Bos Sritex Ditangkap! Bank BJB, DKI Hingga Bank Jateng Terseret Pusaran Kredit Jumbo Rp3,6 Triliun?

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 21 Mei 2025 | 17:39 WIB
Bos Sritex Ditangkap! Bank BJB, DKI Hingga Bank Jateng Terseret Pusaran Kredit Jumbo Rp3,6 Triliun?
Sepeda yang dikendarai buruh perempuan keluar dari pabrik PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) di Sukoharjo, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. [ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/aww]

Suara.com - Dunia perbankan nasional, khususnya bank-bank daerah, tengah diguncang skandal besar. Kejaksaan Agung (Kejagung) mendadak menangkap Direktur Utama PT Sritex, Iwan Setiawan Lukminto, pada Selasa (20/5/2025).

Penangkapan ini sontak membuka kotak pandora dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit jumbo senilai Rp3,6 triliun dari sejumlah bank ke perusahaan tekstil raksasa tersebut.

Penangkapan Iwan Setiawan Lukminto kini menjadi sorotan utama. Saat ini, ia tengah menjalani pemeriksaan intensif dengan status sebagai saksi. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, mengonfirmasi status Iwan saat ini.

“Yang bersangkutan sedang dilakukan pemeriksaan dalam status sebagai saksi secara intensif oleh penyidik,” kata Harli Siregar di Kantor Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (21/5/2025).

Harli belum bisa merinci lebih jauh materi pertanyaan penyidik kepada Iwan. Nasib hukum bos perusahaan tekstil itu akan ditentukan setelah proses pemeriksaan yang mendalam. “Nah, kemudian penyidik memiliki waktu untuk menentukan bagaimana status yang bersangkutan,” ucap Harli.

Namun, Harli memastikan bahwa ada kaitan erat antara Iwan dengan pemberian kredit fantastis kepada Sritex dalam kasus yang tengah diusut ini. Nominalnya pun tak main-main, mencapai triliunan rupiah. “Seperti yang rekan-rekan media sudah pahami terkait dengan pemberian kredit dari beberapa bank, kalau kita lihat nilainya sekitar hampir Rp3,6 triliun. Itu di beberapa bank,” ujar Harli, menguak besaran angka yang fantastis yang kini menjadi fokus penyelidikan.

Jika menelisik jumlah utang berdasarkan laporan keuangan Sritex per Juni 2024, terkuak daftar panjang 28 bank yang menjadi kreditur utang jangka panjang Sritex.

Bank-bank ini terdiri dari bank BUMN, Bank Pembangunan Daerah (BPD), swasta, hingga asing. Total nilai utang bank jangka panjang SRIL mencapai US$816,72 juta atau sekitar Rp12,82 triliun (asumsi kurs Rp15.700 per 1 dolar AS), meskipun nilai ini menurun dibandingkan posisi akhir Desember 2023 yang sebesar US$863,43 juta.

Deretan Bank yang Ikut "Terseret"

Di antara puluhan bank yang terlibat, beberapa nama BPD dan bank swasta nasional yang terkemuka turut muncul dalam daftar kreditur Sritex, baik untuk pinjaman jangka pendek maupun jangka panjang. Berikut beberapa di antaranya yang kini berpotensi terseret dalam pusaran kasus korupsi ini:

Utang Jangka Pendek:

PT Bank Central Asia Tbk: US$12,6 Juta

Utang Jangka Panjang:

PT Bank Central Asia Tbk: US$72,9 Juta
PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB): US$35,9 Juta
PT BPD Jawa Tengah: US$26,2 Juta
PT Bank DKI: US$9,8 Juta
PT Bank Muamalat Indonesia: US$27,4 Juta
PT Bank CIMB Niaga Tbk: US$26,7 Juta
PT Bank Maybank Indonesia Tbk: US$25,3 Juta
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk: US$23,8 Juta
PT Bank DBS Indonesia: US$18,9 Juta
PT Bank Permata Tbk: US$18,1 Juta
PT Bank China Construction Indonesia Tbk: US$14,9 Juta
PT Bank CTBC Indonesia: US$7,3 Juta
PT Bank SBI Indonesia: US$4,9 Juta
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk: US$4,9 Juta
PT Bank Danamon Indonesia Tbk: US$4,8 Juta

Dan berbagai bank asing lainnya seperti State Bank of India, Citibank N.A., Bank Mizuho Indonesia, Bank of China (Hong Kong) Limited, Standard Chartered Bank, Taipei Fubon Commercial Bank, Woori Bank Singapore Branch, Bank Emirates NBD, Deutsche Bank AG, dan ICICI Bank Ltd.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gajian di BRI, Dapat Hadiah Tabungan Emas! Ini Cara Ikut Program Payroll BRI 2025

Gajian di BRI, Dapat Hadiah Tabungan Emas! Ini Cara Ikut Program Payroll BRI 2025

Bri | Rabu, 21 Mei 2025 | 17:04 WIB

Mengapa AS Gelisah dengan QRIS? Inilah Alasan di Balik Ketegangan Global

Mengapa AS Gelisah dengan QRIS? Inilah Alasan di Balik Ketegangan Global

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 16:14 WIB

Turun Lagi, Gubernur BI Ramal Pertumbuhan Ekonomi RI Hanya 4,6 Persen di 2025

Turun Lagi, Gubernur BI Ramal Pertumbuhan Ekonomi RI Hanya 4,6 Persen di 2025

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 16:38 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB