Status 3.600 PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI Masih Menggantung, NRK Belum Juga Terbit

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 23 Juli 2026 | 14:21 WIB
Status 3.600 PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI Masih Menggantung, NRK Belum Juga Terbit
Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati. [Suara.com/Adiyoga]
baca 10 detik
  • Ribuan PPPK paruh waktu Dinas Kesehatan DKI Jakarta berunjuk rasa di Balai Kota pada 21 Juli 2026.
  • Aksi tersebut dilakukan karena mereka belum menerima nomor registrasi kepegawaian meski sudah diangkat sejak awal 2026.
  • Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta menyatakan bahwa proses penerbitan nomor registrasi tersebut saat ini masih berlangsung.

Suara.com - Ribuan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK paruh waktu di Dinas Kesehatan DKI Jakarta masih menunggu kepastian status kepegawaian mereka.

Sebanyak 3.600 PPPK paruh waktu di lingkungan Dinas Kesehatan DKI Jakarta hingga kini belum mengantongi nomor registrasi kepegawaian (NRK), meski telah diangkat sejak awal 2026.

Ketiadaan NRK inilah yang mendorong puluhan PPPK paruh waktu, yang terdiri dari tenaga kesehatan dan tenaga teknis, turun ke jalan berunjuk rasa di depan Balai Kota Jakarta pada Selasa (21/7/2026).

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan, proses penerbitan NRK saat ini berada di tangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta.

"Kami dan BKD sudah jelaskan kepada teman-teman PPPK paruh waktu ketika audiensi di DPRD Jakarta," terang Ani di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Kamis (23/7/2026).

Ani mengaku tidak dapat memastikan, berapa lama proses penerbitan NRK tersebut akan berlangsung, karena kewenangannya ada di BKD.

Senada dengan itu, Kepala BKD DKI Jakarta Premi Lasari membenarkan bahwa NRK milik para PPPK paruh waktu memang sedang diproses.

"Sedang diproses sistemnya oleh Pusat Data dan Informasi Kepegawaian BKD," ujar Premi saat dihubungi secara terpisah.

Kendati demikian, Premi juga tidak menjelaskan secara pasti kapan proses tersebut akan rampung.

baca juga

Sebelum unjuk rasa digelar, perwakilan PPPK paruh waktu sebenarnya sudah beberapa kali melakukan audiensi, salah satunya dengan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani pada 23 Juni 2026.

Saat itu, Rany menegaskan pihaknya akan terus memantau penyelesaian persoalan tersebut hingga tuntas.

"Sampai ada kepastian bagi para pegawai," kata dia.

Kejelasan NRK dinilai penting karena menyangkut kepastian hak, jenjang karier, dan perlindungan bagi PPPK paruh waktu sebagai bagian dari aparatur sipil negara (ASN). 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata

Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:38 WIB

Pemda Kesulitan Bayar Gaji PPPK, Agus Pramusinto Usul Pangkas Honor Komisaris

Pemda Kesulitan Bayar Gaji PPPK, Agus Pramusinto Usul Pangkas Honor Komisaris

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:05 WIB

Ngeluh Gaji PPPK? Mendagri Tito Tantang Pemda: Bedah APBD dan Efisiensi Dulu!

Ngeluh Gaji PPPK? Mendagri Tito Tantang Pemda: Bedah APBD dan Efisiensi Dulu!

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:05 WIB

Terkini

AI Mulai Masuk Peralatan Rumah Tangga, Mesin Cuci hingga TV Kini Makin Pintar

AI Mulai Masuk Peralatan Rumah Tangga, Mesin Cuci hingga TV Kini Makin Pintar

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:31 WIB

Lebih dari Pendidik, Guru PAUD dan TK Diharapkan Jadi Teladan Pembentukan Karakter Anak

Lebih dari Pendidik, Guru PAUD dan TK Diharapkan Jadi Teladan Pembentukan Karakter Anak

Jawa Tengah | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Modus Nyamar Jual Sayur Keliling, Dua Pria di Ponorogo Kuras 209 Gram Emas Demi Foya-foya

Modus Nyamar Jual Sayur Keliling, Dua Pria di Ponorogo Kuras 209 Gram Emas Demi Foya-foya

Jatim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Ayah Meghan Markle Terseret Kasus Pornografi Anak di Filipina

Ayah Meghan Markle Terseret Kasus Pornografi Anak di Filipina

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Asap Karhutla Kuning Masih Selimuti Palangkaraya, Ganggu Jarak Pandang

Asap Karhutla Kuning Masih Selimuti Palangkaraya, Ganggu Jarak Pandang

Kaltim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Dari Kue Hingga Skincare, Matcha Dimodifikasi Sejauh Ini Demi Bisa Disukai?

Dari Kue Hingga Skincare, Matcha Dimodifikasi Sejauh Ini Demi Bisa Disukai?

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Flek Hitam di Leher dan Dada Akibat Paparan Matahari?

Bagaimana Cara Menghilangkan Flek Hitam di Leher dan Dada Akibat Paparan Matahari?

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Menteri ESDM Minta Pegawai Prioritaskan Rakyat Dibanding Pengusaha

Menteri ESDM Minta Pegawai Prioritaskan Rakyat Dibanding Pengusaha

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Satgas PKH Tak Tangani Pidana Karhutla, Penindakan Diserahkan ke Polri dan Kejagung

Satgas PKH Tak Tangani Pidana Karhutla, Penindakan Diserahkan ke Polri dan Kejagung

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Mobil Listrik BYD Masuk Daftar Hitam Pentagon Karena Alasan Keamanan

Mobil Listrik BYD Masuk Daftar Hitam Pentagon Karena Alasan Keamanan

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:05 WIB

×