Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

Jokowi Masif Bangun Bendungan, Pengamat: Majukan Industri Pertanian, Listrik Hingga Pariwisata

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 21 Desember 2022 | 16:25 WIB
Jokowi Masif Bangun Bendungan, Pengamat: Majukan Industri Pertanian, Listrik Hingga Pariwisata
Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan Bendungan Semantok yang dibangun di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Selasa (20/12/2022). (YouTube Sekretariat Presiden).

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja meresmikan Bendungan Semantok, di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Bendungan yang dibangun sejak Desember 2017. Anggarannya mencapai Rp 1,17 triliun. Disebut terpanjang se-Asia Tenggara.

Presiden Jokowi terus menggalakkan pembangunan bendungan di berbagai daerah. Bahkan, sejak tahun 2015 hingga saat ini, kurang lebih ada 30 bendungan yang selesai dibangun. Jokowi menargetkan sebanyak 50-60 bendungan dapat terbangun hingga 2024

Pengamat Kebijakan Pangan, Razikin Juraid menyampaikan bendungan yang dibangun Jokowi di sejumlah daerah merupakan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat khususnya bagi para petani untuk mengairi sawah, sumber pembangkit listrik dan juga menciptakan tempat pariwisata baru.

“Soal bendungan itu harus kita letakkan dalam skala prioritas karena itu sangat dibutuhkan oleh rakyat terutama tadi itu tiga poin di aspek pertanian, listrik dan pariwisata,” ujar Razikin.

Adanya bendungan, menurut Razikin sebagai langkah memitigasi ketika musim kemarau datang para petani tidak mengalami kekeringan.

“Soal pertanian misalnya di beberapa daerah kan memang kita mengalami kekurangan air sehingga produktivitas pertanian itu mengalami penurunan sehingga sangat dibutuhkan bendungan untuk menampung air,” jelasnya.

Razikin menuturkan krisis pangan yang terjadi secara global secara berkepanjangan dan belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir, menjadi tantangan bagi banyak negara termasuk Indonesia.

“Di tengah dunia global sekarang ini kita tidak mengetahui sampai berapa tahun ke depan situasi pangan dunia mengalami krisis, Indonesia diharapkan menjadi salah satu negara yang tidak terlalu bersoal di soal pangan,” ucapnya.

“Menuju ke situ tentu harus dipersiapkan infrastruktur, Jokowi menyiapkan itu dengan membangun bendungan dan itu sangat membantu dan produktivitas pertanian kita,” imbuh Razikin.

Sementara itu pada sektor listrik, Razikin mengatakan bendungan dapat menjadi salah satu sumber energi listrik yang potensial untuk dikembangkan, mengingat peralihan kebijakan dari penggunaan energi fosil ke energi hijau.

“Sekarang energi bergeser dari energi fosil ke energi terbarukan, energi hijau itu salah satunya untuk itu butuh bendungan-bendungan untuk pembangkit-pembangkit listrik kita, tentu harus ada kajian lebih lanjut lah kalau soal itu tapi yang pasti bahwa itu sangat dibutuhkan di soal pembangkit pembangkit listrik kita,” paparnya.

Ia mencontohkan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berlokasi di Provinsi Sulawesi yang dibangun oleh pihak swasta, Razikin mendorong supaya pemerintah dapat juga menggarap proyek tersebut.

“Di pulau Sulawesi itu kan energi listrik lewat air itu sekarang sudah dibangun, kalau nggak salah oleh pihak swasta tinggal pemerintah mencontoh, mengecek itu untuk secepatnya bisa diwujudkan,” jelasnya.

Lanjut Razikin mengatakan bendungan bagi masyarakat dapat menjadi tempat wisata lokal yang murah bagi masyarakat sekitar.

“Kemudian di pariwisata tentu bendungan-bendungan itu hampir dipastikan menjadi pusat-pusat pariwisata baru destinasi wisata baru. Beberapa bendungan itu menjadi destinasi wisata baru masyarakat masyarakat lokal kita,” ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Jokowi Beri Subsidi Rp80 Juta untuk Pembelian Mobil Listrik Baru

Alasan Jokowi Beri Subsidi Rp80 Juta untuk Pembelian Mobil Listrik Baru

Bisnis | Rabu, 21 Desember 2022 | 15:51 WIB

Politisi Senior PDIP Tak Percaya Koar-Koar Surya Paloh Setia dengan Jokowi: Sampeyan Kan Pernah Ancam Mundur!

Politisi Senior PDIP Tak Percaya Koar-Koar Surya Paloh Setia dengan Jokowi: Sampeyan Kan Pernah Ancam Mundur!

News | Rabu, 21 Desember 2022 | 15:18 WIB

'Anies Dekat dengan Golongan Tertentu Apa yang Salah?' Jawaban Tegas Elit NasDem Soal Politik Identitas

'Anies Dekat dengan Golongan Tertentu Apa yang Salah?' Jawaban Tegas Elit NasDem Soal Politik Identitas

News | Rabu, 21 Desember 2022 | 14:03 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB

Bahlil Ungkap Keuntungan Pengembangan CNG Pengganti LPG

Bahlil Ungkap Keuntungan Pengembangan CNG Pengganti LPG

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:03 WIB

Buruh Tembakau Minta Moratorium Cukai 3 Tahun, Wanti-wanti PHK Massal

Buruh Tembakau Minta Moratorium Cukai 3 Tahun, Wanti-wanti PHK Massal

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:52 WIB

28 Nama Calon Bos BEI Sudah di Meja OJK, Rekam Jejak Jadi Sorotan

28 Nama Calon Bos BEI Sudah di Meja OJK, Rekam Jejak Jadi Sorotan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:46 WIB

Airlangga Klaim MBG Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026

Airlangga Klaim MBG Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:28 WIB