Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Emiten Baut dan Mur Ini Yakin Raup Pendapatan Rp1,43 Triliun Hingga Akhir Tahun

Erick Tanjung | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 24 November 2022 | 18:43 WIB
Emiten Baut dan Mur Ini Yakin Raup Pendapatan Rp1,43 Triliun Hingga Akhir Tahun
Emiten baut dan mur untuk industri otomotif, PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) menargetkan meraup pendapatan sebesar Rp1,43 triliun sepanjang tahun 2022. [Suara.com/Fadil]

Suara.com - Emiten baut dan mur untuk industri otomotif, PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) menargetkan meraup pendapatan sebesar Rp1,43 triliun sepanjang tahun 2022. Atau naik 21,08 persen dibanding hasil tahun 2021 yang tercatat sebesar Rp1,181 triliun.

Sekretaris Perusahaan BOLT, Anthony Wijaya mengatakan target pendapatan itu didukung teratasinya pandemi Covid-19 di Indonesia dan adanya kebijakan pemerintah yang memberikan pelonggaran untuk kegiatan aktivitas masyarakat. Sehingga ikut memicu pergerakan ekonomi Indonesia tahun 2022 yang diprediksi dapat mencapai lebih dari 5 persen.

“Kondisi itu tentunya dapat memicu kenaikan permintaan pasar terhadap kendaraan yang juga memberikan dampak positif pada industri otomotif Indonesia,” kata Anthony dalam paparan Publik di Jakarta, Kamis (24/11/2022).

Namun, dia mengakui, bahwa pertumbuhan profitabilitas tahun 2022 terganggu oleh kenaikan harga bahan baku pembuatan mur dan baut yang 100 persen di impor.

“Dengan kenaikan bahan baku, kami menargetkan laba bersih tahun 2022 mencapai Rp70 miliar,” ujar dia.

Lebih lanjut Anthony bilang, dengan kenaikan harga bahan baku, perseroan akan melakukan penyesuiaan harga jual dengan pembeli secara berkala.

“Kami akan evaluasi harga jual produk kami setiap 3 bulanan, sehingga profitabilitas kedepannya akan membaik,” ungkap dia.

Kedepanya, lanjut dia, perseroan telah mendapatkan banyak permintaan atas produk-produk baru oleh pelanggan lama dan juga pelanggan baru yang terdampak oleh intensitas pemerintah dalam menjalankan program peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

“Banyak pelanggan kami yang akan meningkatkan permintaan produk kami sebagai dampak kebijakan TKDN. Sebagian besar permintaan ini akan terealisasi menjadi penjualan di tahun 2023 dan juga terus di tahun-tahun mendatang,” papar dia.

Sedangkan untuk pasar ekspor, jelas dia, perseroan akan terus meningkatkan porsi ekspor dari sebesar 7,2 persen dari total penjualan menjadi 30 persen di tahun 2025.

“Kami akan fokus ke wilayah wilayah yang padat, seperti benua Amerika. Kami mengikuti pameran Automechanika di Meksiko,“ pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Standar Logam untuk Knalpot Mobil Makin Tinggi, Tahun Depan Bisa Terjadi Defisit Material

Standar Logam untuk Knalpot Mobil Makin Tinggi, Tahun Depan Bisa Terjadi Defisit Material

Otomotif | Selasa, 22 November 2022 | 23:30 WIB

MARK Jadi Salah Satu dari 50 Emiten dengan Kinerja Terbaik Versi Forbes Indonesia

MARK Jadi Salah Satu dari 50 Emiten dengan Kinerja Terbaik Versi Forbes Indonesia

Press Release | Jum'at, 11 November 2022 | 14:38 WIB

Emiten Pendatang Baru Langsung Kasih Cuan Selepas IPO, Kecuali Milik Saratoga

Emiten Pendatang Baru Langsung Kasih Cuan Selepas IPO, Kecuali Milik Saratoga

Bisnis | Kamis, 10 November 2022 | 09:26 WIB

Terkini

Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi

Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 22:25 WIB

Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC

Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 20:29 WIB

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 18:25 WIB

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:59 WIB

Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi

Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:55 WIB

Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?

Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:30 WIB

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 16:05 WIB

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 15:20 WIB

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 14:10 WIB

Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU

Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 13:34 WIB