Resesi Bikin Ketar-ketir, Pemilik Emas Batangan Justru Sumringah

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 26 Januari 2023 | 09:28 WIB
Resesi Bikin Ketar-ketir, Pemilik Emas Batangan Justru Sumringah
Investasi Emas Batangan PT Emas ANTAM Indonesia. (Dok. ANTAM)

Suara.com - Harga emas stabil di dekat level tertinggi sembilan bulan pada hari Rabu karena kekhawatiran akan resesi yang menjulang membuat permintaan safe haven meningkat.

Harga emas naik melewati penurunan di pasar saham, karena permintaan safe haven untuk logam melampaui dolar di tengah meningkatnya harapan bahwa Federal Reserve akan memperlambat laju kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.

Emas telah melemah sejak pertengahan Desember di tengah meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga AS yang lebih kecil, karena pertumbuhan ekonomi dan inflasi mereda di negara tersebut. Harga juga diperdagangkan sekitar $140 di bawah rekor tertinggi yang dicapai pada tahun 2020.

Kerugian baru-baru ini di Wall Street, menyusul rentetan pendapatan perusahaan yang lemah, juga menimbulkan kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi, yang pada gilirannya mendorong permintaan emas. Harga emas batangan juga jauh mengungguli logam mulia lainnya sepanjang tahun ini. Emas naik sekitar 6%, sementara perak dan platinum masing-masing turun lebih dari 1%.

Reli logam kuning sebagian besar dipicu oleh data yang menunjukkan bahwa inflasi AS turun lebih dari yang diharapkan selama beberapa bulan terakhir, yang kemungkinan akan mengundang kenaikan suku bunga yang lebih kecil oleh Fed. Pasar secara luas menghargai kenaikan 25 basis poin oleh Fed pada bulan Februari, dan potensi jeda dalam siklus kenaikan bank sentral dalam beberapa bulan mendatang.

"Tampaknya tidak adanya komentar hawkish Fed dari periode blackout saat ini telah menghilangkan kunci sentimen risiko untuk saat ini, memberikan beberapa daya tarik baru kembali ke pertumbuhan dan akan berdampak terhadap emas,” kata Gema Merdeka Goeyardi President and Founder at Astronacci Aviatio dalam sebuah catatan dikutip CNBC, Kamis (26/1/2023).

Investor sedang menunggu untuk melihat.” Apakah Federal Reserve AS akan bereaksi terhadap kejutan penurunan inflasi dan pertumbuhan baru-baru ini, ketika bertemu minggu depan,” Gema Merdeka menambahkan.

Fokus minggu ini adalah pada data PDB kuartal keempat AS yang dirilis hari kamis, untuk mengukur seberapa banyak pertumbuhan melambat menjelang akhir tahun 2022, terutama karena dampak kenaikan suku bunga yang tajam dan inflasi yang relatif lebih tinggi mulai terasa.

Apalagi di tengah ekspektasi pemulihan tajam permintaan China tahun ini, karena negara itu bangkit kembali dari tiga tahun pembatasan COVID-19.

Namun, pasar juga semakin tidak pasti atas waktu pemulihan ekonomi China tahun ini. Sementara negara mengurangi sebagian besar pembatasan anti-COVID, itu juga bergulat dengan wabah COVID-19 yang terburuk, yang berpotensi menunda pemulihan ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perjalanan Kasus Penipuan Terbesar Indosurya, Senyum Tersangka Bebas dari Hukuman Pidana

Perjalanan Kasus Penipuan Terbesar Indosurya, Senyum Tersangka Bebas dari Hukuman Pidana

News | Rabu, 25 Januari 2023 | 16:19 WIB

Sinyal Ekonomi Suram, Harga Minyak Dunia Ambruk 2,3 Persen Hari Ini

Sinyal Ekonomi Suram, Harga Minyak Dunia Ambruk 2,3 Persen Hari Ini

Bisnis | Rabu, 25 Januari 2023 | 12:31 WIB

Jokowi Tegaskan Tak Ada Resesi Seks Di Indonesia: Yang Menikah 2 Juta, Yang Hamil 4,8 Juta

Jokowi Tegaskan Tak Ada Resesi Seks Di Indonesia: Yang Menikah 2 Juta, Yang Hamil 4,8 Juta

News | Rabu, 25 Januari 2023 | 12:21 WIB

Terkini

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 21:44 WIB

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:19 WIB

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:08 WIB

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 18:11 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:58 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:31 WIB

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:16 WIB

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB