Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.839,785
LQ45 580,916
Srikehati 283,634
JII 352,073
USD/IDR 18.034

Pupuk Kaltim Kembali Buka Program Beasiswa PKTPP Tahun 2023

Iwan Supriyatna

Jum'at, 27 Januari 2023 | 06:19 WIB
Pupuk Kaltim Kembali Buka Program Beasiswa PKTPP Tahun 2023
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali membuka program beasiswa PKT Peduli Pendidikan (PKTPP) tahun 2023.

Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali membuka program beasiswa PKT Peduli Pendidikan (PKTPP) tahun 2023, untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Perguruan Tinggi bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu di Kota Bontang.

Tahap awal, Pupuk Kaltim menggelar sosialisasi program bagi seluruh tingkatan sekolah se-Kota Bontang di Gedung Kopkar Pupuk Kaltim.

SVP SDM Pupuk Kaltim Endang Murtiningsih, mengungkapkan program yang digagas sejak 2008 ini merupakan langkah aktif Pupuk Kaltim dalam menciptakan SDM terampil, berkompeten dan berdaya saing global dengan memberikan pendidikan yang layak, khususnya bagi anak berprestasi dari keluarga kurang mampu secara finansial.

Program ini juga sesuai misi Pupuk Kaltim untuk memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan, mengingat pendidikan merupakan faktor utama pengembangan kapasitas untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Program ini memberi keleluasaan bagi penerima untuk memilih jurusan dan perguruan tinggi yang diminati, dengan pembiayaan penuh mulai awal masuk hingga lulus. Baik untuk tingkat SD hingga Perguruan Tinggi,” ujar Endang.

Dijelaskan Endang, program PKTPP sengaja menyasar mulai tingkat SD hingga Perguruan Tinggi, mengingat pendidikan bagi anak harus berkesinambungan guna terwujudnya generasi penerus yang cerdas terliterasi, kreatif dan informatif.

Hal ini bentuk implementasi komitmen Pupuk Kaltim untuk terus berperan dalam peningkatan kapasitas SDM melalui pendidikan, karena anak berhak untuk mendapat kesempatan belajar lebih tinggi dan menjadi generasi penerus bangsa yang terampil serta berkompeten.

“Sebab pendidikan bagi anak harus berkesinambungan, agar generasi penerus yang cerdas, terliterasi, sekaligus kreatif dan informatif mampu terwujud dengan baik di Kota Bontang,” tandas Endang.

Dirinya pun memastikan program PKTPP akan terus dikembangkan Pupuk Kaltim dalam mendukung pendidikan anak yang berkualitas di Bontang dan Kalimantan Timur, sehingga peran perusahaan dalam mewujudkan masyarakat yang berdaya saing, tak hanya dilihat dari penguatan kapasitas melalui berbagai pelatihan dan pengembangan kompetensi, tapi juga menyasar pendidikan sejak dini dengan kesinambungan proses secara optimal.

“Program PKTPP akan tetap menjadi bagian dari langkah Pupuk Kaltim dalam menciptakan sumberdaya manusia andal, terampil dan berdaya saing, sehingga kedepan tidak ada lagi anak di Bontang yang kesulitan mendapatkan akses pendidikan, karena Pupuk Kaltim akan hadir untuk memfasilitasi itu,” terang Endang.

Mewakili Pemkot Bontang, Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan dan Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Eka Dedy Anshariddin, menyampaikan apresiasi atas kesinambungan kontribusi Pupuk Kaltim dalam mendukung terciptanya SDM andal dan berkualitas, melalui penyediaan akses pendidikan yang layak bagi anak.

Dirinya menilai program ini sejalan dengan langkah Pemkot Bontang dalam meningkatkan SDM terampil dan berdaya saing, sehingga mampu berkompetisi di berbagai bidang.

"Kami menilai program PKTPP menjadi salah satu upaya menciptakan sumberdaya manusia yang terampil dan berkompeten di Kota Bontang, dimana anak mendapatkan akses pendidikan yang layak dengan kesinambungan proses di dalamnya," tutur Eka Dedy.

Dirinya berharap program PKTPP dapat terus diperluas, sehingga membuka kesempatan yang jauh lebih besar bagi anak berprestasi, khususnya dari keluarga kurang mampu di Kota Bontang.

Mengingat pendidikan selalu bergerak dinamis, maka kapasitas sumberdaya manusia yang mumpuni pun dituntut mampu menjawab berbagai tantangan yang ada, sehingga dapat memberikan kontribusi optimal terhadap pembangunan daerah, bangsa dan negara.

"Kami berharap melalui program PKTPP ini SDM Bontang lebih maju dan berdaya saing, karena semakin banyak anak yang terfasilitasi untuk mendapatkan pendidikan secara layak. Semoga program ini terus ditingkatkan dan dikembangkan Pupuk Kaltim, dengan jumlah penerima yang juga meningkat setiap tahun," pungkas Eka Dedy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibuka! Cek Jadwal LPDP 2023, Pendaftaran Beasiswa Tahap 1 Mulai Hari Ini

Dibuka! Cek Jadwal LPDP 2023, Pendaftaran Beasiswa Tahap 1 Mulai Hari Ini

News | Rabu, 25 Januari 2023 | 08:30 WIB

Enam Bulan Dibina Pupuk Kaltim, Puluhan Peserta PAC Batch VI Siap Jawab Tantangan Industri

Enam Bulan Dibina Pupuk Kaltim, Puluhan Peserta PAC Batch VI Siap Jawab Tantangan Industri

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2023 | 10:51 WIB

GRATIS! Beasiswa Kuliah Luar Negeri S1-S3 Termasuk Tunjangan Hidup dan Tiket Pesawat

GRATIS! Beasiswa Kuliah Luar Negeri S1-S3 Termasuk Tunjangan Hidup dan Tiket Pesawat

News | Senin, 23 Januari 2023 | 07:15 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Masyarakat Panik Banyak Tarik Uang di Bank?

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Masyarakat Panik Banyak Tarik Uang di Bank?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:50 WIB

Menteri Bahlil Mau Rombak Total Sistem Tambang RI Lewat Aturan Baru 'Gross Split'

Menteri Bahlil Mau Rombak Total Sistem Tambang RI Lewat Aturan Baru 'Gross Split'

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:15 WIB

Pertamina Bagikan Pengalaman Penggunaan Teknologi Digital dan AI untuk Ciptakan Nilai Bisnis

Pertamina Bagikan Pengalaman Penggunaan Teknologi Digital dan AI untuk Ciptakan Nilai Bisnis

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:01 WIB

BI Intervensi, Rupiah Menguat di Jumat Sore

BI Intervensi, Rupiah Menguat di Jumat Sore

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:55 WIB

Pelaku Usaha Asuransi Mulai Soroti Ancaman Inflasi Medis

Pelaku Usaha Asuransi Mulai Soroti Ancaman Inflasi Medis

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:49 WIB

Telkom Hadirkan Forum Kedaulatan Digital Nasional, Pertemukan Regulator hingga Pelaku Industri

Telkom Hadirkan Forum Kedaulatan Digital Nasional, Pertemukan Regulator hingga Pelaku Industri

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:47 WIB

Skema Gross Split Sektor Tambang Dikaji, Wamen ESDM: Ditentukan Sidang Kabinet

Skema Gross Split Sektor Tambang Dikaji, Wamen ESDM: Ditentukan Sidang Kabinet

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:47 WIB

Rupiah Makin Tak Berharga, Teknologi Fracking Didorong untuk Produksi Minyak Mentah

Rupiah Makin Tak Berharga, Teknologi Fracking Didorong untuk Produksi Minyak Mentah

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:43 WIB

NASI Bidik Balik Untung di 2026, Pasang Target Penjualan Rp66 Miliar

NASI Bidik Balik Untung di 2026, Pasang Target Penjualan Rp66 Miliar

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:40 WIB

Industri Konstruksi Tumbuh 5,49 Persen

Industri Konstruksi Tumbuh 5,49 Persen

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:13 WIB