Rekind dan Kaltim Parna Industri Sepakat Bangun Pabrik CO2 Cair Kapasitas 50 Ribu Ton di Bontang

Iwan Supriyatna

Jum'at, 25 November 2022 | 15:36 WIB
Rekind dan Kaltim Parna Industri Sepakat Bangun Pabrik CO2 Cair Kapasitas 50 Ribu Ton di Bontang
Rekind dan PT Kaltim Parna Industri menjalin kerjasama pembangunan Pabrik CO2 Liquefaction dengan kapasitas 50.000 Ton per tahun, yang berlokasi di Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Suara.com - PT Rekayasa Industri (Rekind) kembali mendapat kepercayaan. Pengalamannya selama 41 tahun menjadi perusahaan yang bergerak di bidang Engineering, Procurement dan Construction (EPC) menarik minat PT Kaltim Parna Industri untuk mengembangkan kerjasama.

Rekind dan PT Kaltim Parna Industri menjalin kerjasama pembangunan Pabrik CO2 Liquefaction dengan kapasitas 50.000 Ton per tahun, yang berlokasi di Kota Bontang, Kalimantan Timur.

“Rekind dan PT Kaltim Parna Industri bersepakat bahwa Rekind akan memberikan jasa pembangunan proyek bagi kepentingan PT Kaltim Parna Industri sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku dan tertuang dalam kerjasama ini. Kami juga sepakat akan melaksanakan kerjasama yang eksklusif dan saling menguntungkan. Dalam proyek ini Rekind tidak hanya fokus melaksanakan kegiatan EPC, tetapi juga akan membantu PT Kaltim Parna Industri untuk pengembangan usahanya serta memberikan masukan atau ide hilirisasi agro based industry,” tegas Direktur Utama Rekind Triyani Utaminingsih.

Ditambahkan wanita yang dikenal dengan sapaan Yani tersebut, langkah ini juga merupakan komitmen awal Rekind dalam mewujudkan hubungan kerjasama yang saling menguntungkan dan diyakini mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan dengan tetap memperhatikan prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

“Selain komitmen dalam menyelesaikan proyek, Rekind berpegang dan akan mengedepankan pengembangan kompetensi dan inovasi. Namun, yang tidak kalah penting dalam mendukung terselesaikannya proyek ini sesuai dengan target yang ditentukan, pastinya ditunjang dari kuatnya sinergi antara PT Kaltim Parna Industri selaku pemilik proyek dan Rekind selaku kontraktor utama,” terang Yani.

"Berangkat dari komitmen untuk bersumbangsih dalam mengendalikan emisi gas buang CO2 sebagai by product pengoperasian pabrik Amoniak yang bernilai komersial, PT Kaltim Parna Industri berharap pembangunan pabrik CO2 cair ini berdaya guna bagi pengguna produknya dan dapat diikuti oleh industri yang berproduk samping sama untuk membantu lingkungan lebih hijau. Going west or going east, going green is the best," ujar Hari Supriyadi Presiden Direktur PT Kaltim Parna Industri. 

Bicara soal pengalaman, kemampuan perusahaan EPC Nasional ini tidak diragukan lagi. Sebelumnya di tahun 2020, Rekind telah merampungkan pengerjaan Proyek Pabrik CO2 Cair milik PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC). Bahkan berkat pengalaman, kompetensi dan inovasinya, Rekind mampu menyelesaikan proyek tersebut lebih awal dari ketentuan yang disepakati di dalam kontrak. 

Saat ini kebutuhan CO2 murni di Indonesia mencapai 250 ton perhari. Hanya saja, CO2 murni yang dihasilkan masih menggunakan bahan baku dari minyak bumi, sehingga harga jual CO2 murni menjadi cukup tinggi.

Melalui kompetensi dan inovasi Rekind, Pabrik CO2 yang dioperasikan PKC menggunakan bahan baku limbah gas ekses CO2 dari pabrik PKC sehingga hal ini mampu menekan harga bahan baku. Bahkan Industri pemurnian CO2 ini tidak saja memberi kontribusi pada penyelamatan lingkungan, tapi dari sisi ekonomi juga memiliki daya jual yang sangat tinggi. 

baca juga

Produk akhir pabrik berupa CO2 murni yang merupakan standard food grade ini sangat diperlukan oleh berbagai jenis industri. Dalam industri makanan dan minuman, misalnya, CO2 murni digunakan untuk pembuatan minuman berkarbonasi, pengawetan makanan serta perikanan dengan dry ice, pemutihan gula, pembuatan rokok dan masih banyak lagi. CO2 murni ini juga bisa digunakan dalam industri manufaktur pengelasan, pemutihan kertas, fumigasi pada sektor pertanian dan secondary oil recovery.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Usaha Rekind Bangun Kerjasama Elektrikal Dukung Target NZE 2060

Anak Usaha Rekind Bangun Kerjasama Elektrikal Dukung Target NZE 2060

Bisnis | Rabu, 23 November 2022 | 08:50 WIB

Rekind Kirim Tracon untuk Hadiri Forum Fasilitas Produksi Migas 2022

Rekind Kirim Tracon untuk Hadiri Forum Fasilitas Produksi Migas 2022

Bisnis | Selasa, 08 November 2022 | 13:17 WIB

Rekind Diharapkan Kembali Kuasai Pangsa Pasar EPC di Tanah Air

Rekind Diharapkan Kembali Kuasai Pangsa Pasar EPC di Tanah Air

Bisnis | Selasa, 01 November 2022 | 10:32 WIB

Terkini

Bikin Penasaran: Honda Siapkan SUV Ringkas Baru Bermesin 1200 cc, Benarkah Pakai Punya Brio?

Bikin Penasaran: Honda Siapkan SUV Ringkas Baru Bermesin 1200 cc, Benarkah Pakai Punya Brio?

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:25 WIB

Gus Yasin Bongkar Peran Penting Anak Muda Jateng Demi Wujudkan Indonesia Emas 2045

Gus Yasin Bongkar Peran Penting Anak Muda Jateng Demi Wujudkan Indonesia Emas 2045

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:25 WIB

Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Kasus Motor Listrik MBG, Anggaran Capai Rp1,2 Triliun

Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Kasus Motor Listrik MBG, Anggaran Capai Rp1,2 Triliun

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:21 WIB

Food Waste Makin Mengkhawatirkan, Mengapa Sampah Makanan Bisa Picu Pemanasan Global?

Food Waste Makin Mengkhawatirkan, Mengapa Sampah Makanan Bisa Picu Pemanasan Global?

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Kejagung Tetapkan 4 Tersangka Baru Kasus Korupsi Pengadaan Motor Buat MBG

Kejagung Tetapkan 4 Tersangka Baru Kasus Korupsi Pengadaan Motor Buat MBG

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:19 WIB

9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam

9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Sinopsis Shadow Punisher, Dracin Terbaru Luo Yun Xi dan Alen Fang di iQiyi

Sinopsis Shadow Punisher, Dracin Terbaru Luo Yun Xi dan Alen Fang di iQiyi

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Cushion Wardah Warna Biru untuk Kulit Apa? Mampu Menyamarkan Flek Hitam Menurut Review

Cushion Wardah Warna Biru untuk Kulit Apa? Mampu Menyamarkan Flek Hitam Menurut Review

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Resep Kuliner Tradisional Mulai Hilang, 45 Persen Warisan Gastronomi Indonesia Terancam Punah

Resep Kuliner Tradisional Mulai Hilang, 45 Persen Warisan Gastronomi Indonesia Terancam Punah

Jogja | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:14 WIB

Pertamina Patra Niaga Dukung Koperasi Desa Merah Putih lewat Penyaluran LPG

Pertamina Patra Niaga Dukung Koperasi Desa Merah Putih lewat Penyaluran LPG

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:14 WIB

×