Laporan Keuangan Pemerintah Tuntas Diperiksa BPK, Ini Kata Sri Mulyani

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 22 Mei 2025 | 13:38 WIB
Laporan Keuangan Pemerintah Tuntas Diperiksa BPK, Ini Kata Sri Mulyani
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. [Instagram Sri Mulyani]

Suara.com - Proses pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2024 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI telah resmi berakhir. Hal ini ditandai dengan dilaksanakannya exit meeting antara BPK dan Pemerintah di Kantor Pusat BPK RI pada Rabu (21/5/2025).

Acara ini menandai rampungnya tahapan penting dalam pertanggungjawaban keuangan negara setelah penyerahan LKPP 2024 unaudited kepada BPK pada Maret lalu.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPK atas seluruh rangkaian proses pemeriksaan yang telah dilaksanakan. Menkeu menekankan pentingnya pemeriksaan ini dalam mewujudkan tata kelola keuangan negara yang lebih baik.

"Selaras dengan harapan masyarakat Indonesia, Pemerintah berharap pemeriksaan ini menjadikan pengelolaan APBN kian transparan, akuntabel, dan dipercaya," ujar Sri Mulyani dalam keterangannya dikutip Kamis (22/5/2025).

Menkeu memaparkan bahwa transparansi dan akuntabilitas APBN telah terbukti menjadi kunci utama bagi Indonesia dalam menghadapi dan melewati tahun 2024 yang penuh dengan dinamika dan tantangan global. APBN, menurutnya, memainkan peran sentral dalam memastikan seluruh program pembangunan nasional dapat terlaksana dengan baik dan mencapai sasarannya. Peran strategis APBN ini tidak hanya terbatas pada fungsi alokasi dan distribusi, tetapi juga sebagai instrumen stabilisasi ekonomi di tengah ketidakpastian.

Lebih lanjut, Sri Mulyani juga mengingatkan bahwa ke depan, Indonesia masih akan dihadapkan pada berbagai tantangan yang kompleks dan tidak terduga. Tensi geopolitik yang terus bergejolak, fluktuasi harga energi global yang cenderung tidak stabil, ancaman nyata perubahan iklim dengan segala dampaknya, serta pesatnya perkembangan teknologi yang membawa disrupsi di berbagai sektor, menjadi sederet tantangan yang harus diantisipasi dan dihadapi dengan cermat.

Untuk menjawab berbagai tantangan tersebut, Pemerintah berkomitmen untuk senantiasa mengambil kebijakan dengan penuh kehati-hatian. Kebijakan yang diambil akan selalu mempertimbangkan berbagai aspek dan dampak, demi memastikan tujuan pembangunan nasional dan kesejahteraan rakyat dapat tercapai secara optimal.

"Tentunya kebijakan-kebijakan tersebut perlu dikawal bersama oleh Pemerintah dan BPK," tegas Menkeu, menunjukkan pentingnya sinergi antara lembaga eksekutif dan lembaga auditor negara dalam menjaga integritas dan efektivitas kebijakan fiskal.

Menkeu menambahkan bahwa exit meeting ini tidak hanya sekadar formalitas penutup pemeriksaan, melainkan juga menjadi momentum penting untuk melakukan retrospeksi dan menetapkan arah langkah ke depan. Evaluasi mendalam terhadap kinerja APBN di tahun 2024, termasuk segala kekuatan dan kelemahannya, menjadi landasan untuk perbaikan berkelanjutan di masa mendatang.

baca juga

Menurut Sri Mulyani, APBN memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar dokumen fiskal yang berisi angka-angka penerimaan dan pengeluaran. APBN, katanya, adalah cermin karakter dan arah perjalanan bangsa Indonesia. Di dalamnya terkandung prioritas pembangunan, komitmen terhadap kesejahteraan rakyat, serta visi jangka panjang negara. Oleh karena itu, pengelolaan APBN yang baik dan bertanggung jawab menjadi representasi dari komitmen bangsa untuk mencapai cita-cita kemajuan dan kemandirian.

Penyelesaian pemeriksaan LKPP 2024 ini diharapkan dapat memberikan keyakinan lebih lanjut kepada masyarakat dan dunia internasional mengenai transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Opini BPK atas LKPP 2024 akan menjadi referensi penting bagi pembuat kebijakan dan seluruh pemangku kepentingan untuk menilai efektivitas penggunaan anggaran dan merumuskan strategi pembangunan di masa mendatang.

Sinergi yang terjalin antara Pemerintah dan BPK diharapkan terus berlanjut dan semakin kuat, demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan mampu menjawab berbagai tantangan di masa depan.

Dengan selesainya pemeriksaan ini, Pemerintah dan BPK menegaskan komitmen mereka untuk terus bekerja sama demi menjaga integritas keuangan negara dan memastikan setiap rupiah APBN digunakan secara efisien dan efektif untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Ungkap Program Efisiensi Anggaran Prabowo Berlanjut Hingga 2026

Sri Mulyani Ungkap Program Efisiensi Anggaran Prabowo Berlanjut Hingga 2026

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2025 | 14:07 WIB

Bikin Tidur Tak Nyenyak, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Makin Suram

Bikin Tidur Tak Nyenyak, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Makin Suram

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2025 | 12:57 WIB

APBN Berbalik Arah Usai Berdarah-darah Selama 3 Bulan, Kini Surplus Rp 4,3 Triliun

APBN Berbalik Arah Usai Berdarah-darah Selama 3 Bulan, Kini Surplus Rp 4,3 Triliun

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2025 | 12:14 WIB

Terkini

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×