Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.130,588
LQ45 608,029
Srikehati 297,628
JII 364,421
USD/IDR 18.083

Produk Nasabah PNM Sukses Masuki Pasar Internasional

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Rabu, 18 Januari 2023 | 17:14 WIB
Produk Nasabah PNM Sukses Masuki Pasar Internasional
Produk Kopi Gunung Catur sukses di pasar Internasional. (Dok: PNM)

Suara.com - Kerja keras PNM dalam mendukung nasabah untuk naik kelas melalui pemberian modal, pendampingan serta penguatan kapasitas usaha perlahan semakin terlihat.

Dapat dilihat melalui 2 produk nasabah yakni, Sari Timbul dan Kopi Gunung Catur yang tidak hanya sukses masuki pasar lokal namun berhasil menggaet pasar mancanegara.

Sari Timbul merupakan milik seorang nasabah bernama I Gede Rediawan asal Desa Kedisan, Tegalalang , Bali yang sudah bergabung dengan kelompok PNM sejak tahun 2015, dengan menggeluti usaha handy crab sejak 25 tahun lalu yang diawali dengan usaha mozaik.

Tetapi  dalam 4 tahun yang terakhir, dia lebih fokus ke usaha kerajinan kaca tiup dan ukiran kayu leci yang bernama ‘Sari Timbul’.

“Kita memproduksi limbah kaca jadi gelas kaca yang unik, kadang pelanggan juga ada request tempat sambal, vas bunga, tempat buah macam-macam dan kita setiap bulan mengeluarkan sample baru,” ucap Rediawan.

Memiliki 3 Artshop dengan total 40 karyawan, Sari Timbul dapat memproduksi kaca sebanyak 500 pcs dengan berbagai macam ukuran dan bentuk kaca di setiap harinya.

Ukuran kaca tiup mulai dari 10 cm sampai ukuran 50 cm tergantung dari permintaan pelanggan, dibanderol dengan harga mulai dari Rp 25.000 sampai Rp. 6.000.000.

Tidak hanya pelanggan lokal, sejauh ini usaha Rediawan juga sudah didatangi oleh konsumen asal luar negeri seperti Belgia,Belanda, Jepang, China, Australia.

Keberhasilan ini dipercaya menjadi suatu pencapaian yang baik atas komitmen PNM untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UMKM nasabah menuju go global.

baca juga

Sedangkan produk Kopi Gunung Catur dimiliki oleh I Ketut Jati, ia tergabung dalam kelompok Tani Tri Guna Karya, PNM cabang Bali sejak tahun 2015. Kopi Gunung Catur merupakan salah satu kopi single origin dengan spesies kopi Arabika, sejauh ini telah menjadi pemasok untuk 3 pasar, yakni pasar retail  dengan melakukan penjualan kopi bubuk ke warung dan pasar tradisional, pasar regional pemasaran kopi dalam bentuk green bean dan roasted bean ke kedai kopi termasuk starbuck.

Selanjutnya adalah pasar Internasional, pemasaran melalui eksportir Surabaya dan Jakarta untuk pemasaran kopi green bean ke Korea, Jepang, dan Amerika.

Empat varian kopi Arabika yang juga ditanam oleh petani kopi di wilayah Kecamatan Kintamani, Kabupaten, Bangli  adalah Kopi Arabika Kopyol, Kopi Arabika USDA, Kopi Arabika Lini S 795 dan Kopi Arabika kobra.

Sampai saat ini para nasabah masih ikut dalam program pendampingan dan pelatihan dari PNM, khususnya pelatihan mengenai media social. Harapannya dengan ini produk nasabah bisa semakin dikenal di mancanegara.

Bentuk konsistensi PNM mendukung perekonomian pada Desember 2022 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 202,4 T kepada Nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 13.921.722 juta Nasabah. Saat ini PNM memiliki 3.510 kantor layanan PNM Mekaar dan 705 kantor layanan PNM ULaMM di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 513 Kabupaten/Kota, dan 6.655 Kecamatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Intip Bisnis yang Ditinggalkan Ferdy Sambo dan Putri Jika Dipenjara Seumur Hidup

Intip Bisnis yang Ditinggalkan Ferdy Sambo dan Putri Jika Dipenjara Seumur Hidup

Bisnis | Rabu, 18 Januari 2023 | 15:56 WIB

3 Tips Mengelola Bisnis Ala Nagita Slavina

3 Tips Mengelola Bisnis Ala Nagita Slavina

Your Say | Rabu, 18 Januari 2023 | 14:36 WIB

Pantas Tak Ambil Pusing Soal Harta Gono-gini, Venna Melinda Punya Penghasilan Mentereng

Pantas Tak Ambil Pusing Soal Harta Gono-gini, Venna Melinda Punya Penghasilan Mentereng

Bisnis | Rabu, 18 Januari 2023 | 14:22 WIB

Industri E-Commerce Hadapi Tech Winter: Berlomba Berbenah Perkuat Strategi, Siapa yang Unggul Jadi No 1 di Indonesia?

Industri E-Commerce Hadapi Tech Winter: Berlomba Berbenah Perkuat Strategi, Siapa yang Unggul Jadi No 1 di Indonesia?

News | Rabu, 18 Januari 2023 | 12:05 WIB

Begini Strategi Pertamina Hulu Indonesia Hadapi Tantangan Bisnis dan Operasi di Tahun 2023

Begini Strategi Pertamina Hulu Indonesia Hadapi Tantangan Bisnis dan Operasi di Tahun 2023

Bisnis | Rabu, 18 Januari 2023 | 10:32 WIB

PNM Berdayakan dan Beri Pendampingan Kepada UMKM di Indonesia Melalui Program PKU

PNM Berdayakan dan Beri Pendampingan Kepada UMKM di Indonesia Melalui Program PKU

Bisnis | Rabu, 18 Januari 2023 | 06:00 WIB

Terkini

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:04 WIB

Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam

Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:58 WIB

Dirjen  Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M

Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M

Bali | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:49 WIB

6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten

6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten

Banten | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:41 WIB

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:35 WIB

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:31 WIB

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:29 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:26 WIB

Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten

Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten

Banten | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:20 WIB

Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?

Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:18 WIB

×