Kisah Guru Dapatkan Ratusan Juta dari Youtube, Bermula dari Iseng Buat Media Pembelajaran

M Nurhadi

Jum'at, 09 Desember 2022 | 22:00 WIB
Kisah Guru Dapatkan Ratusan Juta dari Youtube, Bermula dari Iseng Buat Media Pembelajaran
Ilustrasi guru sedang mengajari muridnya. (Unsplash.com/Husniati Salma)

Suara.com - Masa kini, guru tidak hanya berperan sebagai pengajar. Namun juga bisa mendapatkan tambahan pendapatan melalui berbagai media dengan memanfaatkan kreativitas, salah satunya Youtube.

Salah seorang guru dari Jawa Tengah, Dwi Restiyani mendapatkan tambahan pendapatan berkat adsense Youtube hingga ratusan juta. Ia sendiri merupakan pemilik dari kanal youtube “Guru SD Official”.

Bermula dari pembelajaran tatap muka yang terpaksa dihentikan karena Pandemi COVID-19, siswa menginginkan kegiatan pembelajaran tetap terlaksana dengan tampilan guru didepan layar sedang menjelaskan materi.

Kala itu, beberapa video youtube belum begitu banyak yang membuat media yang disertakan tampilan wajah. Dua bulan sejak membuat kanal Youtube, Dwi meraih penghasilan berkisar Rp7 juta.

Namun, tidak lama setelah itu, perlahan tapi pasti, kanal Youtub miliknya mulai mendapatkan apresiasi hingga mendapatkan bayaran tertinggi Rp12 juta dalam sebulan..

Kanal yang awalnya ia buat sebagai mediapembelajaran untuk siswanya tersebut lantas membuatnya semakin bersemangat karena ternyata juga menjadi sumber pendapatan baru bagi dirinya dan keluarganya.

Pandemi COVID-19 dan Kreativitas Guru

Kondisi pandemi virus corona-19 membuat perubahan besar dalam proses pembelajaran di sekolah. Banyak permasalahan yang muncul saat kegiatan pembelajaran tidak disekolah melainkan pembelajaran dari rumah, salah satunya siswa lebih dominan bermain daripada belajar.

Kreativitas guru dalam merancang pembelajaran dari rumah sangat dibutuhkan. Namun beberapa fitur yang disediakan google workspace belum banyak dimanfaatkan oleh guru dalam membantu proses pembelajaran.

baca juga

Fisika jadi salah satu pelajaran yang sulit bagi para pelajar, terlebih saat pembelajaran daring. Hal ini membuat problematika siswa dalam mempelajari fisika bertambah besar.

Sementara, Youtube saat ini tidak hanya menjelma sebagai media sosial seperti kebanyakan. Konsepnya yang terbuka serta adsense yang menggiurkan juga jadi motivasi banyak kalangan jadi Youtuber.

Salah seorang kawan sejawat Dwi di Kabupaten Kudus, Adelina Ryan Candra mengatakan, saat ini media sosial besutan Google itu sudah menjadi pilihan bagi gutu untuk meningkatkan pemahaman siswa, termasuk pembelajaran daring fisika.

Menurutnya, ada tiga tahap dalam melaksanakan pembelajaran secara daring, yakni perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi.

Salah satu kanal Youtube pembelajaran guru (Ist)
Salah satu kanal Youtube pembelajaran guru (Ist)

"Pada tahap perencanaan guru membuat materi fisika yang disusun dari berbagai sumber yang relevan diantaranya buku paket dan jurnal, selanjutnya guru mengemas materi dengan praktik dan menuliskan dalam bentuk power point. Kemudian guru membuat rekaman penjelasan yang berisi praktik, teori hingga contoh soal fisika. Dan selanjutnya rekaman di edit dengan aplikasi menjadi satu video pembelajaran fisika yang lengkap," kata dia.

Berkat fitur Classroom, guru tidak hanya bisa berkomunikasi bersama semua murid. Namun juga memberikan tugas waktu beserta deadline yang telah ditentukan.

Sehingga siswa masih seperti sekolah saat tatap muka dan diharapkan mengikuti pembelajaran sesuai jadwal pelajaran hari tersebut.

"Link video pembelajaran yang telah di upload melalui youtube dapat di tuliskan pada kolom tugas siswa. Kemudian siswa melihat dan menyimak video untuk dapat menyelesaikan tugas lanjutan yang diberikan oleh guru," sambungnya.

Nantinya, penilaian harian untuk siswa dilakukan setelah mereka menyimak materi melaui youtube dan menyelesaikan tugas dari google classrom.

"Fitur Google Form mudah diakses siswa dengan gadget, dapat diatur waktu berakhir aktif soalnya, hasil nilai dapat langsung keluar dengan analisisnya," tuturnya.

Dewasa ini, teknologi semakin memperlihatkan manfaatnya untuk berbgaai kalangan, tidak terkecuali para pengajar. Tidak hanya membantu mereka dalam pembelajaran, namun juga mendapatkan tambahan pendapatan selama masa pandemi COVID-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Seorang Guru Menang Judi Bola Rp 16 Miliar Gegara Maroko Singkirkan Spanyol di Piala Dunia 2022

Kisah Seorang Guru Menang Judi Bola Rp 16 Miliar Gegara Maroko Singkirkan Spanyol di Piala Dunia 2022

Sumatera | Jum'at, 09 Desember 2022 | 23:00 WIB

Tretan Muslim Siap Bagikan Voucher Belajar Ruangguru Bagi Penggemar NCT

Tretan Muslim Siap Bagikan Voucher Belajar Ruangguru Bagi Penggemar NCT

Selebtek | Jum'at, 09 Desember 2022 | 19:58 WIB

Cerita Tretan Muslim yang Sempat Ingin Jihad di Palestina

Cerita Tretan Muslim yang Sempat Ingin Jihad di Palestina

Selebtek | Jum'at, 09 Desember 2022 | 19:01 WIB

Viral Gegara Mahar, Ryan Dono Pilih Resign dari Pekerjaan dan Mau Jadi YouTuber: Doain Ya

Viral Gegara Mahar, Ryan Dono Pilih Resign dari Pekerjaan dan Mau Jadi YouTuber: Doain Ya

Sumatera | Jum'at, 09 Desember 2022 | 15:40 WIB

Seru! Permainan Giring Bola dan Trust Falls untuk Tingkatan Kerja Sama Tim

Seru! Permainan Giring Bola dan Trust Falls untuk Tingkatan Kerja Sama Tim

Purwokerto | Jum'at, 09 Desember 2022 | 13:14 WIB

Dear Pelajar, Ini 5 Hal yang Sebaiknya Tidak Dilakukan saat Menghadapi Guru Killer

Dear Pelajar, Ini 5 Hal yang Sebaiknya Tidak Dilakukan saat Menghadapi Guru Killer

Your Say | Jum'at, 09 Desember 2022 | 12:06 WIB

Terkini

6 Manfaat Tawas untuk Kecantikan, Benarkah Bisa Menghilangkan Bau Badan dan Mencerahkan Kulit?

6 Manfaat Tawas untuk Kecantikan, Benarkah Bisa Menghilangkan Bau Badan dan Mencerahkan Kulit?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 09:49 WIB

Sosok Kuat Ini yang Bocorkan Penyadapan Eks Kapolri ke Prabowo

Sosok Kuat Ini yang Bocorkan Penyadapan Eks Kapolri ke Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:47 WIB

Dua Orang Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal Dongi-Dongi Poso

Dua Orang Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal Dongi-Dongi Poso

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 09:46 WIB

Siapa yang Berhak Melakukan Penyadapan? Ini Aturan Resminya di Indonesia

Siapa yang Berhak Melakukan Penyadapan? Ini Aturan Resminya di Indonesia

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:46 WIB

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:42 WIB

Jangan Main Tarik Ulur! Prabowo Didesak Ungkap Aktor di Balik Kasus Penyadapan

Jangan Main Tarik Ulur! Prabowo Didesak Ungkap Aktor di Balik Kasus Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

Australia Belum Menyerah Kejar Mathew Baker, Regulasi FIFA Buka Peluang Tinggalkan Timnas Indonesia

Australia Belum Menyerah Kejar Mathew Baker, Regulasi FIFA Buka Peluang Tinggalkan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

Uang Pajak Kita ke Mana? Transparansi yang Masih Bikin Bingung

Uang Pajak Kita ke Mana? Transparansi yang Masih Bikin Bingung

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File WhatsApp Menumpuk

7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File WhatsApp Menumpuk

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 09:32 WIB

Nasib 7 Masyarakat Adat Sulawesi Tengah di Ujung Verifikasi

Nasib 7 Masyarakat Adat Sulawesi Tengah di Ujung Verifikasi

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 09:32 WIB

×