Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Harga Tiket Kereta Mahal Bikin Masyarakat Tercekik, Ternyata Ini Penyebabnya

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 20 Februari 2023 | 16:12 WIB
Harga Tiket Kereta Mahal Bikin Masyarakat Tercekik, Ternyata Ini Penyebabnya
Sebagai Ilustrasi-Calon penumpang berjalan menuju rangkaian kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis(10/12/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Banyak masyarakat yang mengeluh di Twitter bahwa harga tiket Kereta Api Indonesia makin mahal. Lantas, apa sebenarnya penyebab harga tiket kereta makin mahal? Berikut ini penjelasannya.

Seperti diketahui, ada banyak keluhan dari warganet tentang mahalnya harga tiket kereta api. Bahkan ada juga warganet yang mengatakan bahwa harga tiket kereta api lebih mahal dari harga tiket pesawat.

Keluhan tentang mahalnya harga tiket kereta ini bukan terjadi di bulan-bulan awal tahun 2023, tapi juga pada akhir tahun 2022. Hal ini pun sempat jadi trending topik di media sosial Twitter. 

Lantas, penyebab harga tiket kereta makin mahal? Penyebab mahalnya harga tiket kereta api ini sempat disampaikan Deddy Herlambang selalu Direktur Eksekutif Instran (Institut Studi Transportasi ). Adapun beberapa penyebabnya menurut Deddy Herlambang yaitu sebagai berikut.

1. Tidak Memperoleh Subsidi BBM

Deddy Herlambang menyampaikan bahwa ketiadaan BBM Solar subsidi untuk KAI ini menjadi salah satu penyebab kenaikan harga tiket kereta melambung tinggi.

2. Dikenakan TAC

Penyebab lainnya yang membuat melambungnya harga tiket kereta yaitu dikarenakan PT KAI harus bayar TAC (Track Access Charge). TAC ini merupakan sistem yang dgunakan untuk menghitung besaran biaya yang perlu dibayar oleh PT KAI pada Pemerintah terhadap penggunaan infrastruktur  rel kereta api.

TAC yang dibebankan pada PT KAI ini dinilai terlalu mahal sehingga hal tersebut berdampak melambungnya harga tiket kereta. Menurut peraturan terbaru PMK (Peraturan Menteri Keuangan) No 138 th 2021, pihak KAI harus bayar TAC senilai Rp2,4 triliun. Diketahui bahwa angka tersebut lebih tinggi dibandingkan peraturan lama yang sebesar Rp388 miliar.

3. Pembayaran IMO

Penyebab berikutnya harga tiket kereta api mengalami kenaikan karena Infrastructure Maintenance and Operation (Kontrak Perawatan dan Pengoperasian Prasarana Perkeretaapian Milik Negara) atau yang disebut juga dengan istilah IMO yang wajib dibayarkan kepada KAI belum juga dibayar oleh APBN. Sementara kekurangan IMO yang diambil dari APBN yang diprediksi mencapai kisaran angka Rp2,5 triliun.

Demikian ulasan mengenai beberapa penyebab harga tiket kereta makin mahal yang belakangan ini menjadi keluhan banyak masyarakat, bahkan sempat menjadi topik hangat di media sosial Twitter. Semoga informasi ini bermanfaat.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiket Kereta Api Lebaran di Sumut Dapat Dipesan Mulai 26 Februari 2023

Tiket Kereta Api Lebaran di Sumut Dapat Dipesan Mulai 26 Februari 2023

Sumut | Minggu, 19 Februari 2023 | 06:35 WIB

Kabar Mudik, Masyarakat Sudah Bisa Pesan Kereta Lebaran Mulai Pekan Depan

Kabar Mudik, Masyarakat Sudah Bisa Pesan Kereta Lebaran Mulai Pekan Depan

| Jum'at, 17 Februari 2023 | 13:43 WIB

2 Cara Ganti Jadwal Tiket Kereta Api Online dan Melalui Loket Stasiun

2 Cara Ganti Jadwal Tiket Kereta Api Online dan Melalui Loket Stasiun

Lifestyle | Rabu, 15 Februari 2023 | 07:00 WIB

Barang Kalian Tertinggal di Stasiun atau Gerbong Kereta Api : Berikut Ini Enam Solusi dari PT KAI

Barang Kalian Tertinggal di Stasiun atau Gerbong Kereta Api : Berikut Ini Enam Solusi dari PT KAI

| Minggu, 12 Februari 2023 | 19:01 WIB

Lulusan SMA Bisa Daftar! PT KAI Buka Lowongan Kerja Sampai 12 Februari 2023

Lulusan SMA Bisa Daftar! PT KAI Buka Lowongan Kerja Sampai 12 Februari 2023

| Sabtu, 11 Februari 2023 | 22:41 WIB

Ada Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Bagaimana Nasib Kereta Argo Parahyangan?

Ada Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Bagaimana Nasib Kereta Argo Parahyangan?

Video | Senin, 13 Februari 2023 | 10:35 WIB

Terkini

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa

Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:19 WIB

Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!

Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Tren Penurunan Berlanjut, Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Terkoreksi

Tren Penurunan Berlanjut, Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Terkoreksi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:00 WIB

Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok

Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:50 WIB

Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Turun

Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Turun

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:50 WIB

BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru

BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:35 WIB

Gerai Es Krim Mixue dan Bingxue Apakah Sama? Cek Faktanya

Gerai Es Krim Mixue dan Bingxue Apakah Sama? Cek Faktanya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:27 WIB

Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp101 Triliun, Ada yang Masih Gagal Bayar

Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp101 Triliun, Ada yang Masih Gagal Bayar

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:18 WIB

Inabuyer B2B2G Expo 2026 Dibuka, Target Transaksi UMKM Tembus Rp2,5 Triliun

Inabuyer B2B2G Expo 2026 Dibuka, Target Transaksi UMKM Tembus Rp2,5 Triliun

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:09 WIB