Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Publik Kritik Transportasi Umum di Bandung, Begini Kata Kemenhub

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 12 Desember 2022 | 10:43 WIB
Publik Kritik Transportasi Umum di Bandung, Begini Kata Kemenhub
Ilustrasi [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pemerintah melalui Kemenhub Direktorat Jenderal Perhubungan Darat mengampanyekan Gerakan Nasional Kembali Ke Angkutan Umum dalam rangka meningkatkan minat masyarakat naik angkutan umum.

Sayangnya, kampanye ini mendapatkan respon skeptis dari publik. Pasalnya, tidak semua daerah di Indonesia mendukung hal ini, baik dari aspek sarana prasarana maupun pemerintah setempat.

Salah seorang warganet Twitter, Rail-Boy menyampaikan kritiknya terkait transportasi di Kota Bandung yang tidak memadai. Sementara, Kota Semarang yang merupakan tempat ia merantau diakuinya sudah memiliki aspek transportasi yang cukup baik

"Sebagai orang Bandung juga KTPnya Bandung yg merantau di Semarang dan juga ikut projek transportasi umum di sini (Trans Semarang), saya emang heran sama Bandung. Sama-sama ibu kota provinsi tapi bisa jauh bgt sistem transportasi umumnya. Tiap balik ke Bandung berasa ke jaman batu," kata dia.

Hal itu ia sampaikan setelah salah seorang netizen memberikan pujian sarkas atas trasnprotasi di Bandung.

"Bandung memang gak punya transportasi massal yang memadai. Tapi Bandung punya masjid megah. Buat apa punya transportasi massal yang bagus, tapi gak punya mesjid megah nan mewah? Emang mau sholat dalam bis??" sindir warganet lainnya.

Sementara, menurut Direktur Sarana Transportasi Jalan, Danto Restyawan, perlu intervensi pemerintah untuk mengambil alih risiko penyediaan layanan angkutan umum yang memadai dan memenuhi standar pelayanan minimal, melalui program Subsidi Pembelian Layanan Angkutan Penumpang Umum Perkotaan Buy The Service (BTS).

“Permasalahan kemacetan lalu lintas telah mengemuka menjadi permasalahan sosial yang akut. Untuk mengurangi dampak seperti di atas, maka perlu intervensi pemerintah,” kata Danto pada Minggu (11/12/2022).

Menurutnya, dengan BTS, diharapkan dapat memberikan stimulus pengembangan angkutan penumpang umum perkotaan, meningkatkan minat penggunaan angkutan umum, dan menghadirkan kemudahan mobilitas kawasan perkotaan.

Program ini, kata dia, didukung oleh teknologi telematika melalui penggunaan fleet management system, website, executive dashboard, serta aplikasi TEMAN BUS untuk memberikan kemudahan bagi regulator, operator dan pengguna.

Melalui aplikasi TEMAN BUS, masyarakat bisa mendapatkan informasi secara real time rute, jadwal dan posisi bus. Selain itu juga telah digunakan sistem pembayaran digital berbasis chip dan QRIS.

Untuk mensosialisasikan program BTS TEMAN BUS kepada masyarakat luas digunakan dengan 2 cara yakni melalui media sosial dan juga dapat dilakukan melalui pencanangan program Gerakan Nasional Kembali Ke Angkutan Umum (GNKAU).

“Program Sosialisasi GNKAU dimaksudkan untuk mengajak kembali masyarakat umum menggunakan angkutan umum khususnya penggunaan BRT Buy the Service di wilayah Yogyakarta yang juga telah terintegrasi dengan layanan Trans Jogja yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta,” ujarnya.

Menurut dia, GNKAU yang dilaksanakan untuk berbagai komunitas khususnya pecinta transportasi ini adalah sebagai bentuk mempromosikan sekaligus mengajak masyarakat umum melalui media sosial bahwa Teman Bus hadir untuk melayani angkutan umum di wilayah Yogyakarta.

“Dengan GNKAU merupakan perwujudan langkah dalam memberikan layanan inklusif bagi seluruh kalangan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Yogyakarta, Ni Made Dwipanti Indrayanti yang juga hadir dalam kegiatan tersebut, menyatakan bahwa GNKAU yang dilaksanakan pagi ini merupakan bentuk kontribusi bagi masyarakat.

“Kita berharap ke depan dapat mewujudkan Yogyakarta sebagai kota yang humanis, ramah lingkungan, dan nyaman untuk ditinggali,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ciro Alves Ungkap Faktor Comeback Persib Atas Persebaya

Ciro Alves Ungkap Faktor Comeback Persib Atas Persebaya

| Senin, 12 Desember 2022 | 10:38 WIB

Persebaya Evaluasi Lini Pertahanan Usai Kalah dari Persib Bandung

Persebaya Evaluasi Lini Pertahanan Usai Kalah dari Persib Bandung

| Senin, 12 Desember 2022 | 10:24 WIB

Prakiraan Cuaca Bandung Raya Hari Ini, Simak Berikutnya Disini

Prakiraan Cuaca Bandung Raya Hari Ini, Simak Berikutnya Disini

| Senin, 12 Desember 2022 | 09:26 WIB

Kondisi Terkini Daisuke Sato Usai Cedera Horor di Laga Persib vs Persebaya

Kondisi Terkini Daisuke Sato Usai Cedera Horor di Laga Persib vs Persebaya

Bola | Senin, 12 Desember 2022 | 01:45 WIB

Videonya Viral, Pelaku Pelecehan ke Siswi SMK Bandung di Angkot Ditangkap

Videonya Viral, Pelaku Pelecehan ke Siswi SMK Bandung di Angkot Ditangkap

| Minggu, 11 Desember 2022 | 20:42 WIB

Wow! Winger Shin Tae yong Jadi Rebutan, Persib Bandung Ditikung Klub Eropa, Sosok Rp5,21 Miliar Pilih Mana?

Wow! Winger Shin Tae yong Jadi Rebutan, Persib Bandung Ditikung Klub Eropa, Sosok Rp5,21 Miliar Pilih Mana?

| Minggu, 11 Desember 2022 | 19:25 WIB

Terkini

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform

Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:05 WIB