Dilema Minyak Mentah: Tensi AS-Iran Mereda, Namun Tarif Trump Menekan Harga

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 23 Februari 2026 | 11:35 WIB
Dilema Minyak Mentah: Tensi AS-Iran Mereda, Namun Tarif Trump Menekan Harga
Presiden AS, Donald Trump [The White House]
baca 10 detik
  • Harga minyak mentah turun sekitar 1% pada 23 Februari 2026 akibat meredanya kekhawatiran konflik AS-Iran.
  • Kenaikan tarif impor sementara oleh Presiden Trump memicu kekhawatiran pasar terhadap prospek pertumbuhan ekonomi global.
  • Pembicaraan nuklir putaran ketiga antara Amerika Serikat dan Iran akan dimulai di Jenewa pada Kamis mendatang.

Suara.com - Harga minyak mentah turun 1 persen pada perdagangan Senin, 23 Februari 2026 seiring dengan meredanya kekhawatiran akan konflik militer menyusul dimulainya putaran ketiga pembicaraan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran.

Di sisi lain, kebijakan kenaikan tarif baru yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump memicu kekhawatiran pasar terhadap prospek pertumbuhan ekonomi global dan permintaan bahan bakar.

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka turun 75 sen, atau 1,05 persen, menjadi 71,01 dolar AS per barel pada pukul 00.55 GMT (07.55 WIB), sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate AS berjangka berada di 65,74 dolar AS per barel, turun 74 sen, atau 1,11 persen.

Pada Sabtu (21/2), Trump mengumumkan rencana kenaikan tarif impor sementara bagi seluruh negara dari 10 persen menjadi 15 persen, yang merupakan batas tertinggi menurut hukum. Langkah ini diambil menyusul keputusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan tarif sebelumnya.

Analis IG Markets, Tony Sycamore, menyatakan bahwa pengumuman mengenai tarif pada akhir pekan lalu telah memicu aliran modal ke aset-aset aman (risk aversion).

"Berita tentang tarif selama akhir pekan telah mengakibatkan beberapa arus penghindaran risiko pagi ini, yang dapat dilihat pada harga emas dan kontrak berjangka ekuitas AS, dan ini membebani harga minyak mentah," kata Sycamore.

Ilustrasi Donald Trump. [Pexels]
Ilustrasi Donald Trump. [Pexels]

Sentimen pasar menunjukkan pengumuman tarif terbaru telah meredam kekhawatiran atas potensi konflik militer antara Amerika Serikat dan Iran, yang sebelumnya sempat memicu kenaikan harga minyak Brent dan WTI hingga lebih dari 5 persen pekan lalu.

Menteri Luar Negeri Oman, Badr Al Busaidi, mengonfirmasi bahwa kedua negara dijadwalkan melakukan pembicaraan nuklir tahap ketiga di Jenewa pada Kamis mendatang.

Terkait hal tersebut, Sycamore menilai bahwa perkembangan ini memperkuat dugaannya mengenai adanya taktik diplomasi yang saling tarik-ulur atau 'kucing-kucingan' antara pihak Washington dan Teheran.

baca juga

"Saya tidak percaya bahwa AS ingin menyerang Iran, mengingat risiko yang ditimbulkannya dalam hal destabilisasi regional dan, yang lebih dekat dengan kita, ketidakpuasan pemilih menjelang pemilihan paruh waktu November," kata Sycamore.

Seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters, Iran telah mengindikasikan bahwa mereka siap untuk membuat konsesi terkait program nuklirnya sebagai imbalan atas pencabutan sanksi dan pengakuan haknya untuk memperkaya uranium.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS - Iran Memanas di Selat Hormuz, Brent Tembus 67 Dolar AS

AS - Iran Memanas di Selat Hormuz, Brent Tembus 67 Dolar AS

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 10:24 WIB

Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump

Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 15:53 WIB

Efek Venezuela dan Sentimen OPEC+, Harga Minyak Melemah ke Level 69 Dolar AS

Efek Venezuela dan Sentimen OPEC+, Harga Minyak Melemah ke Level 69 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 11:51 WIB

Tensi AS-Iran dan Cuaca Ekstrem AS Dongkrak Harga Minyak

Tensi AS-Iran dan Cuaca Ekstrem AS Dongkrak Harga Minyak

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 10:57 WIB

Pasar Minyak Rabu: Brent Turun, WTI Merangkak Naik

Pasar Minyak Rabu: Brent Turun, WTI Merangkak Naik

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 15:41 WIB

Tak Semua Minyak Dalam Negeri Bisa Diolah, Ahok: Peningkatan Impor Bukan Penyimpangan

Tak Semua Minyak Dalam Negeri Bisa Diolah, Ahok: Peningkatan Impor Bukan Penyimpangan

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Detik-detik Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan Gantikan Purbaya

Detik-detik Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan Gantikan Purbaya

Video | Senin, 14 September 2026 | 16:21 WIB

Waspada APK hingga Deepfake, IMS Bedah Keamanan Siber di Gen Z Impact Fest 2026

Waspada APK hingga Deepfake, IMS Bedah Keamanan Siber di Gen Z Impact Fest 2026

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 16:21 WIB

Sampai Kapan Aturan Ganjil Genap Antre BBM di SPBU Sulawesi Selatan?

Sampai Kapan Aturan Ganjil Genap Antre BBM di SPBU Sulawesi Selatan?

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 16:18 WIB

Bahaya Menggunakan Krim Malam Racikan Tanpa BPOM dalam Jangka Panjang, Efeknya Bisa Permanen?

Bahaya Menggunakan Krim Malam Racikan Tanpa BPOM dalam Jangka Panjang, Efeknya Bisa Permanen?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:14 WIB

Tak Jera, IRT di Medan Kembali Jual Ganja Padahal Baru Keluar Penjara

Tak Jera, IRT di Medan Kembali Jual Ganja Padahal Baru Keluar Penjara

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 16:14 WIB

Tugas Pertama Suahasil Gantikan Purbaya: APBN Harus Sehat

Tugas Pertama Suahasil Gantikan Purbaya: APBN Harus Sehat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:13 WIB

Suahasil Nazara Dilantik Menkeu usai Purbaya Pamer Capaian di DPD

Suahasil Nazara Dilantik Menkeu usai Purbaya Pamer Capaian di DPD

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:13 WIB

Sebelum Dicopot Prabowo! Purbaya Sempat Kritik Pemda yang 'Hobi' Simpan Uang di Bank

Sebelum Dicopot Prabowo! Purbaya Sempat Kritik Pemda yang 'Hobi' Simpan Uang di Bank

News | Senin, 14 September 2026 | 16:11 WIB

Semua Laga Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Tayang di TV

Semua Laga Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Tayang di TV

Bola | Senin, 14 September 2026 | 16:11 WIB

Terima Suap Rp11,4 Miliar, Hak Politik Ade Kuswara Kunang Dicabut 10 Tahun

Terima Suap Rp11,4 Miliar, Hak Politik Ade Kuswara Kunang Dicabut 10 Tahun

Bekaci | Senin, 14 September 2026 | 16:11 WIB

×