Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Tengah Hadapi Kesulitan, Anak Usaha Pupuk Indonesia Tetap Jalankan TJSL

M Nurhadi, Achmad Fauzi

Senin, 02 Januari 2023 | 13:31 WIB
Tengah Hadapi Kesulitan, Anak Usaha Pupuk Indonesia Tetap Jalankan TJSL
PT Rekayasa Industri (Rekind) ikut berperan aktif guna membantu meringankan beban korban gempa Cianjur, Jawa Barat/Dokumentasi Rekind

Suara.com - PT Rekayasa Industri (Rekind) ikut berperan membantu meringankan beban korban gempa Cianjur, Jawa Barat lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL.

Direktur Utama Rekind Triyani Utaminingsih mengatakan,  meskipun tengah dihadapkan pada situasi sulit, Rekind tetap berupaya untuk bisa berperan aktif guna membantu meringankan beban yang dihadapi para korban di Cianjur, Jawa Barat.  

Untuk diketahui, Gempa yang terjadi pada 21 November 2022 itu, menelan korban jiwa 600 orang. Meluluhlantakkan 17.864 bangunan, seperti rumah, fasilitas umum, perkantoran, sekolah dan tempat ibadah. Akibatnya 104 ribu warga Kabupaten Cianjur terpaksa mengungsi di 224 posko pengungsian, baik yang terpusat maupun mandiri.

"Bantuan yang diberikan ini merupakan bentuk komitmen kami  dalam mengedepankan program TJSL, sebagai salah satu bentuk aspek keberlanjutan perusahaan," ujarnya di Jakarta, Senin (2/1/2023).

Program ini, lanjut Triyani, juga merupakan salah satu wujud nyata hadirnya Rekind bagi masyarakat dan kepedulian dalam menanggulangi bencana.

Melalui Tim TJSL, Rekind berupaya bisa menyalurkan bantuan bagi korban bencana gempa sesuai dengan target yang direncanakan, sehingga bantuan yang disalurkan bisa tepat sasaran dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

Bantuan yang diberikan oleh anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) ini difokuskan  kepada warga Cugenang dan sekitarnya. Bantuan ini disalurkan melalui Posko PT Pupuk Indonesia (Persero)  Group di bawah ‘komando’ Tim PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC).

Melalui posko ini, bantuan yang diberikan digunakan untuk meringankan beban pengungsi melalui pemenuhan satu unit tenda pengungsi  berukuran 6x12 meter. Selain itu ada juga bantuan berupa sembako dan pakaian layak pakai.

"Kenapa Cugenang yang kami pilih? Karena desa ini merupakan lokasi terparah dan sulit dijangkau oleh tim SAR karena lokasi pemukimannya padat dan akses jalan yang sempit ditambah tertutup puing-puing bangunan yang hampir semuanya rata dengan tanah. Untuk itu PI Group menjadikan Desa Cugenang sebagai lokasi posko," ungkap VP Comdev & TJSL Rekind, Herman Susatyo.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekind Mulai Bangun Pabrik CO2 Cair Kapasitas 50 Ribu Ton Milik KPI di Bontang

Rekind Mulai Bangun Pabrik CO2 Cair Kapasitas 50 Ribu Ton Milik KPI di Bontang

Bisnis | Jum'at, 16 Desember 2022 | 15:27 WIB

Rekind Siapkan Pabrik Percontohan Limbah Kelapa Sawit Modern

Rekind Siapkan Pabrik Percontohan Limbah Kelapa Sawit Modern

Bisnis | Jum'at, 02 Desember 2022 | 08:59 WIB

Rekind dan Kaltim Parna Industri Sepakat Bangun Pabrik CO2 Cair Kapasitas 50 Ribu Ton di Bontang

Rekind dan Kaltim Parna Industri Sepakat Bangun Pabrik CO2 Cair Kapasitas 50 Ribu Ton di Bontang

Bisnis | Jum'at, 25 November 2022 | 15:36 WIB

Terkini

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:05 WIB

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB