Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.828.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.285

Fakta-fakta Tupperware Wadah Plastik Favorit Emak-emak yang Mau Bangkrut

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 13 April 2023 | 10:31 WIB
Fakta-fakta Tupperware Wadah Plastik Favorit Emak-emak yang Mau Bangkrut
Tupperware ‘Stonger Together’ di Solo, Jawa Tengah. (Dok: Tupperware)

Suara.com - Tupperware, merek wadah makanan dan minuman plastik dikabarkan akan alami kebangkrutan. Padahal, merek itu menjadi paling favorit di kalangan emak-emak.

Seperti dilansir dari ABC News, munculnya isu kebangkrutan setelah perusahaan asal Amerika Serikat itu mengalami kesulitan secara keuangan. Selain itu, saham Tupperware juga alami penurunnan 90% selama setahun terakhir.

Bahkan pada perdagangan Senin (10/4) lalu, saham perusahaan terus turun hingga hampir 50%. Saham Tupperware juga terancam dihapus dari New York Stock Exchange karena tidak menyerahkan laporan tahunan.

Menurut Analis ritel dan Direktur Pelaksana di GlobalData Pengecer, Neil Saunders, masalah keuangan ini imbas dari penurunan penjualan secara global.

"Jadi, penurunan tajam dalam jumlah penjual, penurunan konsumen pada produk rumah tangga, dan merek yang masih belum sepenuhnya terhubung dengan konsumen yang lebih muda," ujarnya seperti dikutip, Kamis (13/4/2023).

Adanya, penurunan penjualan yang membuat perusahaan krisis keuangan dan tidak memiliki dana yang cukup untuk operasional.

Bakal Ada PHK

CEO Tupperware Miguel Fernandez memastikan akan melakukan perbaikan di tengah krisis keuangan yang melanda perusahaan. Salah satunya, mencari pembiayaan tambahan untuk hadapi masalah keuangan.

"Perusahaan melakukan segala daya untuk mengurangi dampak peristiwa baru-baru ini, dan kami mengambil tindakan segera untuk mencari pembiayaan tambahan dan mengatasi posisi keuangan kami," imbuh dia.

Selain itu, Tupperware juga tidak menutup kemungkinan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dan melakukan efisiensi.

Sejarah Tupperware

Tupperware berdiri pada 1947 ketika Earl Tupper merancang peralatan dapur dari polietilena atau Poli-T, yang diberi nama Tupperware. Pengusaha asal Massachusetts itu memperkenalkan Tupperware setelah Perang Dunia II.

Melansir History, pada awalnya, orang-orang nggak mengerti apa itu Tupperware dan bagaimana menggunakannya. Kemudian, dengan jasa seorang perempuan ambisius dan pasukan penjualnya, wadah inovatif itu terjual ke seluruh Amerika.

Dengan menggunakan strategi, para perempuan berkumpul pada acara The Tupperware Home Parties di era 1950-an hingga 1960-an. Pesta itu jadi satu-satunya cara untuk membeli sederet wadah penyimpanan plastik gagasan Earl Tupper.

Dalam acara tersebut, mereka akan bermain game, melempar mangkuk plastik, dan mengobrol tentang kehidupan mereka. Di situlah, para penjual membagikan formulir pemesanan Tupperware.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini 4 Tips Bisnis Tetap Cuan Selama Lebaran

Ini 4 Tips Bisnis Tetap Cuan Selama Lebaran

Bisnis | Rabu, 12 April 2023 | 14:59 WIB

Schneider Electric Dukung Kompetisi Bisnis Teknologi EBT Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia

Schneider Electric Dukung Kompetisi Bisnis Teknologi EBT Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia

Bisnis | Kamis, 06 April 2023 | 13:26 WIB

Atome Perluas Penetrasi Bisnis di Tahun 2023 Dengan Tambah Banyak Merchant

Atome Perluas Penetrasi Bisnis di Tahun 2023 Dengan Tambah Banyak Merchant

Bisnis | Rabu, 05 April 2023 | 12:41 WIB

Terkini

Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025

Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 20:09 WIB

Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit

Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 19:34 WIB

Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional

Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 19:14 WIB

Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat

Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:20 WIB

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:16 WIB

Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!

Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:09 WIB

7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya

7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:59 WIB

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:53 WIB

BUMN Ini Sulap Kampung Mutus Jadi Mandiri, Ekonomi Warga Melejit 87,5 Persen

BUMN Ini Sulap Kampung Mutus Jadi Mandiri, Ekonomi Warga Melejit 87,5 Persen

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:44 WIB