Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Ini Keunggulan Investasi Obligasi Fixed Rate

Vania Rossa

Kamis, 30 Maret 2023 | 13:39 WIB
Ini Keunggulan Investasi Obligasi Fixed Rate
Ilustrasi investasi (Pexels.com/FBurak The Weekender)

Suara.com - Ingin mendiversifikasikan portofolio investasi tapi bingung kemana dan bagaimana caranya? Bibit.id menghadirkan inovasi Bibit Plus, di mana seluruh masyarakat bisa dengan mudah membeli Obligasi Negara Fixed Rate (FR) yang 100% dijamin oleh pemerintah Indonesia.

Head of Investment Research Bibit.id, Vivi Handoyo Lie, mengatakan bahwa Obligasi FR memiliki beberapa keunggulan yang menjadikannya menarik.

Pertama, yield Obligasi FR tergolong tinggi dan lebih besar daripada deposito atau tabungan di bank.

Saat ini, rata-rata yield Obligasi FR adalah sekitar 5-7% per tahun.

Apabila mengacu pada Data Statistik Perbankan Indonesia bulan Desember 2022, rata-rata suku bunga deposito ≥12 bulan bank umum adalah 4,68% per tahun, sementara pada periode yang sama inflasi telah menyentuh angka 5,51%.

Di sisi lain, pajak yang dikenakan pada Obligasi FR juga hanya 10%, berbeda dari deposito yang berada di angka 20%.

Kedua, dari segi keamanan, Obligasi FR merupakan instrumen investasi yang sangat aman karena pemerintah Indonesia menjamin 100% pembayaran pokok dan kuponnya.

Investasi Obligasi Fixed Rate. (Dok. Bibit)
Investasi Obligasi Fixed Rate. (Dok. Bibit)

Berbeda dari deposito yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan memiliki batas maksimal Rp2 milyar per bank per nasabah, jumlah investasi Obligasi FR tetap dijamin oleh negara tanpa batas maksimal. Obligasi negara FR biasanya disebut risk-free asset, karena bisa dibilang hampir tidak ada risiko gagal bayar.

“Investor juga tidak perlu khawatir dengan jatuh tempo Obligasi FR yang terlihat lama, karena Obligasi FR diperdagangkan di pasar sekunder sehingga sangat likuid. Artinya, investor bisa menjual investasinya sebelum jatuh tempo,” kata Vivi dalam keterangannya.

Dari segi kejelasan, Vivi menekankan bahwa semua produk yang diinvestasikan lewat Bibit, mulai dari reksadana, saham, dan Obligasi FR tercatat di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sehingga semua investasi tersebut tercatat atas nama pengguna/investor selaku pemilik aset.

Dari segi harga, harga yang Bibit tawarkan juga sangat kompetitif. Harga belinya lebih rendah sehingga investor bisa mendapatkan yield lebih tinggi. Harga jualnya pun lebih tinggi. Dengan demikian, spread jual-beli jadi lebih rendah. Selain itu, tidak ada biaya-biaya tersembunyi untuk berinvestasi FR di Bibit.

Menurut Vivi, sebagai instrumen investasi yang sangat aman, Obligasi FR cocok untuk investor yang ingin melindungi aset mereka dari inflasi dan mendapat passive income yang pasti.

Untuk produk-produk yang bisa dibeli kapanpun di Bibit juga cukup beragam. Sebagai contoh, Obligasi FR seri FR0070 yang memiliki kupon tetap 8,375% per tahun, FR0096 yang memiliki kupon tetap 7% per tahun, dan FR0097 yang memiliki kupon tetap 7,125% per tahun.

“The beauty of Obligasi FR adalah investor bisa tahu persis berapa yield yang akan mereka terima selama memegangnya hingga jatuh tempo. Yield ini sudah dikunci ketika membeli Obligasi FR dan tidak akan berubah walaupun kondisi ekonomi naik turun,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

20 Perusahaan China Sowan ke RI, Mau Tanam Duit?

20 Perusahaan China Sowan ke RI, Mau Tanam Duit?

Bisnis | Kamis, 30 Maret 2023 | 13:09 WIB

RI Dorong Negara ASEAN Transformasi Digital dan Keuangan yang Berkelanjutan

RI Dorong Negara ASEAN Transformasi Digital dan Keuangan yang Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 30 Maret 2023 | 11:28 WIB

UU Cipta Kerja Disebut Mampu Gairahkan Iklim Investasi di Indonesia

UU Cipta Kerja Disebut Mampu Gairahkan Iklim Investasi di Indonesia

Bisnis | Selasa, 28 Maret 2023 | 15:26 WIB

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB