Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Harga Emas Antam Naik Turun, Hari Ini Dibanderol Rp 1.894.000/Gram

Achmad Fauzi

Rabu, 21 Mei 2025 | 10:20 WIB
Harga Emas Antam Naik Turun, Hari Ini Dibanderol Rp 1.894.000/Gram
Emas batangan di salah satu gerai Bank Syariah di Jakarta, Rabu (12/10).

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Rabu, 21 Mei 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp1.894.000 per gram.

Harga emas Antam itu berbalik naik lagi sebesar Rp23.000 dibandingkan hari Selasa, 20 Mei 2025 sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp1.738.000 per gram.

Harga buyback itu juga naik Rp23.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Selasa kemarin.

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 gram Rp997.000
  • Emas 1 Gram Rp1.894.000
  • Emas 2 gram Rp3.728.000
  • Emas 3 gram Rp5.567.000
  • Emas 5 gram Rp9.245.000
  • Emas 10 gram Rp18.435.000
  • Emas 25 gram Rp45.962.000
  • Emas 50 gram Rp91.845.000
  • Emas 100 gram Rp183.612.000
  • Emas 250 gram Rp458.765.000
  • Emas 500 gram Rp917.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp1.834.600.000

Harga Emas Dunia Melonjak

Harga emas mencatat kenaikan untuk hari kedua berturut-turut pada Selasa, dipicu oleh melemahnya dolar AS (Greenback) di tengah meningkatnya ketidakpastian terhadap kebijakan perdagangan dan kondisi fiskal Amerika Serikat.

Seperti dilansir FXstreet, harga emas dunia diperdagangkan di level USD 3.289, naik lebih dari 1,50 persen pada saat penulisan.

Arsip foto - Pekerja menunjukkan emas yang dijual di Butik Emas Logam Mulia PT. Aneka Tambang (Antam) di Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2024). ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/YU/pri.
Arsip foto - Pekerja menunjukkan emas yang dijual di Butik Emas Logam Mulia PT. Aneka Tambang (Antam) di Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2024). ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/YU/pri.

Permintaan terhadap logam mulia ini meningkat tajam ketika pasar ekuitas AS mengalami pelemahan selama sesi perdagangan Amerika Utara. Ketidakpastian makin bertambah setelah Moody's menurunkan peringkat utang pemerintah AS dari AAA menjadi AA1, dengan prospek negatif, pada Jumat pekan lalu.

baca juga

Langkah ini berdampak signifikan terhadap sentimen investor, mendorong peralihan posisi investasi ke aset safe haven seperti emas.

Nada kebijakan dari pejabat Federal Reserve (The Fed) tetap berhati-hati, tanpa indikasi adanya penurunan suku bunga dalam waktu dekat, meskipun ekonomi AS sedang menunjukkan perlambatan. Raphael Bostic dari Fed Atlanta pada hari Senin menyatakan bahwa ia hanya mendukung satu kali pemotongan suku bunga pada tahun 2025.

Sementara itu, Beth Hammack dari Cleveland Fed menyoroti bahwa kebijakan fiskal AS telah menyulitkan peran The Fed dalam menjaga keseimbangan ekonomi. Ia bahkan menyebut meningkatnya potensi terjadinya skenario stagflasi. Sejalan dengan itu, Alberto Musalem dari St. Louis Fed menyatakan bahwa kebijakan moneter saat ini sudah berada di posisi yang tepat.

Meski imbal hasil obligasi Treasury AS tetap tinggi selama sesi perdagangan, hal ini tidak menghalangi kenaikan harga emas. Imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 10 tahun tercatat naik hampir tiga basis poin ke level 4,477 persen, sementara imbal hasil riil AS naik ke 2,117 persen.

Penurunan suku bunga oleh bank sentral utama juga memberikan sentimen positif bagi logam kuning. Selama sesi perdagangan Asia, Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) memangkas suku bunga, diikuti oleh langkah serupa dari Bank Sentral Australia (RBA), yang menurunkan suku bunga tunai dari 4,10 persen menjadi 3,85 persen.

Langkah ini meningkatkan daya tarik emas karena biaya peluang untuk memegang aset non-yield seperti emas menjadi lebih rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Suram Hari Ini, Turun Menjadi Rp 1.871.000/Gram

Harga Emas Antam Suram Hari Ini, Turun Menjadi Rp 1.871.000/Gram

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2025 | 09:41 WIB

Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Awal Pekan Jadi Rp1.894.000/Gram

Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Awal Pekan Jadi Rp1.894.000/Gram

Bisnis | Senin, 19 Mei 2025 | 09:09 WIB

Harga Emas Resmi Pegadaian Terjun Bebas Lagi Pada Minggu, Berikut Daftarnya

Harga Emas Resmi Pegadaian Terjun Bebas Lagi Pada Minggu, Berikut Daftarnya

Bisnis | Minggu, 18 Mei 2025 | 11:43 WIB

Terkini

KPK Cecar Pejabat Bulog, Dalami Pembentukan Harga Beras dalam Kasus Korupsi Bansos

KPK Cecar Pejabat Bulog, Dalami Pembentukan Harga Beras dalam Kasus Korupsi Bansos

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:09 WIB

Ancaman Siber Berbasis AI Makin Canggih, Industri Keuangan Diminta Perkuat Ketahanan Digital

Ancaman Siber Berbasis AI Makin Canggih, Industri Keuangan Diminta Perkuat Ketahanan Digital

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:06 WIB

Puan Maharani Jawab Pujian Prabowo: PDIP Siap Bahu-Membahu Dukung Pemerintah Selama Demi Rakyat

Puan Maharani Jawab Pujian Prabowo: PDIP Siap Bahu-Membahu Dukung Pemerintah Selama Demi Rakyat

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:02 WIB

Mantan Guru Ngaji Diduga Cabuli Anak di Masjid, Korban Capai 24 Orang dalam 11 Tahun

Mantan Guru Ngaji Diduga Cabuli Anak di Masjid, Korban Capai 24 Orang dalam 11 Tahun

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:02 WIB

PT DSI Bisa Jadi Instrumen Perbaikan Tata Kelola Ekspor, Asal Transparan

PT DSI Bisa Jadi Instrumen Perbaikan Tata Kelola Ekspor, Asal Transparan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:56 WIB

DPR Sayangkan Prabowo Tak Singgung Kesejahteraan Guru di Pidato Kenegaraan

DPR Sayangkan Prabowo Tak Singgung Kesejahteraan Guru di Pidato Kenegaraan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:56 WIB

Marbot Masjid di Cilacap Cabuli 24 Anak, Korban Dipaksa Sumpah Alquran Supaya Bungkam

Marbot Masjid di Cilacap Cabuli 24 Anak, Korban Dipaksa Sumpah Alquran Supaya Bungkam

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:56 WIB

Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya

Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:55 WIB

IESR: Hilirisasi Harus Sejalan dengan Transisi Energi

IESR: Hilirisasi Harus Sejalan dengan Transisi Energi

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Diancam dengan Sumpah Al-Qur'an, 24 Anak jadi korban Pencabulan Guru Ngaji di Cilacap

Diancam dengan Sumpah Al-Qur'an, 24 Anak jadi korban Pencabulan Guru Ngaji di Cilacap

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:51 WIB

×