Presiden Ukraina Minta Dewan Keamanan PBB 'Hukum' Teror Energi Rusia

M Nurhadi

Jum'at, 25 November 2022 | 07:31 WIB
Presiden Ukraina Minta Dewan Keamanan PBB 'Hukum' Teror Energi Rusia
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky. (Sergei SUPINSKY / AFP)

Suara.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengadopsi resolusi yang mengutuk segala bentuk teror energi saat Rusia menyerang negaranya.

"Ukraina mengusulkan agar Dewan Keamanan mengadopsi resolusi yang mengutuk segala bentuk teror energi," kata Zelenskyy kepada DK PBB dalam video pidatonya, Rabu malam (23/11/2022).

Ia juga meminta agar Rusia dilarang memberikan suara dalam isu-isu terkait agresinya mengingat tindakan Moskow yang menghalangi setiap upaya DK PBB untuk memenuhi mandatnya.

“Tidak masuk akal bahwa hak veto disediakan untuk pihak yang mengobarkan perang kriminal. Adalah penting untuk membawa dunia keluar dari kebuntuan ini,” kata Zelenskyy.

Ia mengklaim, serangan Rusia yang menghantam sebuah bangunan permukiman di Kota Vyshhorod dan menewaskan empat orang dan melukai 34 lainnya pada Rabu, dia menggambarkan serangan itu sebagai salah satu poin utama formula teror Rusia.

“Teror Rusia menyebabkan pemadaman listrik –dan tidak hanya di Ukraina. Lampu-lampu juga padam di negara tetangga Moldova. Tetapi pemahaman tentang apa yang ingin dicapai Rusia dengan serangan seperti itu tidak boleh hilang di mana pun di dunia. Teror energi adalah analog dari penggunaan senjata pemusnah massal,” ujar dia.

Sementara, Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia mengatakan bahwa Rusia harus menentang, tidak hanya Ukraina tetapi juga negara-negara NATO, yang menurut dia melancarkan perang proksi di Moskow dengan memberikan segala macam dukungan militer ke Kiev.

“Untuk melemahkan dan menghancurkan potensi militer musuh kami, kami meluncurkan serangan presisi tinggi terhadap energi dan infrastruktur lain yang digunakan untuk memasok militer Ukraina dengan senjata, terutama dari Barat, memfasilitasi logistik dan penghubung mereka,” kata Nebenzia dalam pidatonya di DK PBB.

Menurutnya, bangunan tempat tinggal rusak dan warga sipil terbunuh karena pengerahan sistem pertahanan udara Ukraina berada di pusat kota, bukan di pinggiran.

baca juga

“Merusak kemampuan tempur tentara Ukraina, yang mengancam keamanan dan integritas wilayah Rusia, adalah salah satu tujuan dari operasi militer khusus kami. Tugas ini akan dilakukan dengan cara militer sampai rezim Kiev bersikap realistis untuk bernegosiasi dan mencoba menyelesaikan masalah yang memaksa kami untuk memulai operasi,” ujar dia.

Sebelumnya, sejumlah ledakan telah dilaporkan di beberapa wilayah Ukraina, yaitu Odesa, Dnipropetrovsk, Zaporizhzhia, dan Kiev.

Perusahaan energi nasional Ukraina Ukrenergo kemudian mengumumkan bahwa mereka telah memberlakukan pemadaman darurat di seluruh negeri karena kerusakan pada infrastruktur negara.

Energoatom, perusahaan energi nuklir nasional Ukraina, menambahkan bahwa semua unit daya di empat pembangkit listrik tenaga nuklir di negara itu secara otomatis terputus akibat penurunan frekuensi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dewan Keamanan PBB Kembali Gagal Sepakati Tindakan Terhadap Uji Coba Rudal Korut

Dewan Keamanan PBB Kembali Gagal Sepakati Tindakan Terhadap Uji Coba Rudal Korut

Sumbar | Rabu, 23 November 2022 | 16:47 WIB

Ukraina Mulai Evakuasi Penduduk dari Kherson Jelang Musim Dingin

Ukraina Mulai Evakuasi Penduduk dari Kherson Jelang Musim Dingin

News | Selasa, 22 November 2022 | 14:44 WIB

Presiden Macron Tuding Rusia Sebarkan Pesan Anti-Prancis di Negara Afrika

Presiden Macron Tuding Rusia Sebarkan Pesan Anti-Prancis di Negara Afrika

News | Senin, 21 November 2022 | 07:49 WIB

Eks PM Jepang Yakin Vladimir Putin tidak Akan Ragu Gunakan Senjata Nuklir, Ini Alasannya

Eks PM Jepang Yakin Vladimir Putin tidak Akan Ragu Gunakan Senjata Nuklir, Ini Alasannya

Depok | Minggu, 20 November 2022 | 09:18 WIB

Eks PM Jepang: Putin Akan Gunakan Senjata Nuklir Jika Perang Ukraina Terus Berlanjut

Eks PM Jepang: Putin Akan Gunakan Senjata Nuklir Jika Perang Ukraina Terus Berlanjut

Bisnis | Minggu, 20 November 2022 | 07:25 WIB

Penampakan Mural Seniman Banksy Hiasi Bangunan Hancur di Ukraina

Penampakan Mural Seniman Banksy Hiasi Bangunan Hancur di Ukraina

Foto | Minggu, 20 November 2022 | 12:00 WIB

Terkini

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:26 WIB

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:09 WIB

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Bisa Gratis untuk Semua: Biaya Perawatan Besar!

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Bisa Gratis untuk Semua: Biaya Perawatan Besar!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Pramono Minta Demo BEM UI di Bundaran HI Tak Anarkis: Happy-Happy Saja

Pramono Minta Demo BEM UI di Bundaran HI Tak Anarkis: Happy-Happy Saja

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:57 WIB

Konsumsi Gas Alam Diprediksi Meroket 30 Persen, Apa Dampaknya?

Konsumsi Gas Alam Diprediksi Meroket 30 Persen, Apa Dampaknya?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Kebakaran Landa Permukiman Padat di Menteng Jakpus, 16 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Landa Permukiman Padat di Menteng Jakpus, 16 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:51 WIB

×