Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 09 April 2026 | 18:00 WIB
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari
Antrean kendaraan mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Realisasi penyaluran Pertalite, solar, dan minyak tanah berada di kisaran 23–24 persen dari kuota nasional pada kuartal I 2026.
  • Ketahanan BBM tercatat cukup tinggi, dengan Pertalite 18,1 hari, solar 16,5 hari, hingga Pertamax Turbo mencapai 46,5 hari.
  • Sepanjang 2025 konsumsi bensin mencapai 36,98 juta kiloliter dan solar 40,48 juta kiloliter, dengan tren awal 2026 masih menunjukkan permintaan yang kuat.

Suara.com - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengungkap realisasi penyaluran BBM subsidi dan kompensasi pada kuartal-I 2026 atau periode Januari hingga Maret.

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menyebut bahwa penyalurannya masih terkendali. Dia merinci untuk minyak tanah realisasinya penyerapannya pada triwulan I 2026, telah mencapai 23,52 persen dari kuota nasional.

Sementara BBM Jenis Penugasan Tertentu (JPT) solar penyerapannya telah mencapai 24,49 persen atau 4,5 juta kiloliter dari kuota nasional 18,6 juta kiloliter. 

Adapun untuk BBM Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite realisasi penyalurannya telah mencapai 6,8 juta kiloliter atau 23,52 persen  dari kuota nasional sebesar 29,26. 

Pengendara sepeda motor mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta, Selasa (31/3/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengendara sepeda motor mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

"Artinya kondisi penyaluran untuk BBM pada  tahun 2026 masih terkontrol dan kebutuhan  masyarakat terpenuhi dengan baik," kata Wahyudi di Kompleks Parlemen yang dikutip pada Kamis (9/4/2026). 

Terkait dengan ketahanan BBM nasional disebut dalam berstatus aman dengan Pertalite tercatat berada di level 18,1 hari, Pertamax di level  22,1 hari, dan Pertamax Turbo hingga 46,5 hari.

Sementara untuk solar berada di level 16,5 hari, serta Avtur terjaga dengan level  28,1 hari.

BPH Migas mencatat total konsumsi BBM nasional jenis bensin sepanjang tahun 2025 menembus angka 36,98 juta kiloliter . 

Di periode yang sama, penyerapan kategori gasoil atau solar tercatat lebih tinggi, yakni sebesar 40,48 juta kiloliter.

baca juga

Sementara hingga Februari 2026, tren konsumsi menunjukkan angka 5,88 juta kiloliter  untuk bensin dan 6,57 juta kiloliter  untuk solar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Sebut Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi Masih Dikalkulasi

Bahlil Sebut Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi Masih Dikalkulasi

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:24 WIB

5 Langkah Mitigasi Pemerintah Hadapi Krisis Energi

5 Langkah Mitigasi Pemerintah Hadapi Krisis Energi

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 07:10 WIB

Pembatasan BBM Subsidi 50 Liter per Hari Berlaku sampai Mei 2026

Pembatasan BBM Subsidi 50 Liter per Hari Berlaku sampai Mei 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 10:51 WIB

Terkini

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:57 WIB

×