Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 09 April 2026 | 19:34 WIB
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
Suasana gedung bertingkat perkantoran di Jakarta, Kamis (7-3-2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Bank Dunia puji ketahanan ekonomi RI hadapi gejolak harga energi global per April 2026.
  • Ekspor komoditas jadi "lindung nilai alami" yang menjaga stabilitas neraca dagang Indonesia.
  • Subsidi BBM efektif redam inflasi RI tetap rendah di angka 0,22% saat harga minyak dunia naik.

Suara.com - Bank Dunia memberikan rapor hijau bagi ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global yang kian memanas.

Dalam laporan terbarunya, lembaga moneter internasional tersebut menyebut Indonesia sebagai salah satu negara di kawasan Asia Timur dan Pasifik yang paling tangguh menghadapi tekanan harga energi akibat gejolak geopolitik.

Mengutip laporan World Bank  bertajuk East Asia and Pacific Economic Update edisi April 2026 yang dirilis Kamis (9/4/2026), ekonomi Indonesia dinilai memiliki bantalan (buffer) yang cukup kuat untuk menahan guncangan eksternal. Salah satu faktor kuncinya adalah status Indonesia yang masih menikmati pendapatan ekspor komoditas.

Bank Dunia menyebut fenomena ini sebagai "natural hedge" atau lindung nilai alami. Keuntungan dari ekspor komoditas ini diyakini mampu menjaga stabilitas neraca dagang, transaksi berjalan, hingga menekan defisit fiskal meskipun harga energi di pasar global tengah melonjak.

"Negara dengan bantalan kuat, seperti Kamboja, Vietnam, dan Indonesia, memiliki ruang kebijakan yang besar untuk menyerap tekanan tersebut," tulis Bank Dunia dalam laporannya.

Selain faktor komoditas, Bank Dunia juga menyoroti kebijakan pemerintah Indonesia dalam menjaga stabilitas harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Langkah ini dinilai sangat efektif dalam meredam transmisi kenaikan harga energi global ke tingkat inflasi domestik.

Berdasarkan simulasi empiris Bank Dunia, jika harga minyak dunia naik sebesar USD 20 per barel, dampaknya terhadap inflasi di Indonesia diprediksi akan tetap moderat.

Sebagai perbandingan, inflasi Thailand diperkirakan bakal melonjak hingga 0,67 persen dan Filipina sebesar 0,62 persen dalam enam bulan ke depan. Sementara itu, Indonesia diproyeksikan hanya mengalami dampak inflasi sebesar 0,22 persen, angka yang mendekati stabilitas inflasi China.

"Indonesia menunjukkan respons inflasi yang moderat, yang sebagian disebabkan oleh subsidi domestik dan mekanisme harga yang diatur pemerintah, sehingga melindungi konsumen dari tekanan harga energi," lanjut laporan tersebut.

baca juga

Dengan fundamental yang solid dan kebijakan subsidi yang tepat sasaran, Bank Dunia meyakini Indonesia masih memiliki ruang manuver kebijakan yang luas untuk menavigasi tantangan ekonomi global ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:22 WIB

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:47 WIB

Prabowo Luncurkan Pabrik EV di Magelang, Dorong Industri Hijau Nasional

Prabowo Luncurkan Pabrik EV di Magelang, Dorong Industri Hijau Nasional

Foto | Kamis, 09 April 2026 | 17:23 WIB

Terkini

Berlangsung Tertutup, Teddy Beberkan Pertemuan Mendadak Prabowo dan Menlu Singapura di Hambalang

Berlangsung Tertutup, Teddy Beberkan Pertemuan Mendadak Prabowo dan Menlu Singapura di Hambalang

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Pemerintah Gemar Solusi Instan, Siapa yang Menyelesaikan Akar Masalah?

Pemerintah Gemar Solusi Instan, Siapa yang Menyelesaikan Akar Masalah?

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Perbedaan Lip Balm vs Lip Serum vs Lip Butter, Bagus Mana untuk Bibir?

Perbedaan Lip Balm vs Lip Serum vs Lip Butter, Bagus Mana untuk Bibir?

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin

Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Timnas Indonesia U-20 TC ke Turki, Hadapi Dua Lawan Berat, Siapa Saja Mereka?

Timnas Indonesia U-20 TC ke Turki, Hadapi Dua Lawan Berat, Siapa Saja Mereka?

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:15 WIB

7 Cara Mencuci Baju Bahan Rayon agar Tidak Menyusut, Dijamin Awet

7 Cara Mencuci Baju Bahan Rayon agar Tidak Menyusut, Dijamin Awet

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Bahlil Minta Maaf ke KKKS Pendapatan Berkurang Imbas Stop Ekspor Gas

Bahlil Minta Maaf ke KKKS Pendapatan Berkurang Imbas Stop Ekspor Gas

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Hasto Akui Sudah Bertemu PKS Bahas Ijazah Gibran, Singgung Pemimpin Hasil Intervensi Orang Tua

Hasto Akui Sudah Bertemu PKS Bahas Ijazah Gibran, Singgung Pemimpin Hasil Intervensi Orang Tua

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:12 WIB

Rupiah di Bibir Rekor Terlemah

Rupiah di Bibir Rekor Terlemah

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:11 WIB

Dasco Minta Kritik Malaysia dan Singapura soal Kabut Asap Dijawab dengan Kerja yang Dapat Diuji

Dasco Minta Kritik Malaysia dan Singapura soal Kabut Asap Dijawab dengan Kerja yang Dapat Diuji

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:07 WIB

×