Presiden Macron Tuding Rusia Sebarkan Pesan Anti-Prancis di Negara Afrika

Diana Mariska

Senin, 21 November 2022 | 07:49 WIB
Presiden Macron Tuding Rusia Sebarkan Pesan Anti-Prancis di Negara Afrika
Presiden Prancis, Emmanuel Macron. (MOHAMMED BADRA / POOL / AFP)

Suara.com - Presiden Prancis Emmanuel Macron menuduh Rusia menyebarkan propaganda anti-Prancis di negara-negara Afrika yang tengah bergejolak, di mana Prancis mengalami kemunduran militer dan kehilangan sebagian pengaruhnya dalam beberapa tahun terakhir.

Di sela-sela KTT negara-negara berbahasa Prancis yang digelar di Tunisia, Presiden Macron diminta menanggapi kritik yang mengatakan bahwa Prancis mengeksploitasi ikatan ekonomi dan politik bersejarah di bekas koloninya demi kepentingan sendiri.

"Persepsi ini ditebar oleh orang lain, ini jelas bermotif politik," kata Macron dalam wawancara TV5 Monde, dikutip Minggu (20/11). "Saya tidak bodoh, banyak influencer, terkadang berbicara di program Anda, tapi dibayar oleh Rusia. Kami tahu mereka.”

"Sejumlah kekuatan, yang ingin menyebarkan pengaruhnya di Afrika, melakukan ini untuk menghantam Prancis, merugikan bahasanya, menabur keraguan, tetapi yang jelas, mereka mengejar kepentingan tertentu," tambahnya.

Prancis, bekas kekuatan kolonial di sebagian besar Afrika Barat dan Tengah, memiliki hubungan militer cukup lama di negara-negara Afrika berbahasa Prancis. Selain itu, pasukan Prancis juga ditempatkan di Mali selama satu dekade sebagai bagian dari operasi kontra-terorisme.

Kritikus menggambarkan operasi Prancis itu sebagai sebuah kegagalan dan menyalahkan negara itu karena menyebabkan kawasan itu semakin tidak stabil.

Prancis juga dianggap berebut pengaruh dengan Rusia yang dalam beberapa tahun terakhir yang mengerahkan tentara bayaran Wagner Group di beberapa negara, termasuk di Republik Afrika Tengah (CAR) dan Mali.

Paris terpaksa menarik pasukan di Mali setelah militer negara Afrika itu mengambil alih kekuasaan dalam kudeta tahun 2020. Para pemimpin militer negara Afrika tersebut kemudian mengundang Wagner untuk membantu pertempuran selama satu dekade melawan kelompok militan Islam dan memutuskan hubungan dengan Prancis.

Rusia mengatakan Wagner tidak mewakili negara Rusia atau dibayar oleh mereka. Namun, Uni Eropa menjatuhkan sanksi pada Wagner dan menuduh kelompok itu melakukan operasi rahasia atas nama pemerintah Rusia.

Tahun lalu, sebuah laporan PBB mengatakan instruktur militer Rusia dan pasukan lokal di Republik Afrika Tengah telah menargetkan warga sipil dengan kekuatan berlebihan, pembunuhan tanpa pandang bulu, pendudukan sekolah, dan penjarahan besar-besaran.

Kremlin membantah laporan itu.

Pada Minggu, Macron mengatakan perilaku Rusia adalah ibarat "predator".

"Anda hanya perlu melihat apa yang terjadi di Republik Afrika Tengah atau di tempat lain untuk melihat proyek Rusia yang sedang berlangsung di sana, ketika Prancis disingkirkan, [hal] itu adalah proyek predator," kata Macron.

"Itu dilakukan dengan keterlibatan junta militer Rusia," katanya menambahkan. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks PM Jepang Yakin Vladimir Putin tidak Akan Ragu Gunakan Senjata Nuklir, Ini Alasannya

Eks PM Jepang Yakin Vladimir Putin tidak Akan Ragu Gunakan Senjata Nuklir, Ini Alasannya

| Minggu, 20 November 2022 | 09:18 WIB

Eks PM Jepang: Putin Akan Gunakan Senjata Nuklir Jika Perang Ukraina Terus Berlanjut

Eks PM Jepang: Putin Akan Gunakan Senjata Nuklir Jika Perang Ukraina Terus Berlanjut

Bisnis | Minggu, 20 November 2022 | 07:25 WIB

Eks PM Jepang Akui Pernah Ajak Vladimir Putin Gabung NATO, AS Jadi Penghalang

Eks PM Jepang Akui Pernah Ajak Vladimir Putin Gabung NATO, AS Jadi Penghalang

Bisnis | Minggu, 20 November 2022 | 07:02 WIB

Penampakan Mural Seniman Banksy Hiasi Bangunan Hancur di Ukraina

Penampakan Mural Seniman Banksy Hiasi Bangunan Hancur di Ukraina

Foto | Minggu, 20 November 2022 | 12:00 WIB

'Satu Indonesia Cemburu Melihat Ini' Aksi Presiden Prancis Memberi Jalan ke Pemandu Wisata Bikin Baper

'Satu Indonesia Cemburu Melihat Ini' Aksi Presiden Prancis Memberi Jalan ke Pemandu Wisata Bikin Baper

| Jum'at, 18 November 2022 | 18:30 WIB

Cari Petunjuk Serangan Rudal di Polandia, Ditembakkan Ukraina atau Rusia?

Cari Petunjuk Serangan Rudal di Polandia, Ditembakkan Ukraina atau Rusia?

News | Jum'at, 18 November 2022 | 14:23 WIB

Terkini

Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI

Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:45 WIB

CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai

CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:45 WIB

Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm

Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:30 WIB

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:30 WIB

Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan

Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:24 WIB

DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan

DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:16 WIB

Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia

Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:13 WIB

Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan

Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:01 WIB

Hari Ini, Empat Prajurit TNI Jalani Sidang Putusan Kasus Penyiraman Andrie Yunus

Hari Ini, Empat Prajurit TNI Jalani Sidang Putusan Kasus Penyiraman Andrie Yunus

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 07:28 WIB

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 22:10 WIB