Ombudsman Sebut Program JKN Sebagai Game Changer Sistem Pembiayaan Kesehatan

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Kamis, 30 Maret 2023 | 20:20 WIB
Ombudsman Sebut Program JKN Sebagai Game Changer Sistem Pembiayaan Kesehatan
Diskusi Publik bertajuk Ragam Masalah Sumber Pembiayaan Kesehatan di Daerah yang diselenggarakan Ombudsman RI. (Dok: BPJS Kesehatan)

Suara.com - Pembiayaan kesehatan yang efektif, sangat krusial dalam mencapai Universal Health Coverage (UHC) di Indonesia. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti dalam Diskusi Publik bertajuk Ragam Masalah Sumber Pembiayaan Kesehatan di Daerah yang diselenggarakan Ombudsman RI, mengungkapkan perlunya dukungan seluruh Kementerian/Lembaga dan pemangku kepentingan dalam pembiayaan kesehatan yang efektif sehingga dapat meningkatkan akses dan mutu layanan kepada masyarakat khususnya peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Kunci dari pembiayaan kesehatan yang efektif adalah bagaimana menyeimbangkan antara cakupan manfaat, sistem pembayaran, administrasi serta mutu layanan seperti yang saat ini diimplementasikan melalui Program JKN. Kini yang perlu dilakukan adalah bagaimana seluruh pihak mendukung Program JKN agar berjalan efektif dan tetap mengedepankan mutu layanan,” kata Ghufron. 

Ghufron juga menjelaskan, melalui integrasi pembiayaan kesehatan ke dalam Program JKN, Pemerintah Daerah dapat mengefektifkan pembiayaan kesehatan di wilayah masing-masing. Presiden RI juga melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Program JKN, sudah mengamanatkan Pemerintah Daerah untuk mengalokasikan anggaran untuk jaminan kesehatan dan pembayaran iuran dan bantuan iuran bagi penduduk yang belum terdaftar. Pemerintah daerah juga harus memenuhi dan  menjamin ketersediaan sarana dan prasarana pada fasilitas kesehatan di wilayahnya.

“Untuk itu, kami mendorong pemerintah daerah untuk menerbitkan regulasi yang mendukung pemenuhan dan pemerataan akses pelayanan kesehatan, termasuk monitoring dan evaluasi bersama dari tingkat pusat hingga daerah yang berkelanjutan,” kata Ghufron.

Sampai  dengan 1 Maret 2023 jumlah penduduk Indonesia yang sudah dijamin akses layanan kesehatan melalui Program JKN sebanyak 252,1 juta jiwa atau lebih dari 90% dari jumlah seluruh penduduk Indonesia. Sebanyak 22 Provinsi dan 334 Kabupaten/Kota pun telah mengintegrasikan pembiayaan kesehatan melalui Program JKN.

“Kami berharap dengan percepatan UHC yang didukung oleh Pemerintah Daerah, dapat memastikan bahwa setiap penduduk memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang adil, merata dan bermutu, baik itu layanan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Pembiayaan kesehatan pun akan lebih efektif,” tambah Ghufron.

Senada dengan Ghufron, Anggota Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng mengungkapkan kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional yang dikelola BPJS Kesehatan merupakan game changer dalam sistem pembiayaan kesehatan di Indonesia. Program ini mendorong dan membuka akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang mungkin dulu sangat terbatas pada masalah biaya. 

“Namun masih terdapat tantangan khususnya terkait pengawasan yang jelas atas kewajiban Pemda dalam memenuhi target minimal alokasi 10% dari APBD untuk membiayai kesehatan. Alokasi ini diharapkan dapat efektif memenuhi kebutuhan kesehatan di Indonesia,” kata Robert.

Robert juga mengungkapkan Pemerintah Daerah agar dapat mengimplementasikan Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2022. Selain itu diperlukan pemantauan yang ketat terhadap biaya manfaat yang disalurkan BPJS Kesehatan kepada fasilitas kesehatan dalam bentuk kapitasi kepada pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama maupun biaya klaim INA-CBs pada rumah sakit. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Geng Motor di Kabupaten Gowa Kesulitan Biaya Operasi, Satu Bola Mata Dikeluarkan

Korban Geng Motor di Kabupaten Gowa Kesulitan Biaya Operasi, Satu Bola Mata Dikeluarkan

Sulsel | Kamis, 30 Maret 2023 | 14:17 WIB

Ketua Komisi IX DPR RI : JKN Wajib Bagi Masyarakat Indonesia

Ketua Komisi IX DPR RI : JKN Wajib Bagi Masyarakat Indonesia

Bisnis | Selasa, 28 Maret 2023 | 16:30 WIB

Beban BPJS untuk Penyakit akibat Polusi Udara Meningkat, Sentuh Puluhan Triliun

Beban BPJS untuk Penyakit akibat Polusi Udara Meningkat, Sentuh Puluhan Triliun

Bisnis | Selasa, 28 Maret 2023 | 14:01 WIB

Antisipasi Gejolak di Masjid Al Jabbar, Ombudsman Minta Pemprov Jabar Lakukan Ini

Antisipasi Gejolak di Masjid Al Jabbar, Ombudsman Minta Pemprov Jabar Lakukan Ini

Jabar | Senin, 27 Maret 2023 | 17:17 WIB

Wow! Rumah Sakit di Semarang Ini Jadi Pionir Implementasi Validasi Sidik Jari dan SEP Elektronik BPJS Kesehatan

Wow! Rumah Sakit di Semarang Ini Jadi Pionir Implementasi Validasi Sidik Jari dan SEP Elektronik BPJS Kesehatan

Jawa Tengah | Minggu, 26 Maret 2023 | 05:25 WIB

BPJS Kesehatan dan Universitas Hasanuddin Bersinergi untuk Meningkatkan Pemahaman JKN

BPJS Kesehatan dan Universitas Hasanuddin Bersinergi untuk Meningkatkan Pemahaman JKN

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2023 | 17:05 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×