Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.279,209
LQ45 733,624
Srikehati 347,649
JII 498,161
USD/IDR 17.075

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Kamis, 09 April 2026 | 18:00 WIB
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari
Antrean kendaraan mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Realisasi penyaluran Pertalite, solar, dan minyak tanah berada di kisaran 23–24 persen dari kuota nasional pada kuartal I 2026.
  • Ketahanan BBM tercatat cukup tinggi, dengan Pertalite 18,1 hari, solar 16,5 hari, hingga Pertamax Turbo mencapai 46,5 hari.
  • Sepanjang 2025 konsumsi bensin mencapai 36,98 juta kiloliter dan solar 40,48 juta kiloliter, dengan tren awal 2026 masih menunjukkan permintaan yang kuat.

Suara.com - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengungkap realisasi penyaluran BBM subsidi dan kompensasi pada kuartal-I 2026 atau periode Januari hingga Maret.

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menyebut bahwa penyalurannya masih terkendali. Dia merinci untuk minyak tanah realisasinya penyerapannya pada triwulan I 2026, telah mencapai 23,52 persen dari kuota nasional.

Sementara BBM Jenis Penugasan Tertentu (JPT) solar penyerapannya telah mencapai 24,49 persen atau 4,5 juta kiloliter dari kuota nasional 18,6 juta kiloliter. 

Adapun untuk BBM Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite realisasi penyalurannya telah mencapai 6,8 juta kiloliter atau 23,52 persen  dari kuota nasional sebesar 29,26. 

Pengendara sepeda motor mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta, Selasa (31/3/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengendara sepeda motor mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

"Artinya kondisi penyaluran untuk BBM pada  tahun 2026 masih terkontrol dan kebutuhan  masyarakat terpenuhi dengan baik," kata Wahyudi di Kompleks Parlemen yang dikutip pada Kamis (9/4/2026). 

Terkait dengan ketahanan BBM nasional disebut dalam berstatus aman dengan Pertalite tercatat berada di level 18,1 hari, Pertamax di level  22,1 hari, dan Pertamax Turbo hingga 46,5 hari.

Sementara untuk solar berada di level 16,5 hari, serta Avtur terjaga dengan level  28,1 hari.

BPH Migas mencatat total konsumsi BBM nasional jenis bensin sepanjang tahun 2025 menembus angka 36,98 juta kiloliter . 

Di periode yang sama, penyerapan kategori gasoil atau solar tercatat lebih tinggi, yakni sebesar 40,48 juta kiloliter.

Sementara hingga Februari 2026, tren konsumsi menunjukkan angka 5,88 juta kiloliter  untuk bensin dan 6,57 juta kiloliter  untuk solar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Sebut Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi Masih Dikalkulasi

Bahlil Sebut Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi Masih Dikalkulasi

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:24 WIB

5 Langkah Mitigasi Pemerintah Hadapi Krisis Energi

5 Langkah Mitigasi Pemerintah Hadapi Krisis Energi

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 07:10 WIB

Pembatasan BBM Subsidi 50 Liter per Hari Berlaku sampai Mei 2026

Pembatasan BBM Subsidi 50 Liter per Hari Berlaku sampai Mei 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 10:51 WIB

Terkini

AVIA Bagikan Dividen Jumbo Rp1,36 Triliun, Segini Jatah untuk Pemegang Saham

AVIA Bagikan Dividen Jumbo Rp1,36 Triliun, Segini Jatah untuk Pemegang Saham

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 17:57 WIB

IHSG Naik Lagi ke Level 7.307, Ini Pendorongnya

IHSG Naik Lagi ke Level 7.307, Ini Pendorongnya

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 17:14 WIB

Rupiah Kembali Takluk, Terperosok ke Level Rp 17.090/USD

Rupiah Kembali Takluk, Terperosok ke Level Rp 17.090/USD

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 16:48 WIB

OCBC NISP Tebar Dividen Rp1,03 Triliun, Simak Rincian Hasil RUPST Terbaru!

OCBC NISP Tebar Dividen Rp1,03 Triliun, Simak Rincian Hasil RUPST Terbaru!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 16:46 WIB

Lowongan Kerja Bea Cukai Lulusan SMA Dipercepat Purbaya Jadi Bulan Ini

Lowongan Kerja Bea Cukai Lulusan SMA Dipercepat Purbaya Jadi Bulan Ini

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 16:39 WIB

H&M Umumkan 160 Toko Bakal Gulung Tikar di 2026

H&M Umumkan 160 Toko Bakal Gulung Tikar di 2026

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 16:29 WIB

CFX Dorong Kepercayaan Aset Digital Lewat Forum Diskusi CFX Connect Vol.2

CFX Dorong Kepercayaan Aset Digital Lewat Forum Diskusi CFX Connect Vol.2

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 15:11 WIB

Selat Malaka Milik Siapa? Bikin Singapura Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz

Selat Malaka Milik Siapa? Bikin Singapura Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 14:49 WIB

Proyeksi Ekonomi RI Turun, Purbaya Tantang Balik World Bank Suruh Minta Maaf

Proyeksi Ekonomi RI Turun, Purbaya Tantang Balik World Bank Suruh Minta Maaf

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 14:10 WIB

14 Hari Penentu Nasib Dunia: Perundingan AS-Iran Gagal, Ekonomi di Ambang Kehancuran

14 Hari Penentu Nasib Dunia: Perundingan AS-Iran Gagal, Ekonomi di Ambang Kehancuran

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 14:02 WIB