Angka Kemiskinan di Jateng Terus Turun di Bawah Kepemimpinan Ganjar

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 06 Januari 2023 | 06:18 WIB
Angka Kemiskinan di Jateng Terus Turun di Bawah Kepemimpinan Ganjar
Dibawah kepemimpinan Gubernur Ganjar Pranowo selama dua periode, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) terus berupaya mengentaskan kemiskinan.

Suara.com - Dibawah kepemimpinan Gubernur Ganjar Pranowo selama dua periode, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) terus berupaya mengentaskan kemiskinan. Setidaknya dalam 3 tahun terakhir sejak tahun 2020, Ganjar selalu berhasil menurunkan jumlah penduduk miskin dari tahun ke tahun.

Tercatat, pada bulan September 2020 jumlah penduduk miskin Jateng sebanyak 4,119 juta orang (11,84 persen). Pada September 2021 turun lagi menjadi 3,934 juta orang (11,25 persen). Hingga bulan Maret 2022, jumlahnya berhasil ditekan lagi menjadi 3,831 juta orang (10,93 persen).

Selama dua periode kepemimpinannya sejak tahun 2013 lalu, mantan anggota DPR RI itu telah berhasil menurunkan angka kemiskinan di Jateng hingga 3,51 persen. Dari tahun 2013 yang berjumlah 4,8 juta penduduk miskin, menjadi tinggal 3,8 juta penduduk miskin.

Bahkan, Jateng juga pernah menurunkan jumlah penduduk miskin terbanyak secara nasional periode September 2021 hingga Maret 2022. Selama kurun waktu tersebut, Jateng berhasil menekan angka kemiskinan sebanyak 102.570 orang.

"Dari data kita, kita melihat beberapa indikator yang mungkin tidak akan tercapai. Maka kita sampaikan, satu soal kemiskinan, bagaimana perbaikan datanya agar target itu bisa diselesaikan," kata Ganjar usai memimpin rapat Evaluasi Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran (TA) 2022 dan Persiapan Pelaksanaan APBD TA 2023 di Kantor Gubernur Jateng.

Keberhasilan Ganjar menekan jumlah penduduk miskin di Jateng tak lepas dari sejumlah langkah agresifnya dalam mengintervensi program dan kebijakan. Ganjar selalu menginisiasi upaya-upaya kreatif dan inovatif, serta mengedepankan kepentingan masyarakat Jateng.

Beberapa program Ganjar untuk menurunkan kemiskinan antara lain Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Tuku Lemah Oleh Omah atau beli tanah dapat rumah dan sejumlah upaya jambanisasi, listrik hingga air.

Selain itu, berbagai program juga terus digenjot seperti bantuan tunai dan non tunai, guna memberdayakan warga yang tidak dapat bekerja akibat pandemi. Pada awal tahun 2020, tercatat 133.555 keluarga se-Jateng mendapatkan bantuan sosial uang tunai sebesar Rp200.000 yang disalurkan melalui kantor pos, selama dua bulan.

Program-Program Gagasan Ganjar Pranowo

Sejak periode pertama kepemimpinannya di Jateng tahun 2013 hingga tahun 2022 kemarin, Ganjar telah berhasil merehabilitasi RTLH sebanyak 1.041.894 unit rumah di seluruh wilayah yang memiliki 29 kabupaten dan 6 kota itu. Program ini merupakan hasil pendanaan dari APBD dan seluruh pihak swasta yang turut membantu seperti BAZNAS, CSR dan filantrop.

Kemudian program Tuku Lemah Oleh Omah yang digulirkan Ganjar sejak tahun 2020 lalu, hingga kini telah banyak mewujudkan impian warga miskin untuk memiliki hunian sendiri. Tercatat, pada tahun 2020 ada 200 unit. Tahun 2021 ada 186 unit dan tahun 2022 dibangun 253 unit. Sementara tahun 2023 akan dibangun 615 unit.

Tak hanya itu, Ganjar juga telah melakukan perbaikan jamban atau jambanisasi kepada 35.000 lebih rumah di seluruh Jateng, serta mengoptimalkan ekonomi kerakyatan dengan telah merevitalisasi 79 pasar tradisional di Jateng.

Ganjar juga meluncurkan Kartu Jateng Sejahtera (KJS) yang ditujukan bagi keluarga miskin non produktif yang belum tersentuh program kesejahteraan sosial dari pemerintah. Sedikitnya, ada sekitar 13 ribu masyarakat miskin di Jateng yang disasar program KJS ini. Para pemegang KJS nantinya akan mendapatkan bantuan dana Rp200.000.

Bahkan pada tahun 2023 ini, Ganjar juga melakukan penambahan dana bantuan untuk keluarga miskin yang memegang KJS senilai Rp170.000. Dengan demikian, para pemegang KJS akan mendapatkan bantuan dana sebesar Rp370.000 yang akan diberikan secara bertahap.

Jurus selanjutnya, sektor UMKM yang menjadi motor penggerak perekonomian juga masih didominasi oleh masyarakat kelas menengah dan kelas menengah ke bawah. Hal ini pun disadari betul oleh Ganjar Pranowo dengan memanfaatkan media sosial pribadinya yang memiliki jutaan pengikut sebagai ruang promosi secara gratis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Simpatisan Jokowi dan PDIP Kompak Satukan Dukungan Ganjar-Erick

Simpatisan Jokowi dan PDIP Kompak Satukan Dukungan Ganjar-Erick

Bisnis | Kamis, 05 Januari 2023 | 17:29 WIB

Tak Terima Elektabilitas AHY Diejek Makin Keok, Elite Demokrat Beberkan Data Survei Terbaru: Baca Nih!

Tak Terima Elektabilitas AHY Diejek Makin Keok, Elite Demokrat Beberkan Data Survei Terbaru: Baca Nih!

News | Kamis, 05 Januari 2023 | 17:24 WIB

Anies Makin 'Terjun Bebas', Ganjar dan Prabowo Kini Kecipratan Wangi Kepuasan Publik ke Jokowi Naik

Anies Makin 'Terjun Bebas', Ganjar dan Prabowo Kini Kecipratan Wangi Kepuasan Publik ke Jokowi Naik

News | Kamis, 05 Januari 2023 | 14:25 WIB

Terkini

Tensi Perang Timur Tengah, Aliran Modal Asing Indonesia Hengkang Tembus Rp18 Triliun

Tensi Perang Timur Tengah, Aliran Modal Asing Indonesia Hengkang Tembus Rp18 Triliun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:27 WIB

CBDK Raup Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Laba Bersih Melonjak 48 Persen

CBDK Raup Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Laba Bersih Melonjak 48 Persen

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:10 WIB

Pertamina dan Wamen ESDM Tinjau Fuel Terminal Padalarang, Pastikan BBM Aman pada Idulfitri 2026

Pertamina dan Wamen ESDM Tinjau Fuel Terminal Padalarang, Pastikan BBM Aman pada Idulfitri 2026

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 06:28 WIB

Minyak Dunia Tembus USD 100, Bahlil Bakal Hitung Harga BBM Setelah Maret

Minyak Dunia Tembus USD 100, Bahlil Bakal Hitung Harga BBM Setelah Maret

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:24 WIB

Bulog Gelar Mudik Gratis 2026, Berangkatkan 750 Pemudik ke 15 Kota

Bulog Gelar Mudik Gratis 2026, Berangkatkan 750 Pemudik ke 15 Kota

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:19 WIB

Menaker Soal Urbanisasi: Boleh Datang, Tapi Harus Siap Bersaing

Menaker Soal Urbanisasi: Boleh Datang, Tapi Harus Siap Bersaing

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:10 WIB

Kemenhub Tegaskan Penerbangan Internasional Masih Tetap Beroperasi

Kemenhub Tegaskan Penerbangan Internasional Masih Tetap Beroperasi

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 21:59 WIB

Kisah Para Peserta Disabilitas di Mudik Gratis BUMN 2026: Kami Bahagia

Kisah Para Peserta Disabilitas di Mudik Gratis BUMN 2026: Kami Bahagia

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:49 WIB

Jaga Daya Beli Pasca Lebaran, Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Tak Naik hingga Juni 2026

Jaga Daya Beli Pasca Lebaran, Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Tak Naik hingga Juni 2026

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:25 WIB

Sinergi Astra Financial Dukung Peningkatan Akses Kesehatan Belasan Ribu Orang

Sinergi Astra Financial Dukung Peningkatan Akses Kesehatan Belasan Ribu Orang

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:17 WIB