Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.986,497
LQ45 594,918
Srikehati 295,219
JII 350,443
USD/IDR 17.983

Rupiah Kembali Takluk, Terperosok ke Level Rp 17.090/USD

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Kamis, 09 April 2026 | 16:48 WIB
Rupiah Kembali Takluk, Terperosok ke Level Rp 17.090/USD
Rupiah masih tertekan dolar AS dan betah di level Rp 17.000/USD. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa]
baca 10 detik
  • Rupiah turun 0,46 persen akibat kenaikan harga minyak dan ketidakpastian gencatan senjata di Timur Tengah.
  • Pasar masih ragu terhadap stabilitas kawasan, sehingga mendorong investor lebih berhati-hati dan menekan mata uang emerging market.
  • Mayoritas mata uang Asia ikut melemah terhadap dolar AS, dengan peso Filipina mencatat penurunan terdalam, sementara baht Thailand menjadi satu-satunya yang menguat.

Suara.com - Nilai tukar rupiah masih meloyo hingga akhir perdagangan Kamis, 9 April 2026. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup  ke level Rp 17.090 per dolar Amerika Serikat (AS).

Dengan level itu, rupiah melemah 0,46 persen dibanding penutupan pada Rabu (8/4/2026) yang berada di level Rp 17.012 per dolar AS.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp 17.082 per dolar AS.

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi kenaikan harga minyak yang masih terjadi.

"Rupiah ditutup melemah cukup besar di tengah sentimen pasar yang berbalik memburuk dan naiknya harga minyak mentah dunia oleh ketidakpastian gencatan senjata dan pembukaaan selat Hormuz," katanya saat dihubungi Suara.com.

Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]

Lukman menjelaskan, posisi rupiah masih akan didikte oleh perkembangan di Timur Tengah. Apalagi, pasar umumnya masih meragukan bahwa gencatan senjata dapat dipertahankan mengingat Israel masih terus mengebom Lebanon. 

"Sentimen diperkirakan masih akan risk off dan menekan rupiah, walau BI diperkirakan akan kembali mengintervensi, namun mungkin akan terbatas, mengingat cadangan devisa yang terus turun mencapai level terendah sejak Juli 2024," jelasnya. 

Sementara itu, mayoritas mata uang melemah terhadap dolar AS sore ini. Peso Filipina mencatat pelemahan terdalam yakni 0,54 persen disusul rupiah yang melemah 0,46 persen. 

Lalu, yen Jepang melemah 0,30 persen, rupee India melemah 0,27 persen, ringgit Malaysia melemah 0,26 persen, won Korea melemah 0,25 persen.

baca juga

Disusul, dolar Taiwan melemah 0,15 persen, yuan China melemah 0,13 persen.Lalu, dolar Singapura melemah 0,11 persen dan dolar Hong Kong yang melemah 0,02 persen.

Sedangkan, baht Thailand menjadi satu-satunya mata uang Asia yang menguat terhadap dolar AS sore ini dengan penguatan 0,03 persen.

Selain itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang Utama dunia ada di 99,03, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 99,13.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mimpi Besar Prabowo Terancam, World Bank Beri Catatan Ini

Mimpi Besar Prabowo Terancam, World Bank Beri Catatan Ini

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 13:37 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini : Melemah ke Rp17.043 per Dolar AS

Kurs Rupiah Hari Ini : Melemah ke Rp17.043 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:49 WIB

Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi, Tapi di Bawah USD 100/Barel

Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi, Tapi di Bawah USD 100/Barel

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:23 WIB

Terkini

WIKA, WSKT hingga INAF Masuk Daftar Hitam BEI, Terancam Delisting

WIKA, WSKT hingga INAF Masuk Daftar Hitam BEI, Terancam Delisting

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:35 WIB

Ancaman Phishing Makin Ganas, Kaspersky Blokir 140 Juta Serangan dalam Tiga Bulan

Ancaman Phishing Makin Ganas, Kaspersky Blokir 140 Juta Serangan dalam Tiga Bulan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:29 WIB

Said Iqbal Akhirnya Temui Purbaya, Minta Pajak JHT hingga THR Dihapus

Said Iqbal Akhirnya Temui Purbaya, Minta Pajak JHT hingga THR Dihapus

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:07 WIB

S&P Dow Jones Ancam Turunkan Kasta Indonesia, Soroti Transparansi Bursa

S&P Dow Jones Ancam Turunkan Kasta Indonesia, Soroti Transparansi Bursa

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:38 WIB

Pegadaian Gelar Sales Town Hall 2026, Perkuat Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Pegadaian Gelar Sales Town Hall 2026, Perkuat Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:00 WIB

Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM

Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:56 WIB

Sidang Korupsi INALUM Bongkar Risiko Penjualan Alloy: Piutang Rp140 Miliar Diduga Akibat Penipuan

Sidang Korupsi INALUM Bongkar Risiko Penjualan Alloy: Piutang Rp140 Miliar Diduga Akibat Penipuan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:58 WIB

Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik

Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:45 WIB

Selaras dengan Danantara, BTN Perkuat Transformasi Bisnis dan Bukukan Kinerja di Atas Rata-Rata

Selaras dengan Danantara, BTN Perkuat Transformasi Bisnis dan Bukukan Kinerja di Atas Rata-Rata

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:02 WIB

BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis

BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:44 WIB

×