Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Berkaca Kasus Dandy, Boleh Nggak Kita Libur Bayar Pajak?

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 24 Februari 2023 | 13:01 WIB
Berkaca Kasus Dandy, Boleh Nggak Kita Libur Bayar Pajak?
Mario Dandy Satrio pelaku penganiayaan anak GP Ansor, David (Instagram/@__broden)

Suara.com - Warganet ikut geram dengan kasus penganiayaan yang melibatkan anak pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Saking geramnya, para warganet pun malas membayar pajak, lantaran kendaraan anak pegawai pajak itu menunggak pajak kendaraan.

Seperti akun twitter @Adit*** yang mempertanyakan kepada DJP perihal boleh tidak masyarakat tidak membayar pajak terlebih dahulu. Pasalnya, dia merasa heran dengan harta pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo yang mencapai Rp 50 miliar tapi menunggak pajak kendaraan Rubicon yang hanya Rp 7 jutaan.

"Halo @DitjenPajakRI, boleh gak kita gak bayar pajak dulu," cuit akun tersebut yang dikutip Jumat (24/2/2023).

Akun tersebut pun membubuhkan video yang juga mempertanyakan penggunaan pajak yang dibayarkan masyarakat hingga dugaan sumber harta kekayaan Rafael Alun hingga mencapai Rp 50 miliar.

"Sekarang malas nggak sih bayar pajak, iya duit kita dipakai negara. Tapi kayaknya ada sebagian dari duit kita buat ngebayarin Rubicon-nya Mario Dandy," kata pria dalam akun tersebut.

"Bapaknya Mario, Rafael Alun Trisambodo ternyata punya kekayaan lebih dari Rp 50 miliar, anggaplah gajinya sebulan Rp 100 juta, untuk sampai Rp 50 miliar lebih itu kan butuh sekitar 500 bulan. Pasti korupsi gak sih? Ya pasti ada sumber penghasilan lain, pesugihan misalnya," tambah dia.

Harta kekayaan Rafael Alun

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara KPK,  Rafael Alun Trisambodo yang menjabat sebagai kepala bagian atau eselon II memiliki harta sebesar Rp 56,1 miliar.

Secara rinci, sebagian besar harta kekayaan milik Rafael berupa tanah dan bangunan yang sebesar Rp 51,3 milar.

Terdapat 11 aset tanah dan bangunan yang tersebar di Kab/Kota Sleman, Kab/Kota Manado, Kab/Kota Jakarta Selatan, dan Kab./Kota Jakarta Barat.

Kemudian, Rafael juga memiliki harta kekayaan berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp 425 juta di mana, rinciannya mobil Toyota Camry tahun 2008, mobil Toyota Kijang tahun 2018.

Rafael tercatat, memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 420 juta, surat berharga senilai Rp 1,55 miliar, kas dan setara kas Rp 1,34 miliar, serta harta lainnya senilai Rp 419 juta.

Rafael juga tercatat tidak memiliki utang sepeser pun. Dengan rincian itu, maka harta kekayaan Rafael sebesar Rp 56,1 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Sebut Penganiayaan Anak Pejabat Pajak Keji

Sri Mulyani Sebut Penganiayaan Anak Pejabat Pajak Keji

Bisnis | Jum'at, 24 Februari 2023 | 10:48 WIB

Harta Rafael Alun Trisambodo Rp 56 Miliar Diragukan, Bakal Diselidiki

Harta Rafael Alun Trisambodo Rp 56 Miliar Diragukan, Bakal Diselidiki

Bisnis | Jum'at, 24 Februari 2023 | 10:52 WIB

Sri Mulyani Copot Rafael Alun Trisambodo Buntut Penganiayaan Keji yang Dilakukan Anaknya

Sri Mulyani Copot Rafael Alun Trisambodo Buntut Penganiayaan Keji yang Dilakukan Anaknya

Bisnis | Jum'at, 24 Februari 2023 | 10:47 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB