Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

Mau Lebaran, Stok Bahan Pangan Aman?

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 04 April 2023 | 11:57 WIB
Mau Lebaran, Stok Bahan Pangan Aman?
‎Pedagang di Pasar Pagi Kota Tegal sedang melayani pembeli bawang merah, Rabu (9/3/2022). [Suara.com/F Firdaus]

Suara.com - Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri yang akan datang datang 15 hari lagi pemerintah memastikan stok ketersedian bahan pangan dalam kondisi yang aman.

Hal tersebut dikatakan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR, Jakarta yang dikutip Selasa (4/4/2023).

"Neraca pangan sampai akhir Mei 2023 kita lihat baik kondisinya, sehingga dapat dipastikan sampai akhir HBKN (Hari Besar Keagamaan Nasional), stok pangan tercukupi," kata Arief.

Hanya saja, kata Arief, ada beberapa komoditas yang memang harus impor untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, seperti daging sapi hingga kedelai.

"Namun perlu diperhatikan harus segera diakselerasi pemasukan komoditas yang bergantung dengan pasokan dari luar negeri seperti daging ruminansia (hewan pemamah biak seperti sapi dan kerbau), gula, bawang putih, dan kedelai," lanjutnya.

Arief memaparkan prediksi neraca pangan periode Januari hingga Mei 2023. Untuk beras, stok di awal 2023 sebanyak 4,06 juta ton. Kemudian perkiraan produksi dalam negeri 15,4 juta ton, realisasi impor pada Januari-Februari 492,8 ribu ton dan rencana impor pada Maret-Mei 500 ribu ton.

Dengan begitu, total ketersediaan beras sebanyak 20,5 juta ton. Kemudian dikurang kebutuhan pada Maret-Mei sebanyak 12,8 juta ton sehingga stok akhir Mei 2023 sebanyak 7,7 juta ton.

Kemudian jagung stok awal 2023 sebanyak 3,2 juta ton. Sementara itu, perkiraan produksi dalam negeri 9,2 juta ton, realisasi impor pada Januari-Februari 127,1 ribu ton. Rencana impor pada Maret-Mei sebesar 527,2 ribu ton, realisasi ekspor Januari-Februari 73,1 ribu ton, dan rencana ekspor Maret-Mei 469 ton.

Sehingga total ketersediaan sebanyak 13,07 juta ton. Kemudian dikurang kebutuhan pada Maret-Mei sebanyak 7,2 juta ton sehingga stok akhir Mei 2023 sebanyak 5,7 juta ton.

Sementara daging lembu stok awalnya di 2023 sebanyak 56,4 ribu ton. Kemudian perkiraan produksi dalam negeri 205,6 ribu ton, realisasi impor Januari-Februari 41,4 ribu ton, realisasi impor Maret-Mei 89,05 ribu ton.

Dengan begitu, total ketersediaan daging lembu sebanyak 392,5 ribu ton. Kemudian dikurang kebutuhan pada Maret-Mei sebanyak 327,7 ribu ton sehingga stok akhir Mei 2023 sebanyak 64,8 ribu ton.

Untuk daging ayam ras, stok awal di 2023 sebanyak 150,4 ribu ton. Kemudian perkiraan produksi dalam negeri 1,5 juta ton. Sehingga total ketersediaan sebanyak 1,7 juta ton. Kemudian dikurang kebutuhan pada Maret-Mei sebanyak 1,4 juta ton sehingga stok akhir Mei 2023 sebanyak 267,4 ribu ton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Kekurangan Stok, Indonesia Impor 2.000 Ton Gula dari Thailand

Alasan Kekurangan Stok, Indonesia Impor 2.000 Ton Gula dari Thailand

Bisnis | Senin, 03 April 2023 | 09:45 WIB

Mulai Hari Ini Pemerintah Gelontorkan Beras Bansos ke 21,3 Ribu Keluarga Miskin

Mulai Hari Ini Pemerintah Gelontorkan Beras Bansos ke 21,3 Ribu Keluarga Miskin

Bisnis | Jum'at, 31 Maret 2023 | 10:59 WIB

Soal Impor 2 Juta Ton Beras, Bos Bulog: Perlu atau Tidak?

Soal Impor 2 Juta Ton Beras, Bos Bulog: Perlu atau Tidak?

Bisnis | Selasa, 28 Maret 2023 | 13:21 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB

Bahlil Ungkap Keuntungan Pengembangan CNG Pengganti LPG

Bahlil Ungkap Keuntungan Pengembangan CNG Pengganti LPG

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:03 WIB

Buruh Tembakau Minta Moratorium Cukai 3 Tahun, Wanti-wanti PHK Massal

Buruh Tembakau Minta Moratorium Cukai 3 Tahun, Wanti-wanti PHK Massal

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:52 WIB

28 Nama Calon Bos BEI Sudah di Meja OJK, Rekam Jejak Jadi Sorotan

28 Nama Calon Bos BEI Sudah di Meja OJK, Rekam Jejak Jadi Sorotan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:46 WIB

Airlangga Klaim MBG Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026

Airlangga Klaim MBG Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:28 WIB