dilansir dari CNA, ia juga menyebut PHK terhadap karyawan Twitter sangat berbeda dengan perusahaan lain karena skala besar serta tanpa pertimbangan pasti.

Baca Juga: Dibandingkan dengan Anies Baswedan, Gibran: Saya Tidak Sehebat Beliau Bang

Ia sendiri mengaku menerima informasi adanya PHK usai salahs eorang rekan memberitahukan adanya PHK massal. Pada hari yang sama, ia bekerja seperti biasa karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya.

Mendadak, akses karyawan tidak bisa digunakan dan dirinya menerima email bahwa ia tidak lagi perlu berangkat ke kantor.

Kantor Twitter. [Amy Osborne/AFP]
Kantor Twitter. [Amy Osborne/AFP]

Ternyata hal yang sama terjadi pada ribuan karyawan Twitter secara global. Mereka juga kehilangan akses email dan Slack perusahaan.

Meski ia bersama rekan-rekannya sudah mengantisipasi hal ini. Namun ia mengaku tidak menyangka Twitter melakukan PHK dengan cara tidak profesional seperti itu.

Menjelang siang pada hari yang sama, seperti yang diduga, dirinya menerima informasi resmi PHK dan diberhentikan. Lagi-lagi melalui email.

Baca Juga: Siapa Tante Lina yang Jadi Trending Topic di Twitter? Banyak Netizen Kegocek, Ternyata Faktanya Seperti Ini

"Saya sedih memikirkan banyak rekan tim saya yang juga di-PHK. Saya berpikir, Wow, semua pekerjaan kami selama ini sia-sia," ujar dia.