Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.107

Schneider Electric Dukung Kompetisi Bisnis Teknologi EBT Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 06 April 2023 | 13:26 WIB
Schneider Electric Dukung Kompetisi Bisnis Teknologi EBT Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia
PT Schneider Electric Indonesia, anak perusahaan dari Schneider Electric memberikan dukungan penuh atas kegiatan the Futurest Business Case Competition (FBCC) 2023.

Suara.com - PT Schneider Electric Indonesia, anak perusahaan dari Schneider Electric memberikan dukungan penuh atas kegiatan the Futurest Business Case Competition (FBCC) 2023 yang diselenggarakan oleh SRE ITS, Surabaya dalam rangka meningkatkan wawasan mahasiswa tentang beragam topik EBT sekaligus berinteraksi dengan kalangan usaha hijau di Indonesia.

FBCC 2023 adalah ajang kompetisi antar perguruan tinggi yang diikuti oleh para mahasiswa dalam memberikan alternatif solusi terbaik penerapan sumber EBT untuk menjawab tantangan peralihan sumber energi berbahan bakar minyak (fosil) ke sumber energi yang lebih ramah lingkungan di Indonesia.

Ajang FBCC yang baru pertama diadakan tahun ini mengangkat tema “Penerapan EBT pada Dunia Usaha” sehingga dapat membantu mencari jawaban atas alternatif solusi terbaik yang diusulkan dengan keadaan riil di lapangan atau pada dunia usaha yang mulai menggunakan sumber EBT dalam mencapai tujuan usahanya.

Sebagai perusahaan manajemen energi dan otomasi yang memiliki komitmen untuk mengembangkan dan menerapkan energi ramah lingkungan secara komprehensif, Schneider Electric menyadari pentingnya dorongan inovasi dan pemikiran kreatif dalam memecahkan tantangan dan dinamika EBT yang dihadapi saat ini.

Diharapkan, partisipasi Schneider Electric dalam FBCC 2023 dapat mendorong para mahasiswa untuk menghasilkan ide-ide inovatif dan memberikan solusi terbaik untuk penerapan EBT pada dunia usaha.

“Melalui FBCC 2023, Schneider Electric berharap dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan wawasan mahasiswa tentang EBT dan mengembangkan keahlian di bidang green job yang diperlukan untuk menghadapi tantangan pada dunia usaha,” ujar Roberto Rossi, Cluster President Indonesia and Timor Leste ditulis Kamis (6/4/2023).

Schneider Electric percaya bahwa keberhasilan dan pertumbuhan industri EBT pada dunia usaha di masa depan akan bergantung pada generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berkomitmen pada lingkungan.

Dalam ajang FBCC 2023, sebanyak 360 tim peserta dari 50 perguruan tinggi se-Indonesia diberikan kesempatan untuk secara langsung memecahkan permasalahan pada dunia usaha di lapangan terkait green energy.

Dalam hal ini, panitia menggandeng Schneider Electric Indonesia dan GESITS Electric (Perusahaan Manufaktur Motor Listrik dari ITS) dalam memberikan beberapa contoh studi kasus secara nyata (real case study) untuk dicarikan solusi terbaik dalam perspektif manajemen energi.

Selain itu, para peserta juga ditantang untuk mengkaitkan solusi yang ditawarkan dengan isu perubahan iklim (climate change) dan target pencapaian net-zero emissions bagi Indonesia.

Sebagai bentuk partisipasi aktif dalam kegiatan ini, Schneider Electric Indonesia mengirimkan lima orang mentor dan satu orang juri. Dian Adhitya Nagara, S.T., MM dari Schneider Electric bergabung dengan dua orang juri lainnya, yaitu Ir. Julendra Bambang Ariatedja, MT dari ITS dan GESITS Electric dan Hafidz Ridho, S.T., M.Sc., MBA dari ITS untuk mengawal proses penjurian yang berjalan dengan ketat.

Setelah mengikuti putaran semifinal, maka terjaring sebanyak 150 tim peserta dan 5 tim terbaik pada putaran final. Tim Astrajingga dari Universitas Indonesia memenangkan kompetisi FBCC 2023, kemudian juara kedua diraih tim Menangin Ae (Universitas Indonesia), dan juara ketiga diraih Tim Carbonfix (Universitas Indonesia dan Universitas Padjajaran), juara keempat diraih Tim Oxygen (Universitas Telkom), dan juara kelima diraih Tim SemogaSemi (Universitas Indonesia). Masing-masing pemenang mendapatkan hadiah uang tunai sejumlah Rp 5 juta, Rp 4 juta, Rp 3 juta, Rp 1,25 juta dan Rp 750.000.

Selain menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari aksi Environment, Social, and Governance (ESG) atau Lingkungan Hidup, Sosial, dan Tata Kelola Perusahaan – kegiatan ini juga merupakan salah satu bagian dari kampanye Green Heroes for Life (GHFL) yang dicanangkan oleh Schneider Electric Indonesia.

Bertujuan memerangi perubahan iklim dan mencapai keberlanjutan di Indonesia, program ini memasuki tahun kedua dan secara aktif melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari lintas sektor di seluruh Indonesia.

GHFL memberikan pengakuan dan penghormatan kepada individu, organisasi, dan komunitas yang telah memberikan kontribusi besar terhadap pengurangan dampak lingkungan dan promosi keberlanjutan. Dikenal sebagai "Green Heroes” (Pahlawan Hijau), orang-orang dan organisasi dimaksud diakui kontribusinya untuk masa depan yang lebih berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Schneider Electric Indonesia Komitmen Lakukan Dekarbonisasi

Schneider Electric Indonesia Komitmen Lakukan Dekarbonisasi

Bisnis | Selasa, 04 April 2023 | 13:07 WIB

SKK Migas dan Imbang Tata Alam Hijaukan Lahan DAS Seluas 592 Hektare di Meranti Riau

SKK Migas dan Imbang Tata Alam Hijaukan Lahan DAS Seluas 592 Hektare di Meranti Riau

Press Release | Senin, 03 April 2023 | 17:22 WIB

5 Jenis Makanan Sehat untuk Buka Puasa Ramadan, Bisa Kembalikan Energimu!

5 Jenis Makanan Sehat untuk Buka Puasa Ramadan, Bisa Kembalikan Energimu!

Your Say | Jum'at, 31 Maret 2023 | 16:38 WIB

Terkini

Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah

Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:59 WIB

Harga Emas Pegadaian Senin 13 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bertahan Stabil

Harga Emas Pegadaian Senin 13 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bertahan Stabil

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:54 WIB

Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Rp 2.818.000 Juta/Gram

Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Rp 2.818.000 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:46 WIB

Minyak Dunia Kembali ke Levei USD 100 Barel, Gimana Harga BBM?

Minyak Dunia Kembali ke Levei USD 100 Barel, Gimana Harga BBM?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:31 WIB

IHSG Jatuh ke Jurang Lagi Senin Pagi

IHSG Jatuh ke Jurang Lagi Senin Pagi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:20 WIB

Nego AS-Iran Buntu! Harga Minyak Tembus US$ 104 Per Barel

Nego AS-Iran Buntu! Harga Minyak Tembus US$ 104 Per Barel

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 08:52 WIB

Bidik Pasar Digital ASEAN, Perushaan RI Ekspansi ke Malaysia

Bidik Pasar Digital ASEAN, Perushaan RI Ekspansi ke Malaysia

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 08:40 WIB

Arab Saudi Tambah Pasokan Minyak Lewat Jalur Alternatif saat AS Blokade Selat Hormuz

Arab Saudi Tambah Pasokan Minyak Lewat Jalur Alternatif saat AS Blokade Selat Hormuz

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 08:06 WIB

Ramalan Harga Emas Antam Sepekan Ini Setelah Negosiasi Iran-AS Gagal

Ramalan Harga Emas Antam Sepekan Ini Setelah Negosiasi Iran-AS Gagal

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 08:01 WIB

Harga Minyak Kembali Naik ke Level USD 104, Trump Ikut-ikutan Blokade Selat Hormuz

Harga Minyak Kembali Naik ke Level USD 104, Trump Ikut-ikutan Blokade Selat Hormuz

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 07:54 WIB